Review: Phobia 2 (2009)


Kesuksesan 4bia (See-Prang), sebuah film  horror Thailand yang memadukan empat cerita berbeda dalam sebuah film, ternyata membuat pihak produser film tersebut langsung menyetuji pembuatan sekuelnya. Hasilnya, Phobia 2 (Ha Prang) berhasil dirilis tahun lalu dan dibuat dengan menambahkan satu jalan cerita lagi di dalamnya.

Sama seperti 4bia, setiap segmen cerita di Phobia 2 juga disutradarai oleh sutradara yang berbeda. Dua sutradara yang sebelumnya ikut serta di 4bia, Banjong Pisanthanakun dan Parkpoom Wongpoom, kembali berperan serta di film ini.

Menawarkan lima cerita horror yang berbeda, Novice (disutradarai oleh Paween Purijitpanya), Ward (Visute Poolvoralaks), Backpackers (Songyos Sugmakanan), Salvage (Parkpoom Wongpoom) dan In The End (Banjong Pisanthanakun), masing-masing cerita menawarkan tingkat kengerian tersendiri bagi para penontonnya. Namun yang jelas, tingkat horror yang ada di Phobia 2 jelas jauh lebih baik daripada yang ditawarkan di film sebelumnya.

FEAR FACTORS. Anda mungkin berhasil bertahan di 4bia, namun apakah Anda akan juga berhasil di Phobia 2 dengan intensitas horror yang lebih ditingkatkan lagi?

Saya kurang begitu familiar dengan sinema horror Thailand, namun, dengan mengambil sampel pada Novice dan Salvage, tampaknya para pembuat film negara Gajah Putih tersebut masih memanfaatkan adat dan kepercayaan negara mengenai mengenai keberadaan karma sebagai faktor untuk menakut-nakuti para penontonnya. Dan sangat menyenangkan untuk dapat mengatakan bahwa mereka berhasil dalam melakukannya.

Satu hal yang sedikit mengganggu saya adalah keberadaan kisah Backpackers, yang mungkin terinspirasi dari maraknya film horror bertema zombie di dunia perfilman Hollywood. Backpackers sendiri sebenarnya tidaklah buruk, namun karena tema-nya yang terasa kurang original itu menjadi sedikit mengurangi penilaian saya terhadap segmen tersebut. Hal lainnya yang menghinggapi pemikiran saya adalah segmen ini mengingatkan saya pada film kompilasi horror Indonesia, Takut: The Faces of Fear. Pada Takut: The Faces of Fear juga terdapat segmen yang mengandalkan horror bertema adat daerah (di Phobia 2 terdapat pada Novice) dan juga segmen bertema zombie, walaupun harus saya katakan segmen horror zombie yang terdapat pada Takut: The Faces of Fear benar-benar terasa sebagai sebuah rip-off dari sebuah film Hollywood (Ding! 28 Weeks Later, anyone?)

Segmen yang paling saya sukai di Phobia 2 adalah segmen cerita terakhir, yang terasa sangat menghibur namun tetap tidak kehilangan esensi horrornya, In the End. Bagi mereka yang telah menyaksikan 4bia, tentu menyadari bahwa kekuatan film ini datang dari empat orang pemerannya (Nuttapong Chatpong, Guntapat Seeda, Wiwat Kongrasee, Pongsatorn Jongwilas) yang sebelumnya juga tampil di segmen In the Middle di 4bia. Tidak salah memang, kedua segmen tersebut disutradarai oleh orang yang sama, Banjong Pisanthanakun. Dengan menampilkan aksi konyol dari empat orang tersebut, ditambah jalan cerita yang lumayan menyegarkan, In the End mungkin adalah bagian terbaik dari Phobia 2.

Secara keseluruhan. dapat dengan mudah dikatakan bahwa Phobia 2 adalah sebuah film sekuel yang dengan sukses melebihi kualitas pendahulunya. Dengan intensitas horror yang lebih mencekam, jalan cerita yang lebih bervariasi dan tingkat kualitas antar segmen yang merata antar satu sama lain, Phobia 2 merupakan sebuah film horror Asia yang berhasil sepanjang tahun 2009 lalu.

Rating: 4 / 5

Phobia 2 (GMM Tai Hub, 2009)

Ha Prang (Phobia 2) (2009)

Directed by Songyos Sugmakanan, Banjong Pisanthanakun, Parkpoom Wongpoom, Paween Purikitpanya, Visute Poolvoralaks Produced by Paiboon Dumrongchaitum, Bussaba Daoreung, Visute Poonvoralaks, Jina Osotsilp, Chenchonnee Soontornsantool, Yongyuth Thongkongtoon, Wunruedee Pongsittisuk, Suwimon Thechasupinunt, Prant Thadaweerawatr Starring Jirayu La-ongmanee, Worrawech Danuwong, Chalee Trairat, Nicole Terio, Masha Wattanapanich Distributed by GTH (GMM Tai Hub) Running time proximately 2 hrs. Country Thailand Language Thai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s