Review: Hot Tub Time Machine (2010)


Jika film-film Hollywood adalah perwujudan dari seluruh mimpi dan angan manusia yang masih belum dapat tercapai hingga saat ini, maka menemukan dan menggunakan sebuah mesin waktu  mungkin adalah salah satu obsesi manusia terbesar berdasarkan banyaknya film yang bertemakan mesin maupun perjalanan waktu. Namun, tahun ini penonton akan diberikan sebuah alternatif baru dalam menikmati perjalanan waktu mereka: melalui Hot Tub Time Machine.

Berkisah mengenai tiga orang sahabat, Adam (John Cusack), Lou (Rob Corddry) dan Nick (Craig Robinson), yang telah lama berpisah dan tidak saling berhubungan karena kesibukan masing-masing, kini kembali bertemu setelah Lou mengalami kecelakaan — dan diduga melakukan percobaan bunuh diri — dan masuk rumah sakit. Demi untuk menghibur Lou, yang saat itu terlibat banyak masalah, Adam dan Nick akhirnya memutuskan untuk membawa Lou ke Kodiak Valley, tempat dimana mereka bertiga pernah menghabiskan masa liburan terbaik mereka bersama.

Terlalu banyak drama untuk sebuah film dengan judul yang sangat jelas mengedepankan esensi komedi? Belum. Hot Tub Time Machine baru mulai menampilkan kekuatan penuh dari sisi komedinya ketika ketiga sahabat ini — yang juga ditemani oleh keponakan Adam, Jacob (Clark Duke) — melepas pakaian mereka dan bersenang-senang bersama dalam sebuah bak mandi air hangat. Secara tidak sengaja menumpahkan cairan minuman soda ilegal asal Rusia yang bernama Chernobly ke mesin pemanas air bak mandi tersebut, bak mandi tersebut kemudian berubah fungsi menjadi sebuah mesin waktu yang membawa keempat pria ini kembali ke tahun 1986.

Butuh sedikit waktu untuk mereka dalam menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Namun dengan bimbingan seorang pria tua misterius (Chevy Chase), yang bertugas untuk memperbaiki bak mandi tersebut, mereka diperingatkan untuk berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, karena apa yang mereka lakukan saat itu, akan sangat berpengaruh di masa yang akan datang. Adam, Lou, Nick dan Jacob pun berjanji akan mengikuti seluruh tindakan yang pernah mereka lakukan. Namun, tentu saja, janji tersebut lebih sering gagal dipenuhi yang berarti dapat merubah keadaan dan nasib mereka di masa yang akan datang.

Dari sisi naskah, Hot Tub Time Machine memang benar-benar menawarkan keabsurditasan jalan cerita yang sama dengan yang telah digambarkan pada judul film ini. Sedikit bodoh pada beberapa bagian, dan benar-benar bodoh pada beberapa bagian lainnya. Apapun itu, tak ada seorangpun yang akan menyangkal bahwa Hot Tub Time Machine benar-benar sebuah film yang menawarkan jalan cerita yang sangat menyenangkan, khususnya ketika para jajaran pemerannya berhasil memberikan chemistry yang sangat erat dan menerjemahkan naskah film ini menjadi sebuah penampilan komikal yang sangat menghibur.

John Cusack, Rob Corddry dan Craig Robinson benar-benar mampu menyatu dengan karakternya dan berhasil menciptakan hubungan yang erat antara ketiganya. Penampilan terbaik di film ini tentu saja dipegang oleh aktor Rob Corddry yang berperan sebagai Lou yang meledak-ledak itu. Karakter Lou sendiri di Hot Tub Time Machine sedikit banyak akan mengingatkan karakter Alan yang diperankan oleh Zach Galifianakis di The Hangover. Sama-sama seringkali menimbulkan banyak masalah, namun dua karakter inilah yang sering memberikan momen-momen terbaik di The Hangover dan Hot Tub Time Machine.

Sementara dua aktor lainnya bermain baik — walau tak istimewa, adalah sangat menyenangkan untuk melihat John Cusack bermain di film berjenis ini kembali — aktor pendukung, Clark Duke, yang berperan sebagai keponakan Adam, Jacob, juga berhasil mencuri perhatian. Semenjak awal, lewat sikap skeptis yang ditunjukkan karakternya, serta perseteruannya dengan karakter Lou, membuat karakternya secara perlahan mulai mencuri perhatian dan memberikan kesan tersendiri pada Hot Tub Time Machine.

Berada dalam satu jalur yang sama dengan The Hangover, Hot Tub Time Machine bergerak dengan cepat dan menawarkan cerita yang absurd mengenai perjalanan waktu empat karakternya ke masa lalu. Memang, dari sisi naskah cerita, Hot Tub Time Machine tidak menawarkan sesuatu yang baru, hanya memadukan kisah persahabatan beberapa orang pria dan kisah perjalanan waktu mereka. Yang membuat film ini berhasil adalah permainan apik para pemerannya yang benar-benar membuat film ini sangat hidup dan menyenangkan.

Rating: 3.5 / 5

Hot Tub Time Machine (United Artists/Metro-Goldwyn-Mayer/20th Century Fox, 2010)

Hot Tub Time Machine (2010)

Directed by Steve Pink Produced by Matt Moore, John Cusack, Grace Loh, John Morris Written by Josh Heald, Jarrad Paul, Sean Anders Starring John Cusack, Rob Corddry, Craig Robinson, Clark Duke, Chevy Chase, Crispin Glover, Lizzy Caplan, Lyndsy Fonseca, Kelle Stewart Music by Christophe Beck Studio United Artists Distributed by Metro-Goldwyn-Mayer/20th Century Fox Running time 99 min. Country United States Language English

Directed by Steve Pink Produced by Matt MooreJohn CusackGrace Loh
John Morris Written by Josh HealdJarrad PaulSean Anders Starring John CusackRob CorddryCraig RobinsonClark DukeChevy ChaseCrispin GloverLizzy CaplanLyndsy Fonseca Music by Christophe Beck Studio United Artists Distributed by Metro-Goldwyn-Mayer (USA)20th Century Fox (International) Release date(s) March 26, 2010 (2010-03-26) Running time 99 min. Country United States Language English

One thought on “Review: Hot Tub Time Machine (2010)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s