Review: The Bye Bye Man (2017)


2016 is a great year for horror movies. Yes it was. No doubt. So what’s in store for horror fans this year? Wellhere’s the first official peek, The Bye Bye Man. Diarahkan oleh Stacy Title, The Bye Bye Man berkisah tentang Elliott (Douglas Smith) yang bersama dengan kekasih, Sasha (Cressida Bonas), dan sahabatnya, John (Lucien Laviscount), memutuskan untuk keluar dari asrama kampus mereka dan tinggal bersama di sebuah rumah yang mereka sewa. Seperti yang dapat diduga, tidak lama semenjak kepindahan mereka, ketiga mahasiswa tersebut mulai mengalami berbagai kejadian aneh yang mengikuti keseharian mereka. Panik, Sasha lantas mencoba untuk meminta bantuan teman sekelasnya, Kim (Jenna Kanell), yang memiliki kemampuan supranatural untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di rumah tersebut. Usaha tersebut, sayangnya, tidak memberikan pengaruh apapun. Gangguan yang dialami Elliott, Sasha dan John malah semakin sering terjadi dan justru mulai mengancam nyawa mereka.

Sayangnya, tidak ada pengisahan yang begitu istimewa dalam The Bye Bye Man. Dengan jalan cerita yang terasa telah terlalu familiar diceritakan oleh banyak film horor lainnya, The Bye Bye Man juga mendapatkan teknik pengarahan cerita yang begitu kaku dalam mengikuti berbagai aturan pengarahan film-film horor tipikal Hollywood. Tidak begitu mengejutkan bila kemudian The Bye Bye Man menjadi sebuah film horor yang begitu gampang ditebak arah dan kejutan penceritaannya. Pengarahan Title terhadap ritme penceritaan film juga cenderung lemah. The Bye Bye Man dibawakan dengan nada pengisahan yang terlalu lamban sehingga seringkali terasa bertele-tele dalam bercerita – khususnya dengan alur yang telah begitu gampang untuk diidentifikasi kemana arah dan tujuannya.

Namun, bagian terlemah dari The Bye Bye Man sendiri berasal dari kualitas naskah penceritaannya yang ditulis oleh Jonathan Penner berdasarkan buku The Bridge to Body Island garapan Robert Damon Schneck. Selain memiliki penceritaan yang generik dan meminjam intrik-intrik film horor Hollywood lainnya, Penner juga sama sekali gagal dalam memberikan pengisahan yang jelas mengenai karakter antagonis utama film ini, The Bye Bye Man. Penner hanya bercerita mengenai bagaimana karakter tersebut dapat datang dan menghantui karakter-karakter lainnya – dengan menyebut nama The Bye Bye Man dan mengucapkan mantra “Don’t say it, don’t think it” yang diulang ribuan kali dalam dialog film. Namun, naskah cerita garapan Penner gagal untuk memberikan galian yang lebih dalam mengenai siapa The Bye Bye Man itu sebenarnya dan mengapa ia datang – bersama anjingnya – dan menghantui orang-orang yang menyebut namanya hingga di akhir pengisahan film. Pointless for sure.

Departemen akting film juga hadir dengan kualitas yang tidak begitu menarik. Tiga pemain utamanya hadir dengan penampilan akting yang terasa hadir dengan ekspresi yang cenderung sama dalam setiap adegan. Bagian paling menarik dari departemen akting The Bye Bye Man justru berasal dari para pemain pendukungnya yang diisi oleh nama-nama yang diisi oleh nama-nama pemeran yang lebih popular seperti Carrie-Anne Moss, Faye Dunaway, Leigh Whannell hingga Doug Jones yang terbenam dalam tata riasnya untuk berperan sebagai The Bye Bye Man. Penampilan-penampilan tersebut cukup mampu mencuri perhatian walau dengan durasi yang begitu singkat. Kualitas yang cukup untuk membuat banyak penonton berharap agar penampilan mereka justru dihadirkan sebagai penampilan utama menggantikan barisan pemeran utama yang hadir dengan kualitas akting yang terlalu datar. [D]

the-bye-bye-man-horror-movie-posterThe Bye Bye Man (2017)

Directed by Stacy Title Produced by Simon Horsman, Trevor Macy, Jeffrey Soros Written by Jonathan penner (screenplay), Robert Damon Schneck (book, The Bridge to Body Island) Starring  Douglas Smith, Lucien Laviscount, Cressida Bonas, Doug Jones, Michael Trucco, Jenna Kanell, Erica Tremblay, Marisa Echeverria, Cleo King, Faye Dunaway, Carrie-Anne Moss, Leigh Whannell, Keelin Woodell, Lara Knox, Jonathan Penner, Nicholas Sadler, Martha Hackett, Andrew Gorell, Ava Penner Music by The Newton Brothers Cinematography James Kniest Edited by Ken Blackwell Production company Huayi Brothers Pictures/Intrepid Pictures/Los Angeles Media Fund Running time 94 minutes Country United States Language English

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s