Ketika berhubungan dengan film-film yang dirilis pada masa musim panas, Hollywood tahu bahwa mayoritas para penikmat film dunia menginginkan film-film dengan kualitas penceritaan yang sederhana namun dengan pengemasan yang super megah. Film-film yang murni dibuat dengan tujuan hiburan semata. The Avengers – sebuah film yang menempatkan para pahlawan Marvel Comics seperti Captain America, The Black Widow, Iron Man, Hawkeye, Thor dan Hulk berada pada satu jalan penceritaan yang sama – jelas adalah salah satu film musim panas dengan nilai hiburan yang pastinya tidak dapat diragukan lagi. Namun, di bawah pengarahan Joss Whedon (Serenity, 2005), yang bersama dengan Zak Penn (The Incredible Hulk, 2008) juga menulis naskah cerita film ini, The Avengers berhasil tampil lebih dari sekedar sebuah summer movie. Fantastis dalam penampilan, tetapi tetap mampu tampil membumi dengan kisah yang humanis nan memikat.
Posts Tagged ‘Tom Hiddleston’
Review: The Avengers (2012)
Posted: May 7, 2012 in Movies, ReviewTags: Alexis Denisof, Chris Evans, Chris Hemsworth, Clark Gregg, Cobie Smulders, Gwyneth Paltrow, Harry Dean Stanton, Jeremy Renner, Joss Whedon, Mark Ruffalo, Movies, Paul Bettany, Review, Robert dow, Samuel L. Jackson, Scarlett Johansson, Stellan Skarsgård, The Avengers, Tom Hiddleston
Review: Midnight in Paris (2011)
Posted: December 31, 2011 in Movies, ReviewTags: Adrien Brody, Adrien de Van, Alison Pill, Carla Bruni, Corey Stoll, Daniel Lundh, David Lowe, Emmanuelle Uzan, François Rostain, Gad Elmaleh, Kathy Bates, Kurt Fuller, Laurent Claret, Léa Seydoux, Marcial Di Fonzo Bo, Marion Cotillard, Michael Sheen, Midnight in Paris, Mimi Kennedy, Movies, Nina Arianda, Olivier Rabourdin, Owen Wilson, Rachel McAdams, Review, Sonia Rolland, Tom Cordier, Tom Hiddleston, Vincent Menjou Cortes, Woody Allen, Yves Heck, Yves-Antoine Spoto
Akan sangat mudah untuk jatuh cinta kepada Midnight in Paris – sebuah film yang menandai kali pertama perjalanan sinema seorang Woody Allen di kota romantis tersebut. Semenjak pertama film ini dimulai, yang ditandai dengan sebuah adegan pembuka sepanjang tiga menit yang berisi banyak pemandangan indah kota Paris yang diiringi dengan musik jazz yang sangat menghipnotis, penonton telah dapat merasakan bahwa Midnight in Paris akan menjadi sebuah persembahan cinta Allen kepada kota terbesar di negara Perancis tersebut. Namun, Midnight in Paris tidak hanya melulu berkisah seputar kesuksesan Allen dalam menangkap esensi keindahan kota tersebut. Allen – yang dalam beberapa film terakhirnya gagal mempersembahkan sebuah presentasi cerita yang segar kepada para penggemarnya – kali ini berhasil memberikan jalan cerita yang begitu ringan namun begitu imaginatif serta, layaknya kota Paris, begitu indah dan romantis untuk disimak.














