Tag Archives: Michael Keaton

Review: Minions (2015)

Minions-posterDunia pertama kali mengenal sekumpulan makhluk kecil berwarna kecil yang dikenal dengan sebutan minions ketika karakter-karakter tersebut hadir sebagai karakter pendukung pada film animasi produksi Illumination Entertainment, Despicable Me (Pierre Coffin dan Chris Renaud, 2010). Tidak hanya menjadi salah satu bagian terbaik dari Despicable Me, para minions berhasil mencuri jutaan hati para penikmat film tersebut yang kemudian menjadikan porsi penceritaan mereka meningkat secara signifikan ketika Despicable Me 2 dirilis tiga tahun kemudian. Kepopuleran minions yang cukup besar lantas mendorong para produser seri film Despicable Me untuk memproduksi sebuah film yang menjadikan minions sebagai bintang utamanya. Namun apakah para karakter yang terbiasa hadir sebagai karakter pendukung tersebut memiliki daya tarik yang sama (atau bahkan lebih?) kuat ketika ditempatkan pada garda terdepan sebuah film? Tidak, sayangnya.

Film Minions sendiri dimaksudkan untuk menjadi prekuel bagi seri Despicable Me dimana film ini mengisahkan tentang awal mula keberadaan minions sekaligus awal pertemuan mereka dengan Gru muda (Steve Carrell) yang kelak akan menjadi tuan mereka. Dikisahkan, minions merupakan makhluk yang telah ada semenjak Bumi diciptakan. Keberadaan minions sendiri memiliki satu tujuan: untuk menjadi pelayan bagi seorang tuan dengan sikap yang begitu jahat. Setelah melayani Tyrannosaurus rex, manusia primitif, Genghis Khan, Napoleon Bonaparte dan seorang drakula, minions tidak lagi menemukan seseorang yang tepat untuk dapat mereka layani. Keadaan tersebut membuat mereka menjadi depresi dan memilih untuk mengisolasi diri mereka ke Antartika. Tidak tahan dengan keadaan tersebut, tiga minion yang bernama Kevin, Stuart dan Bob (ketiganya diisisuarakan oleh Pierre Coffin) akhirnya memilih untuk melakukan perjalanan untuk menemukan seorang tuan yang baru. Setelah melalui beberapa rintangan, Kevin, Stuart dan Bob merasa mereka telah menemukan tuan yang tepat setelah berjumpa dengan seorang wanita penjahat yang kejam bernama Scarlett Overkill (Sandra Bullock).

Minions jelas memiliki penampilan yang cukup kuat untuk mengundang senyum atau bahkan tawa setiap penontonnya. Namun, dengan durasi penceritaan sepanjang 91 menit, penampilan lucu dari minions tersebut – yang dialognya hanya terdiri dari gumaman atau bentukan kata-kata yang kebanyakan tiada berarti – jelas tidak akan sanggup membuat film ini tampil menarik. Sayangnya, naskah cerita arahan Brian Lynch sepertinya benar-benar hanya mengandalkan guyonan khas minions untuk dapat menghibur penontonnya. Sebagian guyonan tersebut harus diakui masih mampu tampil lugas namun pada kebanyakan bagian guyonan-guyonan ciptaan Lynch gagal untuk tampil istimewa. Daya tarik minions sebagai penghibur yang dahulu begitu mencuri perhatian dalam dua seri Despicable Me jelas terasa menghilang ketika “dieksploitasi” secara lebih luas.

Seperti halnya ketiadaan seorang sosok tuan dalam kehidupan minions yang menyebabkan mereka merasa sengsara, naskah arahan Lynch juga gagal untuk tampil prima akibat ketiadaan karakter pendamping minions seperti karakter Gru dan ketiga anaknya dalam film ini. Minions memang menyajikan karakter Scarlett Overkill, namun karakter tersebut hadir dengan karakterisasi dan porsi penceritaan yang terlalu minim untuk dapat mencuri perhatian penonton. Karakter pasangan suami istri yang berprofesi sebagai penjahat, Walter dan Madge Nelson, sebenarnya lebih sering tampil dengan plot penceritaan yang menarik. Namun peran keduanya yang hanya tampil sebagai karakter pendukung sekunder jelas membuat kehadiran mereka lebih minim dengan fungsi penceritaan yang tidak terlalu berkembang.

