Tag Archives: Joshua Matulessy

Review: Salawaku (2017)

Setelah bertugas sebagai asisten sutradara pada film-film seperti Soekarno: Indonesia Merdeka (Hanung Bramantyo, 2013), About a Woman (Teddy Soeriaatmadja, 2014), Haji Backpacker (Danial Rifki, 2014) dan Another Trip to the Moon (Ismail Basbeth, 2015), Pritagita Arianegara melakukan debut penyutradaraannya dalam Salawaku. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Iqbal Fadly dan Titien Wattimena, Salawaku harus diakui merupakan sebuah debut yang sama sekali tidak mengecewakan. Arianegara memiliki kemampuan yang cukup lihai dalam memilihkan alur sekaligus mengarahkan aktor-aktornya untuk memberikan performa yang tepat pada cerita yang ingin ia hadirkan. Sayangnya, Salawaku gagal untuk mendapat dukungan dasar naskah cerita yang lebih kuat. Hasilnya, meskipun di sepanjang pengisahan film ini menyajikan pemandangan yang indah akan alam sekitar Pulau Seram, Maluku, Salawaku terasa kosong dan tidak mampu memberikan sisi emosional yang lebih mengikat bagi karakter maupun konflik-konflik kisahnya. Continue reading Review: Salawaku (2017)

Review: Boven Digoel (2017)

Boven Digoel adalah nama sebuah kabupaten yang lokasinya terletak di Provinsi Papua, Republik Indonesia. Namun, bagi masyarakat Indonesia, nama Boven Digoel jelas akan selamanya diingat sebagai lokasi bersejarah tempat tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Mohammad Hatta, Sutan Syahrir dan Sayuti Melik diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada masa penjajahan dahulu. Lokasinya yang jauh dan terpelosok jelas menjadi faktor utama mengapa pemerintah Belanda memilih tempat tersebut untuk mencegah para tokoh-tokoh tersebut dalam memberikan pengaruh lebih besar kepada rakyat Indonesia untuk terus berjuang dalam meraih kemerdekaan negara mereka. Di saat yang bersamaan, letak Boven Digoel yang terpencil itu pula yang membuat daerah tersebut mengalami ketertinggalan pembangunan yang cukup jauh dibandingkan dengan banyak wilayah lain bahkan bertahun-tahun setelah Indonesia meraih kemerdekaannya. Continue reading Review: Boven Digoel (2017)