Usaha Hollywood untuk menemukan pengganti franchise The Twilight Saga (2008 – 2012) kembali berlanjut. Setelah The Host yang juga diadaptasi dari novel karya Stephenie Meyer – dan sayangnya mendapatkan reaksi kurang begitu hangat baik dari para kritikus film dunia maupun para penontonnya, kini Hollywood mencoba untuk menghadirkan Beautiful Creatures yang diadaptasi dari novel berjudul sama dan merupakan bagian pertama dari seri novel Caster Chronicles karya duo penulis asal Amerika Serikat, Kami Garcia dan Margaret Stohl. Premis filmnya sendiri jelas akan mengingatkan banyak orang akan franchise yang dibintangi pasangan Robert Pattinson dan Kristen Stewart tersebut: kisah cinta terlarang yang terjadi antara dua remaja yang berasal dari dua dunia yang berbeda. Jika The Twilight Saga menghadirkan kisah cinta antara vampir dengan seorang manusia, maka Beautiful Creatures menceritakan kisah cinta antara manusia dengan seorang penyihir – dimana sang karakter wanitalah yang kini digambarkan memiliki kekuatan. Namun apakah rekonstruksi formula sukses The Twilight Saga mampu tetap bekerja untuk Beautiful Creatures?
Posts Tagged ‘Viola Davis’
Review: Beautiful Creatures (2013)
Posted: April 28, 2013 in Movies, ReviewTags: Alden Ehrenreich, Alice Englert, Beautiful Creatures, Eileen Atkins, Emma Thompson, Emmy Rossum, Jeremy Irons, Kyle Gallner, Margo Martindale, Movies, Pruitt Taylor Vince, Rachel Brosnahan, Review, Richard LeGravenese, Thomas Mann, Viola Davis, Zoey Deutch
Review: Extremely Loud and Incredibly Close (2011)
Posted: February 16, 2012 in Movies, ReviewTags: Extremely Loud and Incredibly Close, Hazelle Goodman, Jeffrey Wright, John Goodman, Max von Sydow, Movies, Review, Sandra Bullock, Stephen Daldry, Thomas Horn, Tom Hanks, Viola Davis, Zoe Caldwell
Didasarkan pada novel berjudul sama karya Jonathan Safran Foer yang dirilis perdana pada tahun 2005, Extremely Loud and Incredibly Close adalah sebuah sudut pandang lain dalam melihat tragedi 9/11 yang menimpa masyarakat Amerika Serikat. Extremely Loud and Incredibly Close tidak mengisahkan mengenai sekumpulan karakter yang terjebak dalam gedung World Trade Center yang kemudian luluh lantak ketika diserang sekumpulan teroris. Extremely Loud and Incredibly Close juga bukan sebuah kisah dari beberapa karakter yang berhasil meloloskan diri dan selamat dari tragedi tersebut. Extremely Loud and Incredibly Close lebih menitikberatkan jalan ceritanya pada bagaimana masyarakat Amerika Serikat, khususnya sang karakter utama, hidup dalam struktur sosial yang begitu berubah seusai terjadinya tragedi tersebut. Sebuah sudut pandang yang berbeda, cukup menjanjikan, namun di tangan Stephen Daldry – yang populer karena selalu berhasil menempatkan setiap film yang ia arahkan untuk meraih nominasi Best Picture di ajang Academy Awards – Extremely Loud and Incredibly Close justru terkesan hampa dengan jarak yang begitu terbentang antara penonton dengan kisah yang dihantarkan.
Review: The Help (2011)
Posted: December 27, 2011 in Movies, ReviewTags: Ahna O'Reilly, Allison Janney, Anna Camp, Brian Kerwin, Bryce Dallas Howard, Chris Lowell, Cicely Tyson, Dana Ivey, David Oyelowo, Emma Stone, Jessica Chastain, Leslie Jordan, Lila Rogers, Mary Steenburgen, Mike Vogel, Movies, Nelsan Ellis, Octavia Spencer, Review, Sissy Spacek, Tate Taylor, The Help, Viola Davis
Berdasarkan sebuah novel karya Kathryn Stockett yang berjudul sama dan berlatar belakang waktu pada tahun 1960-an, The Help mengisahkan mengenai Eugenia “Skeeter” Phelan (Emma Stone), seorang gadis berkulit putih yang baru saja menyelesaikan masa kuliahnya dan kemudian kembali ke kampung halamannya di Jackson, Mississippi, Amerika Serikat untuk mengejar karir sebagai seorang penulis profesional. Langkah tersebut ia mulai dengan menerima pekerjaan sebagai seorang penulis kolom mengenai kebersihan rumah tangga di sebuah harian lokal. Tuntutan pekerjaannya tersebut yang kemudian mengenalkannya pada Aibileen Clark (Viola Davis), seorang wanita paruh baya berkulit hitam yang bekerja sebagai seorang pembantu rumah tangga di kediaman salah seorang teman lama Skeeter, Elizabeth Leefolt (Ahna O’Reilly). Dari perkenalannya dengan Aibileen-lah, mata Skeeter mulai terbuka mengenai bagaimana perlakuan sebagian kaum kulit putih terhadap para warga kulita hitam yang dianggap sebagai warga kelas dua.