Tidak sepenuhnya buruk. Selain dari beberapa guyonannya yang masih mampu memancing senyum, duo sutradara Pierre Coffin dan Kyle Balda berhasil menyajikan pengisahan filmnya dengan ritme yang cepat – meskipun tidak berpengaruh banyak akibat lemahnya kualitas penulisan naskah cerita film. Paruh ketiga dari Minions jelas adalah bagian paling kuat dari penceritaan film dimana baik Coffin maupun Balda mampu mengeksekusi sisi aksi dalam pengisahan Minions dengan cukup apik. Minions juga didukung dengan keberadaan deretan pengisi suara yang mampu memberikan karakter-karakter mereka identitas yang terasa unik dan begitu hidup. Lihat bagaimana pasangan Michael Keaton dan Allison Janney mampu membuat karakter Walter dan Madge Nelson menjadi begitu menarik. Atau Jennifer Saunders yang tampil jenaka dengan kemampuannya mengeksekusi setiap dialog yang dilontarkan karakter Queen Elizabeth II. Atau Geoffrey Rush yang mampu menjadi seorang narator yang baik dalam mewakili kisah perjalanan minions. Sayang, penampilan suara dari Sandra Bullock dan Jon Hamm terasa gagal dalam memberikan karakter mereka penampilan yang lebih baik. Bukan salah Bullock maupun Hamm sepenuhnya karena karakter-karakter mereka memang tergambar dengan begitu sempit. Bukan sebuah film animasi yang menyenangkan – bahkan ketika Anda mengharapkan sebuah film animasi untuk hanya menjadi sebuah tontonan bagi para penonton muda. [C-]

Minions (2015)

Directed by Pierre Coffin, Kyle Balda Produced by Chris Meledandri, Janet Healy Written by Brian Lynch Starring Pierre Coffin, Sandra Bullock, Jon Hamm, Michael Keaton, Allison Janney, Steve Coogan, Geoffrey Rush, Jennifer Saunders, Steve Carrell, Hiroyuki Sanada Music by Heitor Pereira Editing by Claire Dodgson Studio Illumination Entertainment Running time 91 minutes Country United States Language English

Review: Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) (2014)

birdman-posterSetelah Amores Perros (2000), 21 Grams (2003), Babel (2006) dan Biutiful (2010) yang begitu humanis namun kelam, Alejandro González Iñárritu kini hadir dengan sebuah film komedi. Well… meskipun Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) merupakan komedi, namun sutradara berkewarganegaraan Meksiko tersebut tetap mampu menghadirkan filmnya sebagai sebuah presentasi black comedy yang memiliki seluruh ciri khas penceritaannya. And it’s so fresh! Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) adalah sebuah fenomena langka dari Hollywood dimana sebuah ide segar/gila/cerdas mampu dikemas dan diarahkan dengan sangat, sangat baik.

Dengan naskah cerita yang ditulis Iñárritu bersama dengan Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr. dan Armando Bó, Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) berkisah mengenai kehidupan seorang aktor bernama Riggan Thomson (Michael Keaton). Dalam usahanya untuk meremajakan kembali karirnya yang mulai menurun, Riggan memilih untuk menulis, mengarahkan sekaligus berperan dalam sebuah drama panggung yang jalan ceritanya diadaptasi dari cerita pendek karya Raymond Carver, What We Talk About When We Talk About Love. Proyek tersebut kemudian melibatkan sahabatnya, Jake (Zach Galifianakis), sebagai produser, anaknya, Samantha (Emma Stone), yang bekerja sebagai asistennya serta dibintangi kekasihnya, Laura (Andrea Riseborough), seorang aktris yang baru pertama kali membintangi drama panggung, Lesley (Naomi Watts), serta seorang aktor popular, Mike Shiner (Edward Norton). Berbagai masalah mulai menghinggapi drama panggung arahan Riggan yang jelas kemudian membuatnya semakin khawatir akan kelangsungan masa depannya di Hollywood.

