Review: Celine: Through the Eyes of the World (2010)


Kesuksesan yang dicapai oleh film dokumenter Michael Jackson, This Is It, tak pelak  memberikan sebuah ide baru bagi beberapa rumah produksi untuk mendapatkan keuntungan dari para penggemar musik di seluruh dunia. Sony Pictures Entertainment, perusahaan yang merilis This Is It, kemudian membuka The Hot Ticket, sebuah divisi khusus untuk perilisan film-film dokumenter yang membahas mengenai seorang penyanyi dengan rangkaian konser musik yang dijalaninya. Sebagai film yang dirilis pertama, Sony memilih salah satu diva musik paling populer di dunia, Celine Dion, memfilmkan rangkaian tur dunianya yang bertajuk Taking Chances Tour, dan mengemasnya menjadi Celine: Through The Eyes of the World.

Seperti motto yang diberikan oleh The Hot Ticket, “If you can’t be there, be here“, yang bermaksud untuk membawakan suasana menonton langsung sebuah konser kepada para penggemar yang tidak dapat menghadiri konser artis favoritnya, Celine: Through the Eyes of the World juga memberikan banyak penampilan sang diva ketika berada di atas panggung. Namun, film dokumenter ini bukanlah hanya berkisah mengenai bagaimana seorang Celine Dion berada di atas panggung. Celine: Through the Eyes of the World juga menembus di balik layar pembuatan salah konser tersebut, bahkan memasuki kehidupan pribadi sang diva.

Dimulai pada Februari 2008, Taking Chances Tour adalah tur pertama Celine Dion setelah menghabiskan masa lima tahun untuk tampil di Caesar Palace, Las Vegas. Tur ini sendiri dilakukan untuk mendukung penjualan album Taking Chances yang dirilis oleh Dion pada tahun 2007. Dimulai di Johannesburg, Afrika Selatan, Taking Chances Tour kemudian menjelajah kelima benua, 29 negara dengan total 132 pertunjukan, yang menjadikan rangkaian tur ini sebagai rangkaian tur terlaris kedua sepanjang masa di belakang Sticky and Sweet Tour milik Madonna.

Para penggemar Dion tentu akan menggemari film ini. Menampilkan hampir seluruh hits miliknya, mulai dari Because You Loved Me, I Drove All Night, The Prayer dan, tentu saja, My Heart Will Go On, para penggemar Dion juga akan diberikan kesempatan untuk melihat sendiri bagaimana kehidupan sang diva di depan maupun di balik panggung. Ini yang membuat Celine: Through the Eyes of the World menjadi lebih spesial.

Salah seorang penyanyi dengan kualitas suara paling meyakinkan yang pernah ada dan penampilan panggung yang paling atraktif, Dion hanyalah seorang wanita biasa ketika ia kembali ke keluarganya. Lewat berbagai potongan gambar yang disatukan di sepanjang film, para penonton dapat melihat bagaimana Dion menjaga hubungan antara dirinya dengan suami dan anak tunggal mereka ketika sedang tidak berada di atas panggung. Film dokumenter ini juga menunjukkan berbagai kegiatan Dion selama masa tur seperti aktivitas sosial dan kunjungannya ke berbagai tempat bersejarah dunia.

Ketika kembali ke panggung, Dion kemudian berubah menjadi seorang superstar yang telah dicintai oleh para penggemarnya selama beberapa dekade terakhir. Lewat suara emasnya, Dion telah menjaring banyak penggemar, dan ini yang juga dicoba untuk ditampilkan lewat film ini: bagaimana Dion berhubungan dengan sisi profesionalitasnya, baik dengan para penggemar maupun dengan para penari dan kru belakang layar selama Taking Chances Tour berjalan.

Dari sisi teknikal, sutradara Stéphane Laporte berhasil mengumpulkan berbagai momen-momen menarik selama masa tur dan kemudian menyusun dan menyajikannya dengan sangat menarik. Ia juga berhasil menangkap sisi kehidupan seorang Celine Dion sebagai seorang manusia biasa, khususnya ketika Dion sedang berada di sekitar keluarganya — dimana seringkali terlihat Dion melakukan berbagai hal bodoh yang mungkin tak banyak orang akan menyangka akan ia lakukan.

Berhasil menjalin rangkaian alur yang tepat antara kehidupan pribadi Celine Dion dengan profesionalitasnya di atas panggung, Celine: Through the Eyes of the World lebih dari sekedar film yang akan membuat para penontonnya merasa sedang menyaksikan sang diva di atas pentas. Film ini juga menangkap sekilas kehidupan seorang Celine Dion. Mereka yang belum pernah melihat Dion di luar segala kehidupan glamornya akan merasa kagum atas sikapnya yang membumi. Sementara bagi mereka, para penggemar, yang telah lama mengenal bagaimana seorang Celine Dion, akan semakin mengagumi kehidupan dan talenta sang diva.

Rating: 3.5 / 5

Celine: Through the Eyes of the World (The Hot Tocket/Sony Pictures Entertainment, 2010)

Celine: Through the Eyes of the World (2010)

Directed by Stéphane Laporte Produced by Marie-Eve Dallaire, Julie Snyder Starring Celine Dion, Rene Angelil, Rene-Charles Cinematography Jean-Francois Perreault Editing by Marck Savoie Voyer Studio The Hot Ticket Distributed by Sony Pictures Entertainment Running time 120 minutes Country United States Language French, English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s