Posts Tagged ‘Vanessa Hudgens’

Michael Caine adalah salah satu aktor yang paling dihormati di Hollywood. Berhasil memenangkan dua penghargaan Academy Awards dan kemudian menjadi salah satu aktor yang secara konsisten selalu berhasil meraih nominasi akting di ajang penghargaan film Hollywood tersebut di setiap dekade semenjak tahun 1960an, Caine mempertajam reputasinya sebagai seorang aktor kelas atas dengan selalu memberikan penampilan yang sempurna pada film-film yang secara hati-hati ia pilih untuk bintangi. Karenanya, cukup mengherankan untuk melihat mengapa Caine mau ambil bagian dalam Journey 2: The Mysterious Island – sekuel dari film Journey to the Center of the Earth yang sukses besar secara komersial ketika dirilis pada tahun 2008 dan menjadi salah satu film pelopor bangkitnya penggunaan teknologi 3D di film-film Hollywood. Journey 2: The Mysterious Island tidak hanya memiliki jalan cerita yang begitu mudah ditebak. Jalan cerita film ini tampil begitu malas, tanpa berusaha untuk memberikan sebuah nuansa penceritaan baru serta deretan karakter yang begitu dangkal dan sulit untuk disukai.

(more…)

Lewat apa yang berhasil ia tampilkan dalam Dawn of the Dead (2004), 300 (2007) dan Watchmen (2009), Zack Snyder adalah seorang sutradara Hollywood  yang mampu menunjukkan bahwa ia adalah seorang ahli visual yang sangat handal. Dengan kehandalannya tersebut, ia mampu membuat film-film bertemakan kisah zombie tampil kembali menyenangkan. Ia juga berhasil membuat adegan peperangan nan sadis dan berdarah tampil begitu indah dan memikat. Dan di luar dugaan ia bahkan mampu menerjemahkan karya kompleks mengenai kehidupan superhero dari seorang Alan Moore menjadi sebuah tontonan yang sangat mempesona. Benar, Snyder mampu menata tampilan film-filmnya dengan begitu memikat sehingga kadang berhasil menutupi kelemahan dari naskah cerita yang ditampilkan filmnya.

(more…)

Masih ingat dengan kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa atau Beauty and the Beast? Beastly, yang merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Alex Flinn, adalah sebuah versi penceritaan modern dari kisah klasik tersebut. Sama seperti Beauty and the Beast, Beastly masih memiliki seorang pria tampan yang kaya namun tinggi hati, seorang wanita muda yang miskin namun cantik dan cerdas, serta, tentu saja, seorang penyihir yang karena sakit hatinya kemudian menyihir sang pangeran untuk memiliki wajah yang buruk rupa. Hanya saja, Beastly tidak memerlukan latar belakang cerita yang mengharuskan para pemerannya mengenakan kostum dari zaman period. Lebih modern, kisah Beauty and the Beast tersebut diadaptasi menjadi sebuah drama kehidupan remaja di sebuah sekolah. Sebuah keputusan yang sangat salah?

(more…)

Hanya karena Bandslam dibintangi oleh Vanessa Hudgens dan Aly Michalka — yang keduanya adalah bintang-bintang muda lulusan Disney Channel — bukan berarti film ini memiliki kualitas yang dapat disamakan dengan film-film remaja rilisan Disney seperti High School Musical. Memang, tema-tema umum yang biasa ditemukan di film-film remaja seperti sekolah, persahabatan, musik, band dan, tentu saja, cinta, memang masih menjadi dominasi utama film ini. Namun dengan pengolahan yang tepat, formula standar itu menjadi dapat begitu dinikmati di film ini.

(more…)