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) adalah sebuah film yang sangat terkonsep dengan baik. Iñárritu sendiri jelas sangat mengetahui seluk beluk penceritaan filmnya dengan baik dan bagaimana ia menginginkan cerita tersebut disampaikan kepada para penontonnya. Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) dihadirkan layaknya sebuah reality show yang mengikuti karakter Riggan dan orang-orang yang terlibat dalam pembuatan drama panggung arahannya. Jelas merupakan sebuah sentilan kecil namun tajam dari Iñárritu kepada kehidupan Hollywood. Naskah yang dihadirkan Iñárritu, Giacobone, Dinelaris, Jr. dan Bó sendiri mampu dengan begitu cerdas menyelami setiap karakter yang mereka hadirkan dalam film ini, membenturkan setiap konflik dengan begitu seksama dalam balutan komedi yang terasa segar dan jelas sangat menghibur. Naskah cerita Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) mungkin bukanlah naskah cerita paling orisinal yang pernah disajikan. Meskipun begitu, penggalian dan sentuhan yang dihadirkan Iñárritu tetap mampu menjadikannya jauh dari kesan membosankan untuk diikuti.

Selain cerdas dalam tatanan penceritaan, Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) juga tampil luar biasa mengagumkan dalam raihan kualitas teknikalnya. Iñárritu menghadirkan pengisahan filmnya bagaikan diambil hanya dalam satu kali pengambilan gambar. Dibantu dengan sinematografer Emmanuel Lubezki – yang sebelumnya juga memberikan tata sinematografi brilian dalam Gravity (2013) – serta penata gambar, Douglas Crise dan Stephen Mirrione, konsep tersebut mampu terwujud dengan sempurna. Komposer Antonio Sánchez juga berhasil menghadirkan hantaran musik yang begitu unik serta menjadi nyawa emosional tambahan bagi setiap adegan dalam film ini.

Sebagai film yang berbicara tentang para pekerja seni peran, Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) jelas membutuhkan deretan para pekerja seni peran dengan kualitas penampilan akting yang solid untuk membantu menghidupkan film ini. Dan Iñárritu jelas tidak akan mampu mendapatkan barisan pemeran yang lebih baik lagi dari nama-nama seperti Michael Keaton, Edward Norton, Emma Stone, Naomi Watts, Zach Galifianakis, Andrea Riseborough dan Amy Ryan. Seluruh pengisi departemen akting film ini tampil dengan penampilan tanpa cela, menyajikan karakter mereka dengan daya tarik yang mempesona dan menjadikan karakter-karakter tersebut begitu mengikat untuk diikuti setiap kisahnya. Seluruh kecerdasan tersebut berpadu sempurna untuk menjadikan Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) sebagai sebuah film yang begitu menghibur sekaligus akan tinggal lama di benak para penontonnya. Salah satu film terbaik yang pernah dihasilkan Hollywood. Bravo! [A]

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) (2014)

Directed by Alejandro González Iñárritu Produced by Alejandro González Iñárritu, John Lesher, Arnon Milchan, James W. Skotchdopole Written by Alejandro González Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr., Armando Bó Starring Michael Keaton, Edward Norton, Emma Stone, Naomi Watts, Zach Galifianakis, Andrea Riseborough, Amy Ryan, Lindsay Duncan, Merritt Wever, Jeremy Shamos, Frank Ridley, Katherine O’Sullivan, Damian Young, Bill Camp Music by Antonio Sánchez Cinematography Emmanuel Lubezki Editing Douglas Crise, Stephen Mirrione Studio New Regency Pictures/M Productions/Le Grisbi Productions/TSG Entertainment/Worldview Entertainment Running time 119 minutes Country United States Language English

The 87th Annual Academy Awards Nominations List

The nominations are in! Dan hasilnya… film arahan Alejandro González Iñárritu, ‘Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)’ dan film arahan Wes Anderson, ‘The Grand Budapest Hotel’, sama-sama memimpin daftar nominasi The 87th Annual Academy Awards dengan meraih sembilan nominasi. Keduanya akan bersaing dalam memperebutkan gelar Best Picture bersama dengan American Sniper, Boyhood, The Imitation Game, Selma, The Theory of Everything dan Whiplash. Raihan sembilan nominasi yang diraih Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) dan The Grand Budapest Hotel diikuti oleh The Imitation Game yang meraih delapan nominasi serta American Sniper dan Boyhood yang masing-masing meraih enam nominasi.