The 69th Annual Golden Globe Awards Nominations List
Posted: December 15, 2011 in Awards, Golden Globes, MoviesTags: 50/50, A Dangerous Method, A Separation, Albert Brooks, Albert Nobbs, Alexander Payne, Arthur Christmas, Awards, Beginners, Berenice Bejo, Brad Pitt, Brendan Gleeson, Bridesmaids, Carnage, Cars 2, Charlize Theron, Christopher Plummer, Crazy Stupid Love, Drive, George Clooney, Glenn Close, Gnomeo & Juliet, Golden Globe, Hugo, In the Land of Blood and Honey, J. Edgar, Janet McTeer, Jean Dujardin, Jessica Chastain, Jodie Foster, Jonah Hill, Joseph Gordon-Levitt, Kate Winslet, Kenneth Brannagh, Kristen Wiig, Leonardo DiCaprio, Machine Gun Preacher, Martin Scorsese, Meryl Streep, Michael Fassbender, Michel Hazanavicius, Michelle Williams, Midnight in Paris, Moneyball, Movies, My Week with Marilyn, Octavia Spencer, Owen Wilson, Puss in Boots, Rango, Rooney Mara, Ryan Gosling, Shailene Woodley, Shame, The Adventures of Tintin, The Artist, The Descendants, The Flowers of War, The Girl with the Dragon Tattoo, The Guard, The Help, The Ides of March, The Iron Lady, The Kid with a Bike, The Skin I Live In, Tilda Swinton, Viggo Mortensen, Viola Davis, W.E., War Horse, We Need to Talk About Kevin, Woody Allen, Young Adult
Perebutan menuju gelar film terbaik untuk tahun 2011 semakin diperhangat dengan diumumkannya nominasi The 69th Annual Golden Globe Awards, malam ini. Untuk tahun ini, The Artist memimpin daftar perolehan nominasi setelah film asal Perancis tersebut berhasil meraih 6 nominasi termasuk nominasi di kategori Best Motion Picture – Comedy or Musical. Raihan The Artist tersebut diikuti oleh The Descendants yang memperoleh 5 nominasi serta The Ides of March, Midnight in Paris, The Help dan Moneyball yang sama-sama meraih 4 nominasi. Sementara itu, film karya Martin Scorsese, Hugo, berhasil meraih 3 nominasi termasuk untuk Best Motion Picture – Drama dan Best Director.
Review: Knight and Day (2010)
Posted: June 24, 2010 in Movies, ReviewTags: Cameron Diaz, James Mangold, Knight and Day, Maggie Grace, Marc Blucas, Movies, Olivier Martinez, Paul Dano, Peter Sarsgaard, Review, Tom Cruise, Viola Davis
Sebagai seorang sutradara, James Mangold mungkin adalah salah satu sutradara yang paling eksperimental di Hollywood. Semenjak memulai karirnya dengan menyutradarai Heavy (1995), Mangold kemudian telah menjelajah untuk menyutradarai berbagai film dengan genre yang berbeda-beda. Mulai dari Girl, Interrupted (1999) yang berbau drama, Kate and Leopold (2001) yang berada di jalur komedi romantis, film thriller Identity (2003), film musikal Walk the Line (2005) hingga film western 3:10 to Yuma (2007).
Review: State of Play (2009)
Posted: February 27, 2010 in Movies, ReviewTags: Ben Affleck, David Harbour, Harry Lennix, Jason Bateman, Jeff Daniels, Kevin Macdonald, Michael Berresse, Movies, Rachel McAdams, Review, Rob Benedict, Robin Wright Penn, Russell Crowe, State of Play, Viola Davis
Diadaptasi dari sebuah mini seri Inggris berjudul sama, State of Play adalah sebuah film bertema politik yang disutradarai oleh sutradara film The Last King of Scotland, Kevin Macdonald. Berkisah mengenai penyelidikan beberapa jurnalis atas pembunuhan seorang wanita, yang ternyata merupakan wanita selingkuhan seorang anggota Kongres, film ini dibintangi oleh nama-nama besar di Hollywood.


















