Review: You Again (2010)


You Again mungkin mampu mengumpulkan nama-nama besar seperti Sigourney Weaver dan Jamie Lee Curtis untuk bergabung di dalam jajaran pemeran filmnya. Namun, tentu saja nama besar kedua aktris ini bukan jaminan bahwa You Again akan mampu bersinar menjadi sebuah film komedi yang menjanjikan. Bahkan, adalah cukup wajar jika setelah menyaksikan You Again beberapa orang akan berpendapat bahwa Weaver dan Curtis telah melakukan pilihan yang salah untuk turut bergabung dalam film ini.

Film yang disutradarai oleh Andy Fickman (Race to Witch Mountain, 2009) ini cukup mampu untuk menjadi kandidat kuat untuk film yang memiliki naskah cerita terburuk sepanjang tahun ini. Ditulis oleh Moe Jelline, You Again berfokus pada kehidupan Marni (Kristen Bell), seorang wanita karir yang sukses, yang pada suatu waktu kembali ke kampung halamannya untuk menghadiri pernikahan sang kakak, Will (James Wolk). Tentu saja Marni merasa bahagia akan pernikahan sang kakak… hingga ia mengetahui bahwa Will akan menikahi Joanna (Odette Yustman), yang menjadi musuh besarnya selama masa sekolah.

Joanna sendiri sebenarnya dapat dikatakan telah berubah menjadi sosok yang berbeda jika dibandingkan dengan kepribadiannya selama di sekolah. Namun hal ini tidak lantas dapat diterima secara langsung oleh Marni. Ia akhirnya menyusun berbagai rencana untuk menggagalkan pernikahan Will dengan Joanna. Sebuah ‘kebetulan’ ternyata juga muncul dari keluarga Joanna ketika bibinya, Ramona (Sigourney Weaver), muncul memperkenalkan dirinya. Ramona ternyata merupakan mantan sahabat dekat ibu Marni, Gail (Jamie Lee Curtis), yang karena persaingan antara keduanya kemudian berubah menjadi musuh. Permusuhan antara Marni dan Joanna serta Gail dan Ramona inilah yang kemudian mengisi durasi 105 menit dari You Again.

Sama sekali tidak ada yang baru dalam You Again. Kisah drama mengenai dendam terhadap seseorang dari masa sekolah mungkin telah diceritakan oleh Hollywood berulang-ulang dan You Again juga sepertinya tidak berusaha untuk memberikan sesuatu yang segar untuk membungkus tema usang tersebut. Ini semakin diperparah dengan susunan dialog yang terlalu sederhana sehingga kadang terdengar sangat bodoh. Berbagai guyonan dan sisi komedi yang ditampilkan di film ini juga tidak dapat dikatakan istimewa. Kebanyakan unsur komedi dari You Again dihasilkan dari tindakan-tindakan bodoh dan kesalahan para karakternya.

Selain memiliki plot cerita yang cenderung lemah, karakterisasi film yang dibuat terlalu mengada-ada juga membuat You Again semakin kurang dapat dinikmati. Di permulaan cerita, penonton mungkin akan menaruh simpati terhadap karakter utama, Marni, atas segala penderitaan yang ia hadapi selama masa sekolah yang disebabkan oleh Joanna. Namun setelah cerita berjalan, karakter Marni justru terlihat menjadi sebuah karakter yang cukup menyebalkan dengan sifat keras kepalanya yang ingin agar dendamnya terhadap Joanna terbalaskan dengan menggagalkan pernikahannya dengan Will. Karakter-karakter lain juga menghadapi problema yang sama. Kisah persaingan Gail dan Ramona tidak berhasil digali dengan baik, sementara karakter-karakter pendukung lainnya terkesan hanya menjadi tempelan belaka tanpa pernah mendapatkan porsi yang tepat untuk dikembangkan.

Dari departemen akting, para aktor dan aktris senior memang mampu menunjukkan kapabilitas aktingnya. Bahkan dapat dikatakan kehadiran Weaver dan Curtis-lah yang menjadi penyelamat film ini dari kedataran yang dihadirkan oleh naskah cerita serta kemampuan akting para pemeran utamanya. Kristen Bell hanya mampu terlihat bermain dalam satu ekspresi di sepanjang film, sedangkan Odette Yustman justru terlihat kaku. Ia bahkan tidak memiliki ekspresi yang datar ketika karakternya menangis setelah pernikahannya berada di ambang kegagalan.

Kehadiran Betty White, yang berperan sebagai nenek Marni, sendiri tidak memberikan pengaruh yang terlalu banyak terhadap atmosfer jalan cerita. Di You Again, White lagi-lagi tampil sebagai seorang wanita lanjut usia dengan hasrat seksual yang masih tinggi, hal yang sama seperti yang ia selalu tunjukkan setelah bermain dan sukses tampil lewat The Proposal (2009). Di ujung cerita, ketika karakternya diceritakan bertemu kembali dengan musuhnya ketika masa sekolah, Helen (Cloris Leachman), malah semakin membuat naskah cerita You Again yang berisi banyak ‘kebetulan’ ini semakin absurd.

Beberapa bagian film ini sebenarnya berhasil mengeluarkan potensinya sebagai sebuah film komedi, namun secara keseluruhan You Again tampil sangat datar dengan kisah dramanya yang dipenuhi terlalu banyak kisah ‘kebetulan’ dengan tema yang usang. Sigourney Weaver dan Jamie Lee Curtis berhasil tampil menjadi penyelamat dengan penampilan mereka yang cukup komikal dan menghibur. You Again tampil sebagai sebuah kisah komedi yang sangat gampang ditebak, datar dan sama sekali tidak dapat diandalkan.

Rating: 2.5 / 5

You Again (Touchstone Pictures, 2010)

You Again (2010)

Directed by Andy Fickman Produced by Andy Fickman, John J. Strauss, Eric Tannenbaum Written by Moe Jelline Starring Kristen Bell, Jamie Lee Curtis, Sigourney Weaver, Odette Yustman, Betty White, James Wolk, Billy Unger, Victor Garber, Kristin Chenoweth, Cloris Leachman, Dwayne Johnson, Sean Wing Music by Nathan Wang Cinematography David Hennings Editing by David Rennie Distributed by Touchstone Pictures Running time 105 minutes Country United States Language English

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s