Academy of Motion Picture Arts and Sciences juga memberikan beberapa kejutan dalam daftar nominasinya dengan tidak menominasikan beberapa nama maupun judul yang selama ini telah menjadi favorit beberapa ajang penghargaan seperti Gone Girl yang hanya meraih nominasi Best Actress in a Leading Role untuk Rosamund Pike, Selma yang meraih nominasi Best Picture namun ditinggalkan di kategori lain kecuali Best Original Song, Jake Gyllenhaal yang gagal meraih nominasi untuk penampilannya yang begitu kuat dalam Nightcrawler serta The LEGO Movie yang gagal meraih nominasi Best Animated Feature. Meskipun begitu, Academy of Motion Picture Arts and Sciences juga memberikan kejutan manis dengan memberikan nominasi pada Marion Cotillard (Best Actress in a Leading Role, Two Days, One Night), Laure Dern (Best Actress in a Supporting Role, Wild), Bennett Miller (Best Director, Foxcatcher) serta Bradley Cooper yang sepertinya kini telah menjadi aktor favorit Academy of Motion Picture Arts and Sciences dengan kembali memberikannya nominasi di kategori Best Actor in a Leading Role untuk film American Sniper.

As usual… untuk Anda para penggemar statistik… here you go:

  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – 9 nominasi
  • The Grand Budapest Hotel – 9 nominasi
  • The imitation Game – 8 nominasi
  • American Sniper – 6 nominasi
  • Boyhood – 6 nominasi
  • Foxcatcher – 5 nominasi
  • Interstellar – 5 nominasi
  • The Theory of Everything – 5 nominasi
  • Whiplash – 5 nominasi
  • Mr. Turner – 4 nominasi
  • Into the Woods – 3 nominasi
  • Unbroken – 3 nominasi
  • Guardians of the Galaxy – 2 nominasi
  • Ida – 2 nominasi
  • Inherent Vice – 2 nominasi
  • Selma – 2 nominasi
  • Wild – 2 nominasi

Para pemenang The 87th Annual Academy Awards akan diumumkan pada tanggal 22 Februari 2015 mendatang.

Berikut daftar lengkap nominasi The 86th Annual Academy Awards:

Best Picture

  • American Sniper – Clint Eastwood, Robert Lorenz, Andrew Lazar, Bradley Cooper and Peter Morgan
  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Alejandro González Iñárritu, John Lesher and James W. Skotchdopole
  • Boyhood – Richard Linklater and Cathleen Sutherland
  • The Grand Budapest Hotel – Wes Anderson, Jeremy Dawson, Steven M. Rales and Scott Rudin
  • The Imitation Game – Nora Grossman, Ido Ostrowsky and Teddy Schwarzman
  • Selma – Dede Gardner, Jeremy Kleiner, Christian Colson and Oprah Winfrey
  • The Theory of Everything – Tim Bevan, Eric Fellner, Lisa Bruce and Anthony McCarten
  • Whiplash – Jason Blum, Helen Estabrook and David Lancaster

Best Director

  • Wes Anderson – The Grand Budapest Hotel
  • Alejandro González Iñárritu – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)
  • Richard Linklater – Boyhood
  • Bennett Miller – Foxcatcher
  • Morten Tyldum – The Imitation Game

Best Actor

  • Steve Carell – Foxcatcher as John du Pont
  • Bradley Cooper – American Sniper as Chris Kyle
  • Benedict Cumberbatch – The Imitation Game as Alan Turing
  • Michael Keaton – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) as Riggan Thomson
  • Eddie Redmayne – The Theory of Everything as Stephen Hawking

Best Actress

  • Marion Cotillard – Two Days, One Night as Sandra Bya
  • Felicity Jones – The Theory of Everything as Jane Wilde Hawking
  • Julianne Moore – Still Alice as Alice Howland
  • Rosamund Pike – Gone Girl as Amy Elliot-Dunne
  • Reese Witherspoon – Wild as Cheryl Strayed

Best Supporting Actor

  • Robert Duvall – The Judge as Joseph Palmer
  • Ethan Hawke – Boyhood as Mason Evans, Sr.
  • Edward Norton – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) as Michael Shiner
  • Mark Ruffalo – Foxcatcher as Dave Schultz
  • J. K. Simmons – Whiplash as Terence Fletcher

Best Supporting Actress

  • Patricia Arquette – Boyhood as Olivia Evans
  • Laura Dern – Wild as Bobbi Grey
  • Keira Knightley – The Imitation Game as Joan Clarke
  • Emma Stone – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) as Samantha Thomson
  • Meryl Streep – Into the Woods as The Witch

