Posts Tagged ‘Woody Harrelson’

Free Birds (Reel FX Creative Studios/Relativity Media, 2013)

Free Birds (Reel FX Creative Studios/Relativity Media, 2013)

Thanksgiving Day adalah sebuah hari libur nasional tahunan yang umumnya diperingati oleh warga Amerika Utara tepatnya pada hari Kamis keempat di bulan November. Diperkirakan dimulai pada tahun 1621 sebagai wujud rasa terima kasih warga pendatang yang berasal dari Eropa kepada penduduk pribumi Amerika dengan membagikan hasil panen mereka, Thanksgiving Day biasanya dirayakan setiap keluarga di Amerika dengan menikmati penganan khas perayaan tersebut yaitu kalkun. Well… kebiasaan warga Amerika dalam menikmati penganan kalkun untuk merayakan Thanksgiving Day itulah yang kemudian menjadi inspirasi bagi jalan penceritaan Free Birds. Diarahkan oleh Jimmy Hayward (Jonah Hex, 2010) yang juga bertugas sebagai penulis naskah film ini bersama dengan Scott Mosier, Free Birds sayangnya gagal untuk mengembangkan premis ceritanya untuk menjadi sebuah presentasi yang menarik. Medioker – baik dari tampilan visual maupun penggarapan ceritanya.

(more…)

the-hunger-games-catching-fire-header

Ketika The Hunger Games dirilis tahun lalu, dunia dengan sesegera mungkin membandingkannya dengan seri film The Twilight Saga. Tidak mengherankan memang. Selain karena kedua jalan ceritanya dipimpin oleh sosok karakter utama wanita yang begitu dominan, baik The Hunger Games dan seri film The Twilight Saga (2008 – 2012) juga melibatkan jalinan kisah cinta segitiga yang, tentu saja, tampil begitu menggiurkan bagi kalangan penonton young adult yang memang menjadi target penonton utama bagi kedua seri film ini. Meskipun begitu, The Hunger Games kemudian membuktikan kekuatannya ketika berhadapan dengan  faktor kritikal maupun komersial: The Hunger Games tidak hanya mampu menarik perhatian penonton dalam skala besar – total pendapatan sebesar lebih dari US$ 691 juta dari biaya produksi yang “hanya” mencapai US$78 juta – namun juga berhasil meraih pujian luas dari para kritikus film dunia, khususnya atas susunan cerita yang lebih kompleks dan menegangkan daripada The Twilight Saga serta penampilan Jennifer Lawrence yang begitu memikat.

(more…)

now-you-see-me-header

Diarahkan oleh Louis Leterrier (Clash of the Titans, 2010), Now You See Me membuka pengisahannya dengan memperkenalkan empat karakter pesulap yang masing-masing memiliki keahlian yang berbeda: J. Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Henley Reeves (Isla Fisher), Jack Wilder (Dave Franco) dan Merritt McKinney (Woody Harrelson). Sebuah undangan dari sosok misterius kemudian membawa mereka ke satu tempat dan akhirnya memperkenalkan mereka satu sama lain. Linimasa jalan penceritaan kemudian berpindah ke masa satu tahun kemudian, dimana keempatnya kini telah tergabung dalam sebuah kelompok bernama The Four Horsemen dan memiliki pertunjukan yang begitu popular di Las Vegas dengan bantuan sokongan dana dari milyuner, Arthur Tressler (Michael Caine).

(more…)

Ketika pertama kali kabar bahwa trilogi novel The Hunger Games (2008 – 2010) karya Suzanne Collins akan diadaptasi ke layar lebar, banyak pihak yang mengharapkan bahwa versi film dari trilogi tersebut akan memiliki pengaruh komersial yang sama besarnya dengan versi adaptasi film dari The Twilight Saga (2005 – 2008) karya Stephanie Meyer. Tentu saja, harapan tersebut muncul karena kedua seri novel tersebut sama-sama menghadirkan kisah cinta segitiga yang biasanya dapat dengan mudah menarikj perhatian para penonton muda. Kisah romansa memang menjadi salah satu bagian penting dalam penceritaan The Hunger Games. Namun, kisah romansa tersebut hanyalah salah satu bagian kecil dari tema penceritaan The Hunger Games yang tersusun dari deretan kisah yang lebih kompleks, dewasa dan jauh lebih kelam dari apa yang dapat ditawarkan oleh The Twilight Saga.

(more…)

Jika pada Easy A (2010) Will Gluck merenovasi berbagai formula standar film drama remaja dengan sentuhan modern yang lebih dinamis sehingga mampu menghasilkan sajian yang sangat menghibur, maka lewat Friends with Benefits, Gluck hendak menerapkan eksperimen yang sama terhadap berbagai formula standar yang biasa Anda temui dalam sebuah film drama komedi romantis. Tentu kisah yang ditawarkan Gluck dalam Friends with Benefits sama sekali bukanlah sebuah kisah yang baru. Namun Gluck, dengan kemampuan yang cukup tajam dalam meramu adegan dan dialog cerdas serta jenaka dalam naskah cerita yang ia tuliskan, sekali lagi berhasil memanfaatkan berbagai formula penceritaan Hollywood yang sebenarnya sudah familiar dan usang untuk menghadirkan sebuah sajian yang mampu terasa begitu menyegarkan.

(more…)

Jika Hollywood menguasai Twitter, dan trending topic merupakan daftar tema-tema film yang paling banyak difavoritkan saat ini, maka tema “manusia biasa yang berusaha menjadi seorang pahlawan super” mungkin berada di lima besar daftar tersebut. Sebuah film berjudul Special pernah dirilis dengan tema tersebut pada tahun 2006. Jangan lupa, Kick-Ass yang sepertinya dinanti-nanti semua orang itu. Beberapa waktu mendatang, Anda juga akan melihat komedian Rainn Wilson berusaha menjadi seorang pahlawan super didampingi Ellen Page dan Liv Tyler dalam Super.

(more…)

The 82nd Annual Academy Awards Nominations

Posted: February 2, 2010 in Academy Awards, Awards, Movies, Personal
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Film science fiction, Avatar, bersama film bertema perang Irak, The Hurt Locker, memimpin daftar nominasi The 82nd Annual Academy Awards. Kedua film tersebut berhasil meraih 9 nominasi termasuk untuk kategori Best Picture.

(more…)

Kurang dari 12 jam, para pemenang dari The 67th Annual Golden Globe Awards akan segera diumumkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, para nominasi dan pemenang dari ajang penghargaan ini biasanya menjadi indikasi dan cerminan dari para nominator dan pemenang di ajang Academy Awards. (more…)