Review: Snitch (2013)


snitch-header

How far would you go to save your son/daughter/wife/loved ones? Akrab dengan tagline maupun premis cerita tersebut? Well… Film drama aksi berjudul Snitch yang menjadi debut penyutradaraan bagi Ric Roman Waugh – yang sebelumnya berprofesi sebagai seorang pemeran pengganti untuk film-film seperti Total Recall (1990), The Crow (1994) hingga Gone in Sixty Seconds (2000) – ini juga menawarkan sebuah alur cerita yang hampir serupa. Namun, naskah cerita Snitch – yang juga ditulis oleh Waugh bersama Justin Haythe (Revolutionary Road, 2008) – tidak hanya sekedar menghadirkan kisah petualangan sesosok karakter dalam menghadapi berbagai rintangan fisik yang harus ditempuhnya sebelum berhasil menyelamatkan karakter yang mereka sayangi. Dalam banyak bagiannya, Snitch mampu menghadirkan penggalian yang lebih mendalam kepada setiap karakter yang hadir di dalam jalan cerita dan sekaligus membuat film ini dapat hadir dalam  kapasitas drama yang lebih kuat.

Dalam Snitch, Dwayne Johnson berperan sebagai John Matthews, seorang pemilik perusahaan konstruksi yang di suatu hari menerima telepon dari mantan istrinya, Sylvie Collins (Melina Kanakaredes), yang memberitahukan bahwa putera mereka, Jason Collins (Rafi Gavron), telah ditahan oleh pihak kepolisian dengan tuduhan bahwa dirinya terlibat dalam sindikat pengedaran dan penjualan obat-obatan terlarang. Jason sendiri sama sekali tidak bersalah. Ia justru dijebak oleh sahabatnya yang telah terlebih dahulu tertangkap dan kemudian dijanjikan oleh pihak kepolisian akan mendapatkan pengurangan masa tahanan jika dirinya mau membocorkan nama lain yang terlibat dalam sindikat perdagangan obat-obatan terlarang tersebut. Sama seperti halnya dengan sahabatnya tersebut, Jason mendapatkan penawaran yang sama. Namun, Jason lebih memilih untuk menjalani masa tahanan yang seharusnya tidak ia dapatkan daripada harus menjebak orang lain yang sama sekali tidak bersalah seperti dirinya.

Dengan ancaman sepuluh tahun penjara yang dihadapi oleh anaknya, John kemudian berusaha menemukan berbagai cara agar ia dapat mengeluarkan Jason dari penjara. Atas saran seorang pengacara terkenal di kotanya, Joanne Keeghan (Susan Sarandon), John akhirnya membuat kesepakatan dengan pihak kepolisian setempat bahwa ia akan membantu untuk menemukan serta menjebak komplotan bandar narkotika dan obat-obatan terlarang yang berada di kota tersebut dengan imbalan bahwa Jason nantinya akan mendapatkan pengurangan masa tahanan. Berhadapan langsung denga pihak kriminal jelas bukanlah sebuah masalah kecil. Dan ketika John secara perlahan mulai memasuki wilayah kekuasaan para bandar narkotika tersebut semakin dalam, nyawa John, Jason serta keluarga mereka kini berada dalam ancaman.

Kekuatan terbesar Snitch datang dari kemampuan Ric Roman Waugh serta penulis naskah, Justin Haythe, untuk banyak menghadirkan banyak komentar mengenai isu-isu sosial yang sedang berlangsung saat ini di dalam jalan cerita mereka. Perbincangan mengenai masalah peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang serta hubungannya dengan dunia hukum dan politik mengenai fokus utama yang mampu membuat Snitch tampil lebih berisi daripada film-film sepantarannya. Waugh juga tidak lantas mengalienasi mereka yang datang menyaksikan Snitch murni untuk mendapatkan sajian aksi yang fantastis. Waugh masih mampu menghadirkan deretan adegan bernuansa kekerasan tersebut dengan baik namun secara cerdas menghadirkannya sebagai bagian tidak terpisahkan dari jalan cerita dan tidak hanya sekedar unjuk pameran kemampuan untuk menghadirkan adegan-adegan berdarah tanpa ikatan cerita yang relevan.