Best Adapted Screenplay

  • American Sniper – Jason Hall from American Sniper by Chris Kyle, Scott McEwen & Jim DeFelice
  • The Imitation Game – Graham Moore from Alan Turing: The Enigma by Andrew Hodges
  • Inherent Vice – Paul Thomas Anderson from Inherent Vice by Thomas Pynchon
  • The Theory of Everything – Anthony McCarten from Travelling to Infinity: My Life with Stephen by Jane Wilde Hawking
  • Whiplash – Damien Chazelle from his short film of the same name

Best Original Screenplay

  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Alejandro González Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr. & Armando Bo
  • Boyhood – Richard Linklater
  • Foxcatcher – E. Max Frye & Dan Futterman
  • The Grand Budapest Hotel – Wes Anderson & Hugo Guinness
  • Nightcrawler – Dan Gilroy

Best Animated Feature Film

  • Big Hero 6 – Don Hall, Chris Williams and Roy Conli
  • The Boxtrolls – Anthony Stacchi, Graham Annable and Travis Knight
  • How to Train Your Dragon 2 – Dean DeBlois and Bonnie Arnold
  • Song of the Sea – Tomm Moore and Paul Young
  • The Tale of the Princess Kaguya – Isao Takahata and Yoshiaki Nishimura

Best Foreign Language Film

  • Ida (Poland) in Polish  – Paweł Pawlikowski
  • Leviathan (Russia) in Russian – Andrey Zvyagintsev
  • Tangerines (Estonia) in Estonian – Zaza Urushadze
  • Timbuktu (Mauritania) in French  – Abderrahmane Sissako
  • Wild Tales (Argentina) in Spanish  – Damián Szifrón

Best Documentary – Feature

  • Citizenfour – Laura Poitras, Mathilde Bonnefoy and Dirk Wilutsky
  • Finding Vivian Maier – John Maloof and Charlie Siskel
  • Last Days in Vietnam – Rory Kennedy and Keven McAlester
  • The Salt of the Earth – Wim Wenders, Lélia Wanick Salgado, David Rosier, Julia de Abreu, Fakhrya Fakhry, Andrea Gambetta and Christine Ponelle
  • Virunga – Orlando von Einsiedel, Joanna Natasegara and Jon Drever

Best Documentary – Short Subject

  • Crisis Hotline: Veterans Press 1 – Ellen Goosenberg Kent and Dana Perry
  • Joanna – Aneta Kopacz
  • Our Curse – Tomasz Śliwiński and Maciej Ślesicki
  • The Reaper (La Parka) – Gabriel Serra Arguello
  • White Earth – J. Christian Jensen

Best Live Action Short Film

  • Aya – Oded Binnun and Mihal Brezis
  • Boogaloo and Graham – Aneta Kopacz
  • Butter Lamp (La Lampe Au Beurre De Yak) – Tomasz Śliwiński and Maciej Ślesicki
  • Parvaneh – Gabriel Serra Arguello
  • The Phone Cell – J. Christian Jensen

Best Animated Short Film

  • The Bigger Picture – Daisy Jacobs and Christopher Hees
  • The Dam Keeper – Robert Kondo and Dice Tsutsumi
  • Feast – Patrick Reed and Kristina Reed
  • Me and My Moulton – Torill Kove
  • A Single Life – Joris Oprins

Best Original Score

  • The Grand Budapest Hotel – Alexandre Desplat
  • The Imitation Game – Alexandre Desplat
  • Interstellar – Hans Zimmer
  • Mr. Turner – Gary Yershon
  • The Theory of Everything – Jóhann Jóhannsson

Best Original Song

  • “Everything Is Awesome” from The Lego Movie – Shawn Patterson
  • “Glory” from Selma – John Stephens and Lonnie Lynn
  • “Grateful” from Beyond the Lights – Diane Warren
  • “I’m Not Gonna Miss You” from Glen Campbell: I’ll Be Me – Glen Campbell and Julian Raymond
  • “Lost Stars” from Begin Again – Gregg Alexander and Danielle Brisebois

Best Film Editing

  • American Sniper – Joel Cox and Gary D. Roach
  • Boyhood – Sandra Adair
  • The Grand Budapest Hotel – Barney Pilling
  • The Imitation Game – William Goldenberg
  • Whiplash – Tom Cross

