Review: A Gift (2016)


Seperti halnya mantan Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono, mantan pemimpin negara Thailand yang baru saja meninggal akhir tahun lalu, Raja Bhumibol Adulyadej, memiliki ketertarikan yang luar biasa kepada musik. Sang raja, yang merupakan komposer sekaligus peniup saksofon jazz yang handal dan telah menulis puluhan komposisi lagu, bahkan menjadi orang Asia pertama yang mendapatkan anugerah penghargaan Sanford Medal dari Yale School of Music di tahun 2000 atas kontribusinya untuk dunia musik. Sebuah dokumenter yang berkisah tentang sang raja dan kecintaannya pada dunia musik berjudul Gitarajan juga pernah dirilis oleh pemerintah Thailand pada tahun 1996. Kini, sebagai bagian dari penghormatan kepada sang raja, rumah produksi Thailand, GDH 559, merilis A Gift yang merupakan omnibus berisi tiga film pendek yang alur kisahnya terinspirasi dari tiga lagu yang pernah ditulis oleh Raja Bhumibol Adulyadej.

Film yang juga dirilis dengan judul New Year’s Gift di beberapa negara ini dimulai dengan Love at Sundown. Film pendek yang diarahkan Chayanop Boonprakob dan Kriangkrai Vachiratamporn ini berkisah mengenai pertemuan Beam (Naphat Siangsomboon) dan Pang (Violette Wautier) pada sebuah acara penyerahan beasiswa yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Rusia. Walau awalnya saling bertengkar dan beradu argumen, Beam dan Pang secara perlahan mulai saling mengenal satu sama lain dan merasakan kehadiran cinta diantara mereka. Cerita kedua arahan Nithiwat Tharatorn, Still on My Mind, bercerita tentang Fa (Nittha Jirayungyurn) yang terpaksa berhenti dari pekerjaannya demi menemani dan merawat sang ayah (Chaiwat Jirawattanakarn) yang didiagnosa menderita Alzheimer. Awalnya merasa terbeban dengan tugas tersebut, pertemuannya dengan Aey (Sunny Suwanmethanont) membuat Fa mengerti akan kondisi sang ayah. Kisah terakhir, New Year Greeting arahan Jira Maligool, menceritakan mengenai Llong (Chantavit Dhanasevi), seorang penyanyi dari kelompok musik rock yang kemudian memutuskan berhenti karena menyadari bahwa menjadi seorang musisi tidak memberikan masa depan yang jelas. Dalam pekerjaan barunya sebagai seorang analis finansial, Llong bertemu dengan Kim (Nuengthida Sophon) yang justru kemudian mendorong Llong untuk kembali bermusik dengan mengajaknya melatih kelompok musik yang berisi para pegawai di kantor tersebut.

Film pendek pembuka A Gift, Love at Sundown, harus diakui adalah sebuah film komedi romantis yang tergarap dengan baik. Mengandalkan chemistry yang sangat hangat dari kedua pemeran utamanya, Love at Sundown tampil begitu menawan dengan alur cerita yang ringan namun sangat menghibur. Sayangnya, keberhasilan Love at Sundown dalam bercerita gagal untuk diikuti oleh Still on My Mind. Pengarahan Tharatorn atas jalan penceritaan film yang cenderung klise terasa begitu lamban dan bertele-tele. Dan dengan durasi yang terasa menghabiskan hampir separuh dari total durasi A Gift yang sepanjang 144 menit, Still on My Mind menjadi bagian terlemah dari tiga film pendek yang tersaji dalam film ini. Meskipun tidak berhasil meraih pencapaian penceritaan sekuat Love at Sundown, New Year Greeting setidaknya berhasil tampil lebih baik dari film pendek sebelumnya. Diisi dengan lebih banyak elemen musikal dibandingkan dua cerita sebelumnya, New Year Greeting juga berisi lebih banyak karakter pendukung yang untungnya mampu menambah warna penceritaan menjadi lebih segar.

Dari kualitas produksi, ketiga film pendek yang ditampilkan dalam A Gift hadir dalam kualitas produksi yang memuaskan. Tata sinematografi di Love at Sundown bahkan mampu tampil memukau dan mendukung penceritaan dengan baik. Iringan musik yang berisi lagu-lagu karya Raja Bhumibol Adulyadej dan dikomposisi ulang dengan sentuhan modern tampil apik. Dan meskipun menyajikan penceritaan yang berbeda, ketiga kisah dihubungkan dengan karakter-karakter dari tiap film pendek yang kemudian dihadirkan secara cameo dalam film pendek lainnya. Sebuah sentuhan yang sederhana namun tampil cukup efektif. Secara keseluruhan, meskipun tidak istimewa, A Gift tampil tidak mengecewakan sebagai sebuah film yang mencoba merepresentasikan kejeniusan pemimpin legendaris Thailand dalam menggarap komposisi musik. [C]

a-gift-thai-movie-posterA Gift (2016)

Directed by Chayanop Boonprakob, Kriangkrai Vachiratamporn, Nithiwat Tharatorn, Jira Maligool Produced by Vanridee Pongsittisak, Chenchonnanee Soonthonsaratul, Suwimol Techasupinan Written by Chayanop Boonprakob, Jira Maligool, Nithiwat Tharatorn, Kriangkrai Vachiratamporn Starring Naphat Siangsomboon, Violette Wautier, Nittha Jirayungyurn, Sunny Suwanmethanont, Chantavit Dhanasevi, Nuengthida Sophon, Chaiwat Jirawattanakarn, Patranij Thirananthasit, Pha-oon Chandrasiri Music by Vichaya Vatanasapt Cinematography Naruphol Chokanapitak Edited by Panayu Kunvanlee, Thammarat Sumethsupachok, Chonlasit Upanigkit Production company GDH 559 Running time 144 minutes Country Thailand Language Thai

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s