Review: Bad Teacher (2011)


Walau daftar filmografinya akhir-akhir ini diisi dengan judul-judul film semacam What Happens in Vegas (2008) dan The Green Hornet (2011), dunia telah mengenal Cameron Diaz sebagai seorang aktris yang mampu menghantarkan kemampuan komedinya dengan baik jika ia diberikan sebuah peran yang tepat. Dan Bad Teacher, yang menjadi film pertama Jake Kasdan setelah mengarahkan Walk Hard: The Dewey Cox Story di tahun 2007, adalah film yang cukup tepat bagi Diaz untuk mengeksplorasi bakat komedinya tersebut dengan berperan sebagai seorang guru yang jauh dari kata panutan dalam tindakan kesehariannya. Kemampuan Diz untuk menampilkan karakternya sebagai seorang karakter yang vulgar, membuat film yang sebenarnya memiliki premis tajam namun dieksekusi terlalu datar ini menjadi masih berhasil untuk tampil menghibur penontonnya.

Diaz berperan sebagai Elizabeth Halsey, seorang guru dengan berbagai tingkah laku yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang tenaga pendidik. Elizabeth sendiri tidak pernah benar-benar mencintai profesinya sebagai seorang guru. Ia sebenarnya telah berniat untuk berhenti dari pekerjaannya sesegera mungkin setelah ia menikahi tunangannya yang kaya raya. Namun, nasib ternyata berkata lain. Pertunangannya kemudian berhenti di tengah jalan setelah sang tunangan (dan ibunya) menuduh Elizabeth hanya tertarik pada kekayaan yang ia miliki. Kini, mau tidak mau, Elizabeth harus bertahan dengan profesinya sebagai seorang guru.

Sadar bahwa ia harus segera menemukan seorang pria kaya raya yang dapat memenuhi segala kebutuhannya, dan bahwa penampilannya tidak semakin bertambah menarik seiring dengan pertambahan usianya, Elizabeth kemudian merencanakan untuk melakukan operasi payudara. Sebuah rencana yang harus ditangguhkan untuk beberapa saat karena Elizabeth sama sekali tidak memiliki cukup uang untuk melakukan operasi tersebut. Di saat yang sama, Elizabeth juga berusaha menarik perhatian Scott Delacorte (Justin Timberlake), seorang guru baru di sekolah tempat ia mengajar yang juga merupakan seorang ahli waris dari pengusaha jam tangan terkenal. Namun, rencana Elizabeth tersebut mendapatkan tantangan dari Amy Squirrel (Lucy Punch), guru lain yang juga menyukai Scott. Seperti yang bisa disuga, Elizabeth dan Amy kemudian bersaing kuat untuk merebut perhatian Scott agar mau menjadi kekasih mereka.

Memiliki judul dan premis yang menggambarkan bagaimana kelakuan seorang guru yang berkelakuan buruk, sebenarnya tidak ada yang benar-benar baru dan terlalu melampaui batas dari kelakuan yang ditampilkan oleh karakter Elizabeth Halsey. Satu-satunya yang membuat kelakuan burruk tersebut menjadi tampil mencolok adalah karena kelakukan tersebut dilakukan oleh seorang karakter wanita. Pun begitu, tetap saja, kemampuan Diaz dalam menghidupkan karakter tersebut – membuat banyak orang membenci karakter yang ia perankan namun tetap mampu membuat setiap penonton akhirnya merasakan simpati pada karakternya – menjadi salah satu poin mengapa Bad Teacher berhasil tampil sebagai sebuah sajian komedi.

Komedi yang ditawarkan oleh duo penulis naskah, Lee Eisenberg dan Gene Stupnitsky, lewat Bad Teacher sendiri adalah serangkaian black comedy yang mengikutsertakan banyak adegan kasar serta dialog vulgar untuk memancing tawa penontonnya. Cukup berhasil pada beberapa bagian. Namun kebanyakan dari guyonan-guyonan yang disampaikan telah banyak dieksplorasi oleh komedi-komedi sejenis sebelumnya. Ditambah dengan ketiadaan sebuah cara penyampaian baru oleh Kasdan terhadap formula komedi lama tersebut, Bad Teacher lebih sering hadir dengan kesan yang terlampau datar. Komedi dewasa yang coba dihantarkan film ini juga masih cenderung relatif aman dan sama sekali jauh dari premis komedi yang melewati batas seperti yang mungkin akan dibayangkan oleh banyak orang ketika mendengar judul film ini.

Selain Diaz, adalah sangat menyenangkan untuk melihat bahwa jajaran pemeran wanita di film ini juga berhasil tampil sama menariknya. Yang paling mencuri perhatian jelas adalah aktris asal Inggris, Lucy Punch. Berperan sebagai Amy Squirrel, seorang guru ‘sempurna’ walau memiliki beberapa sisi kepribadian diri yang gelap dan tersembunyi, Punch mampu tampil brilian dalam menghidupkan karakternya. Hal yang sama juga ditunjukkan oleh aktris Phyllis Smith, yang walaupun hadir dengan porsi cerita yang lebih kecil, namun tetap mampu memberikan kesan yang begitu besar dalam setiap kehadirannya di dalam jalan cerita Bad Teacher. Departemen akting Bad Teacher juga semakin dilengkapi dengan kehadiran Justin Timberlake, Jason Segel, John Michael Higgins dan Thomas Lennon yang berhasil membuat setiap karakter yang mereka perankan menjadi hidup dan menyenangkan untuk disaksikan.

Walau sama sekali bukanlah sebuah komedi yang istimewa, dengan beberapa banyak bagian diantaranya terasa kurang begitu berhasil ditampilkan dengan baik jika dibandingkan dengan beberapa bagian lainnya, Bad Teacher masih mampu menghasilkan beberapa momen komedi yang mampu dieksplorasi secara gemilang oleh Kasdan. Para jajaran pemeran film ini mampu tampil dengan sangat brilian dalam menghidupkan karakter mereka, namun Cameron Diaz adalah bintang utma dari Bad Teacher, yang tampil konsisten semenjak awal hingga akhir film. Berperan sebagai sesosok karakter yang tidak akan mudah untuk disukai, tanpa memanfaatkan hal-hal sentimental yang klise seperti yang banyak dihadirkan di film-film lainnya, Diaz kemudian mampu membuat penonton film ini kemudian merasa simpati atas kerakternya. Pencapaian yang cukup mengesankan.

Bad Teacher (Mosaic Media Group, 2011)

Bad Teacher (2011)

Directed by Jake Kasdan Produced by Jimmy Miller Written by Lee Eisenberg, Gene Stupnitsky Starring Cameron Diaz, Justin Timberlake, Lucy Punch, Jason Segel, John Michael Higgins, Thomas Lennon, Phyllis Smith, Eric Stonestreet, Molly Shannon, Kaitlyn Dever, Noah Munck, Adrian Kali Turner, Matthew J. Evans Music by Michael Andrews Cinematography Alar Kivilo Editing by Tara Timpone Studio Mosaic Media Group Running time 92 minutes Country United States Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s