Review: Paranormal Activity 3 (2011)


Mereka yang menyukai Paranormal Activity – sebuah film horor yang dirilis pada tahun 2007 dan membuktikan bahwa dengan bujet pembuatan, naskah dan latar belakang lokasi cerita yang minimal, Anda masih dapat menghasilkan sebuah kengerian dan keuntungan komersial yang maksimal – pada umumnya setuju bahwa sekuel film tersebut, Paranormal Activity 2 (2010), adalah sebuah sekuel yang malas, jauh dari kesan inovatif dan sama sekali gagal dalam menyamai kengerian yang mampu ditunjukkan film perdananya terdahulu. Wajar jika kemudian banyak pihak yang menilai keberadaan Paranormal Activity 3 tak lebih hanyalah sebagai sebuah mesin pengeruk keuntungan komersial bagi studio yang merilis film ini. Well… Anda memang tidak dapat menyangkal kebenaran pendapat tersebut. Namun dengan pengarahan yang kini berada di tangan Henry Joost dan Ariel Schulman (Catfish, 2010), Paranormal Activity 3 mampu tampil lebih segar dan, secara mengejutkan, tampil lebih baik dari dua seri film ini sebelumnya.

Jika Paranormal Activity berkisah mengenai pasangan Katie (Katie Featherston) dan Micah (Micah Sloat) yang dihantui oleh sosok supranatural yang mengganggu kehidupan mereka dan Paranormal Activity 2 adalah sebuah prekuel bagi Paranormal Activity yang mengisahkan bagaimana kakak Katie, Kristi (Sprague Grayden), memiliki keterlibatan dalam berbagai misteri yang menghantui kehidupan Katie, maka Paranormal Activity 3 akan mengisahkan kepada para penontonnya bagaimana baik Katie dan Kristi sebenarnya telah lama memiliki akar permasalahan supranatural dalam diri mereka. Paranormal Activity 3 merupakan prekuel dari dua seri sebelumnya dan akan mengisahkan mengenai masa kecil Katie dan Kristi.

Berlatar belakang kisah di tahun 1988, Paranormal Activity 3 memfokuskan kisahnya pada Julie (Lauren Bittner) dan kedua puterinya, Kristi (Jessica Tyler Brown) dan Katie (Chloe Csengery), serta kekasih Julie, Dennis (Chris Smith). Walau ibunya, Lois (Hallie Foote), kurang begitu menyetujui hubungan Julie dengan Dennis karena pekerjaan Dennis yang dinilai akan kurang mampu untuk mendukung kehidupan ekonomi Julie, namun Julie sangat mencintai Dennis, terlebih karena baik Kristi dan Katie telah akrab dan menerima Dennis dengan baik dalam kehidupan mereka. Dennis adalah seorang videografer, yang menghasilkan uang dari memproduksi video-video pernikahan dan sebagainya. Ia sangat terobsesi pada kamera video dan selalu membawa serta merekam momen apapun yang terjadi di sekelilingnya.

Obsesi tersebut, tentu saja, menjadi faktor yang penting dan sangat dibutuhkan ketika pada suatu saat, Dennis merasa rumah yang ia dan Julie tempati seringkali memberikan efek supranatural yang tidak wajar. Ini masih didukung dengan kenyataan bahwa seringnya Katie bangun di tengah malam untuk bermain bersama sahabat khayalannya, Toby. Dennis akhirnya memutuskan untuk meletakkan beberapa kamera video di berbagai tempat di rumah tersebut guna merekam setiap momen yang terjadi. Dan seperti yang dapat diduga, kamera video Dennis kemudian merekam berbagai hal yang aneh yang mungkin terlihat tidak wajar bagi banyak orang. Seiring dengan semakin banyaknya kejadian-kejadian supranatural yang terjadi dalam kehidupan keluarganya, Dennis mulai menyusun rencana untuk menyelamatkan Julie, Kristi dan Katie dari gangguan-gangguan supranatural yang datang dari rumah mereka.

Mereka yang mengharapkan untuk kembali mendapatkan momen-momen menakutkan seperti yang pernah disajikan oleh Paranormal Activity terdahulu, sepertinya akan dapat dengan mudah merasa terpuaskan dengan Paranormal Activity 3. Di tangan Henry Joost dan Ariel Schulman, naskah cerita Paranormal Activity 3 mampu hadir dengan tingkat intensitas yang begitu terjaga dan semakin meningkat seiring berjalannya durasi film. Puncaknya, di 30 menit akhir film, Joost dan Schulman mampu menghadirkan tingkat kengerian yang begitu memuncak bagi film ini yang sekaligus menjadikan Paranormal Activity 3 sebagai seri terbaik sekaligus yang paling menakutkan dari seluruh seri yang ada di franchise ini.

Pun begitu, Paranormal Activity 3 sama sekali tidak datang tanpa masalah. Naskah cerita film ini sangatlah terbatas perkembangannya. Berbagai pertanyaan standar yang muncul semenjak seri pertama film ini dirilis (Kenapa para karakter di film ini tidak langsung keluar dari rumah tersebut? Kenapa satu karakter mampu merekam setiap momen dengan kamera videonya?) masih belum (dan tidak akan) terjawab di seri ini. Faktor-faktor menarik dalam film ini hadir karena kemampuan Joost dan Schulman untuk menata setiap kejutan yang hadir dalam jalan cerita Paranormal Activity 3 untuk tetap mampu bekerja dengan baik dalam menakuti setiap penontonnya. Begitu juga dengan deretan karakternya. Digambarkan dengan seadanya dan ditampilkan dengan kualitas yang sama oleh para pemerannya. Aktris cilik, Chloe Csengery, yang memerankan karakter Katie, mungkin adalah pemeran yang paling menonjol dalam Paranormal Activity 3 mengingat porsi perannya yang luas dan cukup esensial. Csengery juga mampu memberikan kengerian tersendiri dalam penampilannya.

Secara keseluruhan, Paranormal Activity 3 adalah sebuah kemajuan yang sangat pesat jika dibandingkan dengan Paranormal Activity 2 yang berjalan terlalu datar tersebut. Bahkan, untuk beberapa bagian, Paranormal Activity 3 mampu menjangkau wilayah kengerian yang sebelumnya belum pernah disentuh oleh Paranormal Activity. Walau hadir dengan naskah cerita dan karakterisasi yang sangat minimalis, sentuhan Henry Joost dan Ariel Schulman dalam menata setiap faktor kejutan di jalan cerita film ini mampu menjadikan Paranormal Activity 3 bekerja dengan baik bagi para penggemar film horor manapun. Dengan mudah, Paranormal Activity 3 adalah seri terbaik dalam franchise Paranormal Activity.

Paranormal Activity 3 (Blumhouse Productions/Paramount Pictures, 2011)

Paranormal Activity 3 (2011)

Directed by Henry Joost, Ariel Schulman Produced by Oren Peli, Jason Blum, Steven Schneider Written by Christopher B. Landon (screenplay), Oren Peli (characters) Starring Lauren Bittner, Chris Smith, Chloe Csengery, Katie Featherston, Jessica Tyler Brown, Sprague Grayden, Hallie Foote, Dustin Ingram, Johanna Braddy, Brian Boland Cinematography Magdalena Gorka Bonacorso Editing by Gregory Plotkin Studio Blumhouse Productions/Paramount Pictures Running time 84 minutes Country United States Language English

6 thoughts on “Review: Paranormal Activity 3 (2011)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s