Best Cinematography

  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Emmanuel Lubezki
  • The Grand Budapest Hotel – Robert Yeoman
  • Ida – Łukasz Żal & Ryszard Lenczewski
  • Mr. Turner – Dick Pope
  • Unbroken – Roger Deakins

Best Sound Mixing

  • American Sniper – John Reitz, Gregg Rudloff and Walt Martin
  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Jon Taylor, Frank A. Montaño and Thomas Varga
  • Interstellar – Gary A. Rizzo, Gregg Landaker and Mark Weingarten
  • Unbroken – Jon Taylor, Frank A. Montaño and David Lee
  • Whiplash – Craig Mann, Ben Wilkins and Thomas Curley

Best Sound Editing

  • American Sniper – Alan Robert Murray and Bub Asman
  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Martin Hernández and Aaron Glascock
  • The Hobbit: The Battle of the Five Armies – Brent Burge and Jason Canovas
  • Interstellar – Richard King
  • Unbroken – Becky Sullivan and Andrew DeCristofaro

Best Visual Effects

  • Captain America: The Winter Soldier – Dan DeLeeuw, Russell Earl, Bryan Grill and Dan Sudick
  • Dawn of the Planet of the Apes – Joe Letteri, Dan Lemmon, Daniel Barrett and Erik Winquist
  • Guardians of the Galaxy – Stephane Ceretti, Nicolas Aithadi, Jonathan Fawkner and Paul Corbould
  • Interstellar – Paul Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter and Scott Fisher
  • X-Men: Days of Future Past – Richard Stammers, Lou Pecora, Tim Crosbie and Cameron Waldbauer

Best Costume Design

  • The Grand Budapest Hotel – Milena Canonero
  • Inherent Vice – Mark Bridges
  • Into the Woods – Colleen Atwood
  • Maleficent – Anna B. Sheppard and Jane Clive
  • Mr. Turner – Jacqueline Durran

Best Production Design

  • The Grand Budapest Hotel – Adam Stockhausen (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)
  • The Imitation Game – Maria Djurkovic (Production Design); Tatiana Macdonald (Set Decoration)
  • Interstellar – Nathan Crowley (Production Design); Gary Fettis (Set Decoration)
  • Into the Woods – Dennis Gassner (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)
  • Mr. Turner – Suzie Davies (Production Design); Charlotte Watts (Set Decoration)

Best Makeup & Hairstyling

  • Foxcatcher – Bill Corso and Dennis Liddiard
  • The Grand Budapest Hotel – Frances Hannon and Mark Coulier
  • Guardians of the Galaxy – Elizabeth Yianni-Georgiou and David White

The 72nd Annual Golden Globe Awards Winners List

Tentu, Golden Globe tidak akan memberikan pengaruh langsung pada Academy of Motion Picture Arts and Sciences ketika memilih para nominator dan pemenang Academy Awards mengingat Hollywood Foreign Press Association adalah organisasi luar yang bukan merupakan anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences. Tetap saja, sedikit banyak dan secara tidak langsung, film-film pilihan Hollywood Foreign Press Association dalam jajaran nominasi maupun pemenang penghargaan Golden Globe akan mendapat ekspos lebih untuk mampu dikenali para pemilih yang berada pada tubuh organisasi Academy of Motion Picture Arts and Sciences.

Dengan catatan tersebut, kemenangan film arahan Richard Linklater, Boyhood, di ajang The 72nd Annual Golden Globe Awards jelas memberikan keunggulan tersendiri dalam persaingannya melawan film-film popular lain seperti Birdman, The Grand Budapest Hotel, Selma maupun The Imitation Game. Selain memenangkan kategori Best Director untuk Linklater, Boyhood juga berhasil membawa pulang penghargaan di kategori Best Supporting Actress untuk Patricia Arquette serta kategori paling prestisius, Best Motion Picture – Drama. The Grand Budapest Hotel arahan Wes Anderson sendiri berhasil memenangkan kategori Best Motion Picture – Musical or Comedy dan Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) berhasil memenangkan kategori Best Screenplay untuk para penulis naskahnya, Alejandro González Iñárritu, Nicolás Giacobone, Armando Bo dan Alexander Dinelaris, Jr. serta Best Actor – Musical or Comedy untuk Michael Keaton.

