Tag Archives: Michael Fassbender

The 15th Annual Online Film Critics Society Awards Nominations List

Online Film Critics Society – sebuah perkumpulan jurnalis dan kritikus film yang berbasis internet terbesar di dunia, dimana penulis At the Movies, Amir Syarif Siregar, juga tergabung di dalamnya –  baru saja mengumumkan daftar nominasi untuk The 15th Annual Online Film Critics Society Awards. Film karya Terrence Malick, The Tree of Life, memimpin daftar perolehan nominasi dengan meraih sebanyak 7 nominasi, termasuk di kategori Best Picture, Best Director (Terrence Malick), Best Supporting Actor (Brad Pitt) dan Best Supporting Actress (Jessica Chastain). Mengikuti dibelakangnya adalah Drive yang meraih enam nominasi termasuk di kategori Best Picture dan Best Director (Nicolas Winding Refn) walaupun harus gagal menempatkan aktor utamanya, Ryan Gosling, ke dalam nominasi Best Lead Actor.

Continue reading The 15th Annual Online Film Critics Society Awards Nominations List

The 69th Annual Golden Globe Awards Nominations List

Perebutan menuju gelar film terbaik untuk tahun 2011 semakin diperhangat dengan diumumkannya nominasi The 69th Annual Golden Globe Awards, malam ini. Untuk tahun ini, The Artist memimpin daftar perolehan nominasi setelah film asal Perancis tersebut berhasil meraih 6 nominasi termasuk nominasi di kategori Best Motion Picture – Comedy or Musical. Raihan The Artist tersebut diikuti oleh The Descendants yang memperoleh 5 nominasi serta The Ides of March, Midnight in Paris, The Help dan Moneyball yang sama-sama meraih 4 nominasi. Sementara itu, film karya Martin Scorsese, Hugo, berhasil meraih 3 nominasi termasuk untuk Best Motion Picture – Drama dan Best Director.

Continue reading The 69th Annual Golden Globe Awards Nominations List

Review: X-Men: First Class (2011)

Setelah seri ketiga dari franchise X-Men, X-Men: The Last Stand (2006), yang diarahkan oleh Brett Ratner mendapatkan banyak kritikan tajam dari para kritikus film dunia – hal yang kemudian dialami juga oleh spin-off prekuel dari franchise tersebut, X-Men Origins: Wolverine (2009) arahan Gavin Hood – Marvel Studios dan 20th Century Fox sebagai pihak produser kemudian memutuskan untuk memberikan sebuah prekuel penuh bagi franchise X-Men yang kini telah berusia sebelas tahun itu. Dalam X-Men: First Class, penonton dibawa jauh kembali menuju masa – masa ketika Professor X masih belum mengalami kebotakan dan lebih dikenal dengan nama Dr Charles Xavier, Magneto – juga masih lebih dikenal dengan nama Erik Lensherr – belum menemukan dan menggunakan topi baja anehnya serta keduanya masih menjalami masa-masa indah persahabatan mereka.

Continue reading Review: X-Men: First Class (2011)

Review: Creek (2009)

Terlepas dari kualitas film yang berhasil ia tunjukkan dalam kurun waktu satu dekade terakhir, seperti Tigerland (2000), Phone Booth (2003) dan Veronica Guerin (2003), karir Joel Schumacher lebih sering dipandang secara sebelah mata setelah beberapa film terakhir yang ia rilis lebih banyak mendapatkan kritikan tajam dari para kritikus film dunia sekaligus gagal menarik perhatian penonton film layar lebar. Creek, atau yang juga dirilis dengan judul Blood Creek atau Town Creek di beberapa negara, adalah salah satu karya Schumacher yang hanya mendapatkan jadwal rilis layar lebar terbatas sebelum akhirnya dirilis dalam bentuk DVD. Pun begitu, para pecinta horor sepertinya tidak akan kecewa dengan apa yang ditawarkan Creek. Memberikan sebuah narasi cerita yang baru mengenai tema Nazi, Creek memiliki beberapa momen horor yang mencekam terlepas dari kurangnya konsistensi cerita yang ditunjukkan ketika durasi film ini terus bergerak.

Continue reading Review: Creek (2009)

Review: Centurion (2010)

Tentu saja, lewat Gladiator (2000) dan 300 (2007), banyak orang telah mengenal prajurit Romawi sebagai sekumpulan serdadu yang tangguh ketika mereka sedang berada di medan peperangan. Jadi apa yang coba diberikan oleh Centurion, sebuah film bertema sama yang disutradarai oleh sutradara asal Inggris, Neil Marshall? Bayangkan apa yang terjadi jika seorang sutradara menyatukan The Descent (2005) dengan Gladiator, maka Centurion adalah hasil yang akan Anda dapatkan. Well… kurang lebih seperti itu.

Continue reading Review: Centurion (2010)

Review: Fish Tank (2009)

Fish Tank adalah sebuah film drama karya sutradara asal Inggris, Andrea Arnold. Arnold sendiri pernah memenangkan Academy Awards di kategori Best Live Action Short untuk film pendeknya di tahun 2004, Wasp. Fish Tank sendiri merupakan film layar lebar kedua Arnold setelah Red Road di tahun 2007.

Continue reading Review: Fish Tank (2009)