Review: Bandslam (2009)


Hanya karena Bandslam dibintangi oleh Vanessa Hudgens dan Aly Michalka — yang keduanya adalah bintang-bintang muda lulusan Disney Channel — bukan berarti film ini memiliki kualitas yang dapat disamakan dengan film-film remaja rilisan Disney seperti High School Musical. Memang, tema-tema umum yang biasa ditemukan di film-film remaja seperti sekolah, persahabatan, musik, band dan, tentu saja, cinta, memang masih menjadi dominasi utama film ini. Namun dengan pengolahan yang tepat, formula standar itu menjadi dapat begitu dinikmati di film ini.

Bercerita mengenai Will Burton (Gaelan Connell), seorang remaja yang memiliki masa lalu yang sedikit kurang menyenangkan mengenai sang ayah. Namun, Will beruntung memiliki ibu seperti Karen (Lisa Kudrow), yang seringkali mampu bersikap seperti layaknya teman daripada seorang orangtua kepada Will. Hidupnya yang lebih sering menyendiri dihabiskan Will untuk memperdalam pengetahuannya mengenai musik. Will sendiri merupakan seorang penggemar berat David Bowie, yang selalu ia tunjukkan dengan menuliskan sebuah e-mail pada Bowie setiap pagi.

Karena pekerjaan ibunya, Will kini harus berpindah ke New Jersey. Bukan sebuah masalah besar, karena Will selalu menganggap kehidupan sosialnya selama ini tidaklah begitu menyenangkan. Jadi, ia melihat kesempatan untuk pindah ke New Jersey sebagai sebuah kesempatan untuk menata ulang kehidupannya. Walau begitu, yang berubah adalah lingkungannya, bukan Will. Setelah memasuki sebuah sekolah di New Jersey, kehidupan Will tidak banyak berubah. Masih belum menemukan seorang temanpun.

Adalah Sa5m (Vanessa Hudgens) yang pertama kali berkenalan dengannya. Gadis pendiam yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca ini kemudian dipasangkan dengan Will untuk sebuah proyek di kelas Kimia, yang menuntut mereka berdua untuk menghabiskan banyak waktu bersama. Waktu berjalan, Will berkenalan dengan Charlotte Barnes (Aly Michalka), gadis cantik mantan pemimpin pemandu sorak yang kemudian mengenalkan Will pada band-nya. Dengan kemampuan pengetahuan musiknya, Will ditunjuk oleh Charlotte untuk menjadi manajer dari band tersebut.

Band yang dimanajeri oleh Will, yang kemudian dinamakan I Can’t Go On, I’ll Go On, secara perlahan mampu berkembang dengan baik. Hubungan Will dengan Sa5m juga berjalan dengan lancar. Hubungan yang tadi hanya sebatas pasangan di proyek Kimia, kini mulai berkembang menjadi hubungan asmara. Ditengah-tengah membaiknya kehidupan Will, mantan kekasih Charlotte, Ben Wheatley (Scott Porter), ternyata tidak menyukai kedekatan Will dengan Charlotte. Ben akhirnya melacak mengenai masa lalu Will, dan menyebarkannya ke seluruh sekolah.

Bandslam sebenarnya tidak menawarkan sesuatu yang baru dalam jalan ceritanya. Yang membuat Bandslam begitu menarik adalah keputusan sutradara, Todd Graff, untuk memperlakukan setiap karakter yang ada di dalam jalan cerita film ini, seperti layaknya karakter yang telah dewasa. Tidak ada satupun karakter remaja di film ini yang memiliki sifat dramatis yang berlebihan, seperti halnya yang sering ditunjukkan oleh karakter remaja di film-film Hollywood lainnya. Seluruh karakter disini bersifat layaknya remaja di keseharian mereka, yang membuat setiap karakter akan semakin terhubung dengan para penontonnya dengan mudah.

Yang lebih membuat film ini semakin menonjol kualitasnya adalah para pemerannya yang dengan berhasil menjalin sebuah chemistry yang pas satu sama lain, selain berhasil mengembangkan karakter yang mereka perankan dengan baik. Aktor muda, Gaelan Connell, yang berperan sebagai Will, mampu memberikan sesuatu yang jujur akan karakter yang ia perankan. Karakter Will mungkin akan mengingatkan beberapa orang dengan karakter William Miller dari film Almost Famous. Namun dengan sentuhannya sendiri, Gaelan Connell berhasil menciptakan karakter Will Burton yang sederhana namun tetap loveable.

Karakter Will sendiri dikelilingi oleh tiga karakter wanita yang membuat hidupnya lebih berwarna: Charlotte, Sa5m dan ibunya, Karen. Dengan pengisian pemeran yang pas, ketiga karakter wanita ini tidak hanya membuat karakter Will lebih berwarna, namun keseluruhan film ini menjadi lebih terasa hidup. Aly Michalka yang memerankan Charlotte benar-benar pas untuk memerankan karakternya sebagai wanita cantik namun memiliki masa lalu yang suram. Vanessa Hudgens malah membuat kejutan dengan langkahnya memilih karakter yang berbeda dengan yang selama ini ia mainkan di High School Musical. Sebagai Sa5m, Hudgens diharuskan berperan sebagai karakter yang gelap dan misterius namun masih memiliki sisi yang menyenangkan dari dirinya, dan Hudges mampu melakukannya dengan baik.

Karakter wanita terakhir, dan mungkin paling menyenangkan untuk dilihat adalah karakter Karen Burton, ibu dari Will, yang diperankan oleh Lisa Kudrow. Harus diakui, Kudrow masih mampu membawakan pesona yang selalu ia tampilkan ketika sedang memerankan karakter Phoebe dalam serial televisi legendaries, Friends, ketika ia sedang memerankan karakter Karen. Lewat dialog pintar dan humoris, karakter Karen hampir selalu mampu mencuri perhatian tersendiri setiap kali dirinya ada di dalam sebuah adegan.

Sebagai sebuah film remaja, Bandslam memang bukanlah sebuah film yang mampu memberikan sebuah jalan cerita yang baru bagi para penontonnya. Walau begitu, sutradara Todd Graff, yang juga bertindak sebagai penulis naskah bersama Josh A Cagan, mampu menghindari berbagai cerita klise yang biasa ditampilkan dalam film-film bertema remaja. Graff dan Cagan mampu mengolah formula lama dengan susunan komedi ringan yang pintar dan menyusunnya menjadi sebuah naskah yang familiar namun tetap terasa segar dan menghibur. Ditambah dengan penampilan para jajaran pemerannya yang tampil dengan chemistry yang kuat satu sama lain, dan deretan musik yang catchy di sepanjang ceritanya, menjadikan Bandslam sebagai sebuah film remaja yang tampil superior dibandingkan film-film sejenisnya.

Rating: 4 / 5

Bandslam (Walden Media/Summit Entertainment, 2010)

Bandslam (2009)

Directed by Todd Graff Produced by Elaine Thomas, Ron Schmidt, Marisa Yeres, Jared Mass Written by Josh A. Cagan, Todd Graff  Starring Aly Michalka, Vanessa Hudgens, Gaelan Connell, Lisa Kudrow, Scott Porter Music by Adam Lasus, Linda Cohen, Joseph Magee Cinematography Eric Steelberg Editing by John Gilbert Studio Walden Media Distributed by Summit Entertainment Running time 111 minutes Country United States Language English

One thought on “Review: Bandslam (2009)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s