Di kategori akting, nama-nama seperti Arquette, Keaton, Julianne Moore (Still Alice) dan J.K. Simmons (Whiplash) semakin memantapkan posisi keunggulan mereka dalam usaha untuk memenangkan Academy Awards mendatang. Amy Adams juga berhasil muncuk sebagai pemenang di kategori Best Actress – Musical or Comedy untuk film arahan Tim Burton, Big Eyes, dan Eddie Redmayne memenangkan Best Actor – Drama untuk penampilannya sebagai ilmuwan Stephen Hawking dalam film The Theory of Everything.

Berikut daftar lengkap nominasi The 71st Annual Golden Globe Awards untuk kategori film:

Best Motion Picture – Drama

  • Boyhood
    • Foxcatcher
    • The Imitation Game
    • Selma
    • The Theory of Everything

Best Motion Picture – Comedy Or Musical

  • The Grand Budapest Hotel
    • Birdman
    • Into the Woods
    • Pride
    • St. Vincent

Best Actor In A Motion Picture – Drama

  • Eddie Redmayne – The Theory of Everything as Stephen Hawking
    • Steve Carell – Foxcatcher as John Eleuthère du Pont
    • Benedict Cumberbatch – The Imitation Game as Alan Turing
    • Jake Gyllenhaal – Nightcrawler as Louis “Lou” Bloom
    • David Oyelowo – Selma as Martin Luther King, Jr.

Best Actress In A Motion Picture – Drama

  • Julianne Moore – Still Alice as Dr. Alice Howland
    • Jennifer Aniston – Cake as Claire Simmons
    • Felicity Jones – The Theory of Everything as Jane Hawking
    • Rosamund Pike – Gone Girl as Amy Elliott-Dunne
    • Reese Witherspoon – Wild as Cheryl Strayed

Best Actor In A Motion Picture – Musical Or Comedy

  • Michael Keaton – Birdman as Riggan Thomson
    • Ralph Fiennes – The Grand Budapest Hotel as Monsieur Gustave H.
    • Bill Murray – St. Vincent as Vincent MacKenna
    • Joaquin Phoenix – Inherent Vice as Larry “Doc” Sportello
    • Christoph Waltz – Big Eyes as Walter Keane

Best Actress In A Motion Picture – Musical Or Comedy 

  • Amy Adams – Big Eyes as Margaret Keane
    • Emily Blunt – Into the Woods as The Baker’s Wife
    • Helen Mirren – The Hundred-Foot Journey as Madame Mallory
    • Julianne Moore – Maps to the Stars as Havana Segrand
    • Quvenzhané Wallis – Annie as Annie Bennett

Best Supporting Actor In A Motion Picture

  • J. K. Simmons – Whiplash as Terence Fletcher
    • Robert Duvall – The Judge as Judge Joseph Palmer
    • Ethan Hawke – Boyhood as Mason Evans, Sr.
    • Edward Norton – Birdman as Mike Shiner
    • Mark Ruffalo – Foxcatcher as Dave Schultz

Best Supporting Actress In A Motion Picture

  • Patricia Arquette – Boyhood as Olivia Evans
    • Jessica Chastain – A Most Violent Year as Anna Morales
    • Keira Knightley – The Imitation Game as Joan Clarke
    • Emma Stone – Birdman as Sam Thomson
    • Meryl Streep – Into the Woods as The Witch

Best Director – Motion Picture

  • Richard Linklater – Boyhood
    • Wes Anderson – The Grand Budapest Hotel
    • Ava DuVernay – Selma
    • David Fincher – Gone Girl
    • Alejandro González Iñárritu – Birdman

Best Original Score – Motion Picture

  • Jóhann Jóhannsson – The Theory of Everything
    • Alexandre Desplat – The Imitation Game
    • Trent Reznor and Atticus Ross – Gone Girl
    • Antonio Sánchez – Birdman
    • Hans Zimmer – Interstellar

Best Original Song – Motion Picture

  • “Glory” (John Legend and Common) – Selma
    • “Big Eyes” (Lana Del Rey) – Big Eyes
    • “Mercy Is” (Patti Smith and Lenny Kaye) – Noah
    • “Opportunity” (Greg Kurstin, Sia Furler, Will Gluck) – Annie
    • “Yellow Flicker Beat” (Lorde) – The Hunger Games: Mockingjay – Part 1