Pilihan Waugh untuk menghadirkan Snitch sebagai sebuah film drama aksi dengan jalinan cerita yang lebih berisi bukannya datang tanpa masalah. Dengan masa presentasi cerita yang mencapai durasi sepanjang 112 menit, banyak bagian penceritaan Snitch yang terkesan begitu bertele-tele. Beberapa plot penceritaannya, seperti bagian cerita yang melibatkan karakter Joanne Keeghan maupun karakter antagonis utama, Juan Carlos Pintera (Benjamin Bratt), seringkali hadir tanpa penggalian kisah yang mendalam untuk membuat plot cerita mereka terasa cukup esensial keberadaannya. Hal inilah yang secara perlahan membuat film ini seringkali kehilangan fokus penceritaannya, khususnya di paruh akhir film, dan membuat Snitch berakhir datar serta jauh dari kesan akhir yang mengesankan.

Meskipun memiliki masalah pada eksekusi ceritanya, Waugh mampu mendapatkan kualitas terbaik dari jajaran pengisi departemen aktingnya. Dwayne Johnson berhasil menyelami karakternya dengan sangat baik dan muncul lebih dari sekedar sosok pahlawan yang tidak terkalahkan. Pada beberapa bagian, Johnson bahkan mampu menghadirkan sisi emosional karakternya dengan sangat kuat. Penampilan Johnson juga didukung dengan penampilan dari para pemeran pendukung yang solid. Nama-nama seperti Barry Pepper, Jon Bernthal, Rafi Gavron hingga Susan Sarandon berhasil menghadirkan deretan karakter yang cukup meyakinkan – meskipun terkadang terkesan kurang  dioptimalisasi secara maksimal keberadaannya.

Sama halnya seperti Hummingbird yang menghadirkan penampilan dari Jason Statham, mereka yang memilih untuk menyaksikan Snitch hanya karena keberadaan nama Dwayne Johnson yang identik dengan film-film bernafaskan deretan adegan aksi dan kekerasan yang membabi-buta – walau Johnson juga seringkali membintangi film-film drama komedi yang ditujukan bagi pangsa pasar film keluarga, kemungkinan besar akan merasa sedikit kecewa dengan presentasi jalan cerita film yang menjadi debut penyutradaraan bagi Ric Roman Waugh ini. Walau masih menghadirkan sajian aksi yang cukup tergarap dengan baik, Snitch justru lebih sering memfokuskan alur ceritanya pada pengembangan karakter-karakter yang hadir dalam jalan cerita film ini. Pilihan tersebut tidak lantas menjadikan Snitch hadir dengan kualitas keseluruhan yang spektakuler. Namun kemampuan Waugh untuk terus menjaga alur cerita yang ia hadirkan dengan baik serta dukungan penampilan para jajaran pemeran yang apik mampu membuat Snitch hadir dengan kualitas yang cukup memuaskan di berbagai sisi penampilannya.

popcornpopcornpopcorn popcorn2popcorn2

Snitch (Summit Entertainment/Exclusive Media)/Participant Media/ Imagenation Abu Dhabi FZ/ Front Street Productions, 2013)
Snitch (Summit Entertainment/Exclusive Media/Participant Media/
Imagenation Abu Dhabi FZ/
Front Street Productions, 2013)

Snitch (2013)

Directed by Ric Roman Waugh Produced by Tobin Armbrust, Alexander Yves Brunner, Guy East, David Fanning, Dany Garcia, Matt Jackson, Dwayne Johnson, Jonathan King, Nigel Sinclair Written by Justin Haythe, Ric Roman Waugh Starring Dwayne Johnson, Barry Pepper, Benjamin Bratt, Susan Sarandon, Jon Bernthal, Michael Kenneth Williams, Melina Kanakaredes, Nadine Velazquez, Rafi Gavron, David Harbour, JD Pardo, Harold Perrineau Music by Antonio Pinto Cinematography Dana Gonzales Editing by Jonathan Chibnall Studio Summit Entertainment/Exclusive Media/Participant Media/Imagenation Abu Dhabi FZ/Front Street Productions Running time 112 minutes Country United States Language English

Advertisements

One thought on “Review: Snitch (2013)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s