Review: About Time (2013)


about-time-header

Dengan film-film seperti Four Weddings and a Funeral (1994), Notting Hill (1999), Bridget Jones’ Diary (2001) dan Love Actually (2003) berada di dalam filmografinya sebagai film yang pernah ia tulis maupun arahkan, Richard Curtis jelas hidup untuk meluluhkan hati setiap penontonnya. Film terbarunya, About Time, kemungkinan besar juga akan memberikan pengaruh yang sama pada penontonnya. Dengan karakter-karakter yang diciptakan serta diarahkan begitu hangat oleh Curtis, About Time mampu memberikan sebuah perjalanan kisah romansa sekaligus drama keluarga yang manis dan mengharukan… meskipun hadir dalam penceritaan yang cenderung bertele-tele.

About Time memulai kisahnya ketika Tim (Domhnall Gleeson) yang baru saja berulang tahun ke-21 mengetahui dari ayahnya (Bill Nighy) bahwa setiap keturunan pria dalam keluarga mereka memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan waktu. Tahu bahwa puteranya akan mengalami sedikit kesulitan dalam beradaptasi dengan kemampuan barunya, ayah Tim kemudian menjelaskan sekaligus memberikan beberapa aturan yang harus diikuti Tim dalam melakukan perjalanan waktunya: (1) Tim hanya dapat melakukan perjalanan waktu ke masa lalu yang dapat ia ingat, (2) Perjalanan waktu tersebut hanya dapat dilakukan dari sebuah ruang gelap dan (3) Tim dilarang untuk merubah kejadian besar di masa lalu karena hal tersebut jelas akan mempengaruhi berbagai kejadian besar di masa yang akan datang.

Tim sendiri tidak tertarik untuk mengubah kejadian besar apapun di masa lalu. Tim justru menggunakan kemampuannya untuk menemukan pasangan yang tepat untuk dirinya. Wanita pertama yang menarik perhatiannya adalah Charlotte (Margot Robbie), sahabat adiknya, Kit Kat (Lydia Wilson), yang kemudian meninggalkan Tim begitu saja. Beruntung, Tim kemudian bertemu dengan Mary (Rachel McAdams), wanita cantik asal Amerika Serikat yang segera menjadi pasangan hidup Tim. Hubungan asmara antara Tim dan Mary berjalan cukup lancar. Namun, godaan untuk menggunakan kemampuan perjalanan waktunya untuk menolong sang ayah, adik maupun sahabatnya sendiri, Harry (Tom Hollander), secara perlahan mulai mempengaruhi hubungan cinta Tim dengan Mary.

Dengan durasi penceritaan sepanjang 123 menit, About Time sayangnya menawarkan konflik utama yang terlalu minim untuk benar-benar dapat mengikat rasa ketertarikan penonton pada jalan cerita yang dihadirkan. Di sepanjang penceritaan, Curtis terlihat terus menghadirkan konflik yang sama berulang kali dengan sentuhan perjalanan waktu yang berbeda. Meski awalnya terlihat menarik, namun jelas lama-kelamaan trik tersebut akan terasa usang dan kehilangan daya tariknya. Arah penceritaan juga semakin kacau ketika Curtis dengan seenaknya melanggar berbagai peraturan mengenai perjalanan waktu yang ia bentuk sendiri serta menghadirkan beberapa konflik minor – seperti pertemuan karakter Tim kembali dengan Charlotte, masalah yang dialami oleh karakter Kit Kat serta konflik akhir yang berhubungan dengan karakter sang ayah – tanpa pernah benar-benar mampu mengeksekusinya sebagai sebuah bagian penceritaan yang terasa esensial. Hal inilah yang membuat About Time seringkali terasa gagal bercerita secara emosional meskipun menghadirkan banyak momen yang menyimpan potensi tersebut.

Terlepas dari berbagai permasalahan tersebut, Curtis tetap mampu menyajikan About Time sebagai sebuah drama romansa yang cukup menghibur, khususnya berkat sentuhan komedi yang efektif dalam jalan penceritaan film. Yang paling istimewa, About Time mendapatkan dukungan penampilan akting yang begitu hangat dari jajaran pengisi departemen aktingnya. Domhnall Gleeson, Rachel McAdams – yang selalu berhasil menghidupkan suasana di setiap kehadirannya dalam adegan cerita – serta Bill Nighy hadir dengan chemistry yang begitu erat satu sama lain dan dengan mudah akan membuat setiap penonton jatuh cinta terhadap karakter mereka. Dukungan penampilan dari para pemeran pendukung seperti Lydia Wilson, Lindsay Duncan – yang berperan sebagai ibu dari karakter Tim, Richard Cordery – yang berperan sebagai Uncle Desmond – dan Tom Hollander juga semakin memperkokoh kesolidan kualitas departemen akting film ini.

Mereka yang telah familiar dan menyukai karya-karya Richard Curtis sebelumnya – atau merupakan penggemar film-film sejenis, jelas akan dapat dengan mudah jatuh hati dengan About Time. Filmnya sendiri harus diakui bukanlah sebuah presentasi yang buruk. Curtis mampu menghadirkan jajaran pemeran yang begitu mudah disukai untuk dapat menghidupkan setiap karakter dalam jalan ceritanya serta menggarap filmnya dengan tatanan produksi berkelas sehingga tetap mampu terasa indah meskipun dengan keberadaan banyak kelemahan yang ada dalam presentasi cerita About Time. Bermasalah dalam penceritaannya namun tetap mampu tampil hangat dan menyenangkan untuk diikuti.

popcornpopcornpopcornpopcorn2popcorn2

About Time (Translux/Working Title Films, 2013)
About Time (Translux/Working Title Films, 2013)

About Time (2013)

Directed by Richard Curtis Produced by Tim Bevan, Eric Fellner Written by Richard Curtis Starring Domhnall Gleeson, Rachel McAdams, Bill Nighy, Lydia Wilson, Lindsay Duncan, Tom Hollander, Vanessa Kirby, Margot Robbie, Tom Hughes, Catherine Steadman, Rowena Diamond, Jon West, Matt Butcher, Lee Asquith-Coe, Evie Wray, Lisa Eichhorn, Richard Cordery, Will Merrick, Matthew C. Martino, Joshua McGuire, Jon Boden, Sam Sweeney, Richard Griffiths, Richard E. Grant, Mitchell Mullen Music by Nick Laird-Clowes Cinematography John Guleserian Editing by Mark Day Studio Translux/Working Title Films Running time 123 minutes Country United Kingdom Language English

One thought on “Review: About Time (2013)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s