Best Animated Feature Film

  • How to Train Your Dragon 2
    • The Lego Movie
    • Big Hero 6
    • The Book of Life
    • The Boxtrolls

Best Screenplay – Motion Picture

  • Alejandro González Iñárritu, Nicolás Giacobone, Armando Bo,
    Alexander Dinelaris, Jr. – Birdman

    • Wes Anderson – The Grand Budapest Hotel
    • Gillian Flynn – Gone Girl
    • Richard Linklater – Boyhood
    • Graham Moore – The Imitation Game

Best Foreign Language Film

  • Leviathan (Russia)
    • Force Majeure (Sweden)
    • Gett: The Trial of Viviane Amsalem (Israel)
    • Ida (Poland/Denmark)
    • Tangerines (Estonia)

Review: Need for Speed (2014)

Need for Speed (DreamWorks Pictures/Reliance Entertainment/Electronic Arts/Bandito Brothers, 2014)
Need for Speed (DreamWorks Pictures/Reliance Entertainment/Electronic Arts/Bandito Brothers, 2014)

Dapatkah Anda benar-benar menyalahkan para produser film Need for Speed karena tergoda untuk berusaha memfilmkan sebuah permainan video bertema dunia balapan mobil setelah kesuksesan komersial besar-besaran yang diraih oleh seri film The Fast and the Furious (2001 – 2013)? Mungkin tidak. Diadaptasi dari salah satu seri permainan video paling sukses di dunia yang telah diproduksi semenjak dua dekade lalu, Need for Speed memberikan ruang penceritaan yang cukup leluasa bagi para pencipta filmnya karena mengingat ketiadaan jalan cerita yang mengikat dalam seri permainan video itu sendiri. Ditangani oleh penulis naskah George Gatins yang dibantu dengan dukungan struktur cerita arahan John Gatins (Flight, 2012), Need for Speed dibangun dengan formula alur penceritaan yang jelas akan mampu memuaskan mereka yang menikmati film-film aksi balapan sejenis. Lalu bagaimana formula penceritaan tersebut kemudian ditangani oleh sang sutradara Scott Waugh (Act of Valor, 2012)?

Continue reading Review: Need for Speed (2014)

Review: RoboCop (2014)

RoboCop (Metro-Goldwyn-Mayer Pictures/Columbia Pictures/Strike Entertainment, 2014)
RoboCop (Metro-Goldwyn-Mayer Pictures/Columbia Pictures/Strike Entertainment, 2014)

Ketika dirilis pada tahun 1987, RoboCop yang disutradarai oleh Paul Verhoeven tidak hanya mampu mencuri perhatian para penikmat film dunia karena keberhasilan Verhoeven mewujudkan imajinasinya mengenai kehidupan di masa yang akan datang. Lebih dari itu, sama seperti film-film arahan Verhoeven lainnya, RoboCop hadir dengan deretan adegan bernuansa kekerasan yang kental namun mampu diselimuti dengan naskah cerita yang begitu cerdas dalam memberikan satir tajam mengenai kehidupan sosial masyarakat dunia di saat tersebut. Keunikan itulah yang kemudian berhasil membawa RoboCop meraih kesuksesan baik secara kritikal – dimana RoboCop berhasil meraih dua nominasi di kategori Best Film Editing dan Best Sound Mixing serta memenangkan penghargaan khusus di kategori Best Sound Effects Editing pada ajang The 60th Annual Academy Awards – maupun komersial serta dilanjutkan dengan dua seri film lanjutan (1990, 1993), serial televisi, dua serial televisi animasi, miniseri televisi, permainan video dan sejumlah adaptasi komik.

Continue reading Review: RoboCop (2014)

Review: The Other Guys (2010)

Will Ferrell bukanlah komedian favorit semua orang. Walaupun pada awalnya film-film yang dibintangi Ferrell cenderung sukses besar dalam mengeruk keuntungan, namun peran-peran yang terkesan stereotype dan tidak berubah sedikit banyak membuat penonton film dunia menjadi bosan dengan kehadiran Ferrell – alasan yang mungkin dapat menjelaskan mengapa beberapa film terakhir Ferrell, seperti Semi-Pro (2008) dan Land of the Lost (2009), gagal meraih perhatian kritikus film sekaligus mengeruk keuntungan selama masa peredarannya.

Continue reading Review: The Other Guys (2010)