Amanda Seyfried sepertinya sedang membutuhkan seseorang yang tepat untuk mendampinginya dalam memilih berbagai proyek film yang akan ia bintangi. Setelah membintangi Mamma Mia! (2008) bersama Meryl Streep yang kemudian berhasil meraih kesuksesan komersial luar biasa sekaligus menempatkan nama Seyfried ke jajaran aktris papan atas Hollywood, secara perlahan Seyfried sepertinya seringkali terjebak dalam banyak proyek-proyek film medioker yang untungnya masih mampu menghasilkan keuntungan komersial, seperti Dear John (2010), Red Riding Hood (2011) dan In Time (2011). Mengawali tahun 2012, Seyfried membintangi Gone, sebuah film psychological thriller yang menjadi debut penyutradaraan film berbahasa Inggris bagi sutradara asal Brazil, Heitor Dhalia, yang sayangnya, kemungkinan besar hanya akan menambah panjang daftar film berkelas medioker yang dibintangi Seyfried.
Posts Tagged ‘Wes Bentley’
Review: Gone (2012)
Posted: April 16, 2012 in Movies, ReviewTags: Amanda Seyfried, Amy Lawhorn, Daniel Sunjata, Emily Wickersham, Gone, Heitor Dhalia, Hunter Parrish, Jeanine Jackson, Jennifer Carpenter, Joel David Moore, Jordan Fry, Katherine Moennig, Michael Paré, Movies, Nick Searcy, Review, Sam Upton, Sebastian Stan, Socratis Otto, Susan Hess, Ted Rooney, Wes Bentley
Review: The Hunger Games (2012)
Posted: March 26, 2012 in Movies, ReviewTags: Alexander Ludwig, Amandla Stenberg, Dayo Okeniyi, Donald Sutherland, Elizabeth Banks, Gary Ross, Isabelle Fuhrman, Jack Quaid, Jacqueline Emerson, Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Lenny Kravitz, Leven Rambin, Liam Hemsworth, Movies, Paula Malcomson, Review, Stanley Tucci, The Hunger Games, Toby Jones, Wes Bentley, Willow Shields, Woody Harrelson
Ketika pertama kali kabar bahwa trilogi novel The Hunger Games (2008 – 2010) karya Suzanne Collins akan diadaptasi ke layar lebar, banyak pihak yang mengharapkan bahwa versi film dari trilogi tersebut akan memiliki pengaruh komersial yang sama besarnya dengan versi adaptasi film dari The Twilight Saga (2005 – 2008) karya Stephanie Meyer. Tentu saja, harapan tersebut muncul karena kedua seri novel tersebut sama-sama menghadirkan kisah cinta segitiga yang biasanya dapat dengan mudah menarikj perhatian para penonton muda. Kisah romansa memang menjadi salah satu bagian penting dalam penceritaan The Hunger Games. Namun, kisah romansa tersebut hanyalah salah satu bagian kecil dari tema penceritaan The Hunger Games yang tersusun dari deretan kisah yang lebih kompleks, dewasa dan jauh lebih kelam dari apa yang dapat ditawarkan oleh The Twilight Saga.
Review: Underworld: Awakening (2012)
Posted: February 9, 2012 in Movies, ReviewTags: Björn Stein, Charles Dance, India Eisley, Kate Beckinsale, Kris Holden-Ried, Måns Mårlind, Michael Ealy, Movies, Review, Sandrine Holt, Stephen Rea, Theo James, Underworld: Awakening, Wes Bentley
Setelah sempat menyatakan tidak tertarik untuk kembali memerankan karakter Selene dalam kelanjutan franchise Underworld – yang membuat para produser Underworld kemudian memutar otak dan memilih untuk membuat sebuah prekuel dari kisah Underworld, Underworld: Rise of the Lycans (2009), dengan Rhona Mitra sebagai bintang utamanya – Kate Beckinsale kembali memerankan karakter Selene dalam kelanjutan kisah franchise Underworld, Underworld: Awakening. Kehadiran Beckinsale jelas memberikan sebuah kehidupan sebenarnya bagi jalan penceritaan film ini. Sayangnya, naskah cerita yang ditulis oleh Len Wiseman bersama John Hlavin, J. Michael Straczynski dan Allison Burnett terasa begitu kental akan pengulangan berbagai peristiwa yang sebelumnya pernah ditampilkan dalam seri sebelumnya di franchise ini.














