Tag Archives: Paul Whitehouse

Review: Mortdecai (2015)

mortdecai-posterMungkin hanya Johnny Depp – dan… errr… Tuhan? – yang tahu film apa yang akan ia pilih untuk diperankan. Sempat dikenal sebagai sosok aktor watak dan serius yang selalu bereksperimen dalam setiap peran yang ia pilih, Depp kini lebih sering dikenal sebagai aktor yang sering hadir dalam film-film blockbuster dengan kualitas penceritaan yang cenderung mengecewakan. Film teranyarnya, Mortdecai – dimana Depp kembali bereuni dengan sutradara David Koepp yang dahulu sempat mengarahkannya dalam film Secret Window (2004), juga sepertinya tidak akan mengubah perspektif banyak orang tentang Depp saat ini. Depp kembali hadir dalam sebuah film komedi yang sama sekali jauh dari kesan menghibur plus dengan penampilan yang cenderung terlihat monoton layaknya yang ia sajikan dalam beberapa film yang ia bintangi sebelumnya.

Naskah cerita Mortdecai diadaptasi oleh Eric Aronson (On the Line, 2001) dari seri awal antologi novel Mortdecai karya Kyril Bonfiglioli yang berjudul Don’t Point that Thing at Me. Kandungan komedi dalam jalan cerita Mortdecai sendiri mungkin akan banyak mengingatkan penonton pada film-film detektif beralur komedi klasik seperti The Pink Panther (Blake Edwards, 1963) atau Inspector Closeau (Bud Yorkin, 1968). Sayangnya, kemampuan Aronson dalam menggarap sisi komedi Mortdecai sama sekali tidak mampu menyamai ataupun mendekati kualitas film-film klasik tersebut. Banyak susunan komedi dalam film ini terasa hambar atau malah berhasil tampil menghibur namun kemudian diulang beberapa kali kehadirannya di sepanjang film. Jelas membuat Mortdecai kehilangan daya tariknya sama sekali ketika film ini memang diniatkan menjadi sebuah komedi semenjak awal.

Pengarahan kuat Koepp yang dahulu sempat ia tunjukkan dalam Premium Rush (2012) juga sama sekali tidak terlihat dalam film ini. Entah mengapa, Koepp sepertinya terlihat gugup untuk mengarahkan nama-nama besar seperti Depp, Gwyneth Paltrow, Ewan McGregor, Paul Bettany, Jeff Goldblum hingga Olivia Munn yang mengisi deretan departemen akting film ini. Koepp sepertinya membebaskan setiap aktornya untuk berimprovisasi dengan karakter dan cerita yang ia berikan dalam Mortdecai. Well… tentu saja para aktor dan aktris tersebut tampak bersenang-senang dalam peran mereka namun untuk kualitas film… Mortdecai menjadi terasa datar dengan tanpa kehadiran adanya chemistry dari para pemerannya maupun keseriusan para pemeran untuk menghidupkan jalan cerita film ini.

Kembali pada Depp, sekali lagi, lewat perannya sebagai Charlie Mortdecai di film ini, Depp menampilkan sosok Jack Sparrow yang sepertinya telah dan selalu melekat dalam penampilan akting yang ia sajikan semenjak membintangi Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl (Gore Verbinski, 2003). Sejujurnya, adalah sangat menyedihkan untuk melihat Depp terus menerus terjebak dalam penampilan yang sama dan dalam film yang berkualitas seadanya. Bahkan Nicolas Cage – yang juga terus menerus menyiksa dirinya dengan tampil dalam film berkualitas medioker – mampu tampil dalam penampilan yang berbeda dalam setiap filmnya. Depp is a great actor and definitely deserves better than this.

Meskipun hadir dalam kualitas yang seadanya, beberapa penampilan pengisi departemen akting dalam film ini cukup mampu mencuri perhatian beberapa kali. Paul Bettany berhasil tampil gemilang dalam perannya sebagai pengawal karakter Charlie Mortdecai, Jock Strapp. Begitu pula dengan Jeff Goldblum dalam peran singkatnya sebagai miliuner, Milton Krampf. Gwyneth Paltrow mungkin adalah satu-satunya pemeran yang hadir tanpa cela dalam film ini – kebanyakan karena fungsi perannya yang minimalis. Sementara Ewan McGregor seringkali terlihat kebingungan dalam perannya. Bukan salah McGregor sepenuhnya. Seperti banyak karakter pendukung dalam film ini, perannya ditulis begitu dangkal dan sulit untuk dikembangkan dengan baik. [D]

Mortdecai (2015)

Directed by David Koepp Produced by Christi Dembrowski, Johnny Depp, Andrew Lazar Written by Eric Aronson (screenplay), Kyril Bonfiglioli (novel, Don’t Point that Thing at Me) Starring Johnny Depp, Ewan McGregor, Gwyneth Paltrow, Paul Bettany, Olivia Munn, Jeff Goldblum, Ulrich Thomsen, Paul Whitehouse, Michael Byrne, Nicholas Farrell Music by Geoff Zanelli, Mark Ronson Cinematography Florian Hoffmeister Edited by Jill Savitt Studio Infinitum Nihil/Mad Chance Productions/Odd Lot Entertainment Running time 106 minutes Country United States Language English

Review: Alice in Wonderland (2010)

Cerita populer Alice in Wonderland pertama kali diperkenalkan pada dunia dalam bentuk novel oleh novelis asal Inggris, Lewis Carroll, pada tahun 1865. Karya-karya Carroll pada zamannya memang dikenal sangat berani, karena kecenderungan Carroll untuk bermain di dalam kisah fantasi yang seringkali memainkan logika pembacanya, termasuk untuk kisah yang Carroll tulis di Alice’s Adventure in Wonderland (judul asli Alice in Wonderland).

Continue reading Review: Alice in Wonderland (2010)

First Look: Alice in Wonderland

Alice in Wonderland, salah satu kisah yang mungkin terpopuler setelah kisah Cinderella akan mendapatkan sebuah perlakuan khusus. Dan itu datang dari Tim Burton, salah seorang sutradara yang dikenal visioner dan mampu memberikan gambar-gambar yang memukau, cenderung bernada muram namun tetap indah di setiap filmnya. Yang jelas, di tangan Tim Burton (dan efek Disney 3D yang dijanjikan akan memukau), Alice in Wonderland akan menjadi salah satu film paling ditunggu tahun ini.

Continue reading First Look: Alice in Wonderland