Review: Stag Night (2008)


Sebagai sebuah film horor, Stag Night harus diakui merupakan sebuah karya yang cukup menghibur, dengan beberapa kali sempat memberikan intensitas ketegangan yang cukup mampu membuat Anda menahan nafas untuk selama beberapa saat. Sayangnya, selain beberapa adegan menegangkan yang dapat disebut menghibur tersebut, Stag Night hampir tidak dapat dikatakan sebagai sebuah hasil produksi yang memuaskan. Menyaksikan Stag Night seperti berada dalam sebuah jamuan makan malam, dimana Anda terus menerus disuguhi makanan pembuka, namun sama sekali tidak pernah ditawarkan untuk menikmati makanan utamanya.

Disutradarai oleh Peter A. Dowling, yang sepertinya merasa bahwa kesuksesannya dalam menuliskan naskah film yang dibintangi Jodie Foster, Flightplan (2005), lantas dapat mendukung hasratnya untuk menjadi seorang sutradara, Stag Night menceritakan empat orang pria yang sedang dalam perjalanan mereka untuk merayakan bachelor party bagi Mike (Kip Pardue). Setelah sebuah kericuhan yang disebabkan oleh kakak Mike, Tony (Breckin Meyer), di sebuah klub malam dan menyebabkan mereka diusir, mereka pun akhirnya memutuskan untuk pindah ke klub malam lain. Dengan menggunakan kereta api, perjalanan yang tadinya akan menjadi malam yang menegangkan, berubah menjadi malam yang menegangkan setelah mereka dan dua orang wanita penumpang lain, Brita (Vinessa Shaw) dan Michelle (Sarah Barrand), tersesat di terowongan kereta api bawah tanah tersebut.

Mereka yang pernah menyaksikan film karya sutradara Inggris Christopher Smith dan dibintangi aktris Franka Potente, Creep (2004), tentu telah tahu hendak dibawa kemana arah cerita dari Stag Night. Juga menggunakan tipe karakter antagonis yang sama seperti film tersebut, Dowling cukup mampu merancang kumpulan karakter antagonisnya dengan tampilan yang cukup mengerikan dan sadis. Tata cahaya yang gelap juga membuat lingkungan terowongan, yang menjadi latar belakang cerita di sepanjang film, mampu mengantarkan kesan yang dingin dan mencekam. Faktor inilah yang seringkali memberikan dorongan horor pada jalan cerita Stag Night.

Dari sisi cerita, Stag Night memang sama sekali tidak memberikan sebuah sentuhan yang revolusioner bagi cerita horor yang menggunakan karakter ‘orang-orang terbuang’ sebagai karakter antagonisnya. Beberapa adegan berhasil memberikan intensitas ketegangan yang tinggi karena ditampilkan dengan tampilan kekerasan yang lumayan sadis, walaupun masih berada di bawah kesadisan banyak film-film bertema gore yang dirilis akhir-akhir ini. Dowling juga menyelipkan beberapa bagian drama dalam ceritanya, kebanyakan berkisah mengenai hubungan Mike dan tunangannya, Claire (Rachel Oliva), yang harus diakui, tidak begitu berperan banyak dalam kualitas jalan cerita Stag Night secara keseluruhan.

Pujian yang sama, sayangnya, tidak dapat diberikan pada jajaran pemeran film ini. Memang, mereka cukup mampu menghantarkan karakter yang sedang berada dalam tingkat bahaya yang mengancam kehidupan mereka dengan cukup baik. Kip Pardue dan Vinessa Shaw menjadi dua pemeran yang diberikan porsi peran paling banyak di sepanjang cerita, namun adalah aktor pemeran Joe, Karl Geary, yang sepertinya lebih mampu untuk memberikan aliran emosi ke dalam jalan cerita yang dibawakan karakternya. Namun, secara keseluruhan, penampilan para aktor dan aktris ini tidak pernah dapat memberikan kesan bahwa mereka benar-benar dalam bahaya.

Menggabungkan tema yang pernah dibawakan Creep dan errr… The Hills Have Eyes (2006), sebagai sebuah film yang dibuat dengan bujet yang rendah, harus diakui Stag Night memiliki kualitas tata produksi yang sangat meyakinkan. Beberapa kali cukup mampu tampil menegangkan, sayangnya film ini tidak begitu didukung dengan keberadaan jalan cerita yang dangkal dan akting para pemerannya yang terlihat kurang meyakinkan. Mereka yang gemar dengan film-film horor bertema sama kemungkinan besar akan dapat menikmati Stag Night. Mereka yang mengharapkan sesuatu yang lebih dari film ini, kemungkinan besar akan tertinggal dengan rasa kebosanan yang mendalam.

Stag Night (Film Tiger/Instinctive Film/Rifkin-Eberts/Arsenal Pictures, 2008)

Stag Night (2008)

Directed by Peter A. Dowling Produced by Arnold Rifkin, Christopher Eberts, Michael Philip Written by Peter A. Dowling Starring Kip Pardue, Breckin Meyer, Vinessa Shaw, Scott Adkins, Karl Geary, Sarah Barrand, Rachel Oliva Music by Benedikt Brydern Cinematography Toby Moore Editing by Vanick Moridian Studio Film Tiger/Instinctive Film/Rifkin-Eberts Distributed by Arsenal Pictures Running time 84 minutes Country United States Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s