Dengan pendapatan lebih dari US$400 juta yang diperoleh Clash of the Titans (2010) selama masa rilisnya di seluruh dunia, adalah sangat mudah untuk memahami keputusan para produser film tersebut yang kemudian ingin melanjutkan kesuksesan tersebut dengan memproduksi sebuah sekuel – walaupun dari sisi kritikal, Clash of the Titans dapat digolongkan sebagai sebuah kegagalan dan hampir dapat dengan mudah dilupakan banyak orang keberadaannya. Mengangkat mengenai mitos dewa-dewa Yunani yang sebenarnya sangat menarik, Louis Leterrier sayangnya gagal untuk memberikan sebuah sentuhan yang menarik dalam penceritaannya. Posisi Leterrier sendiri di sekuel Clash of the Titans, Wrath of the Titans, kini digantikan oleh Jonathan Liebesman (World Invasion: Battle Los Angeles, 2011). Sayangnya, Liebesman sendiri sepertinya juga tidak dapat melakukan banyak hal untuk dapat meningkatkan kualitas penceritaan franchise ini.
Posts Tagged ‘Toby Kebbell’
Review: Wrath of the Titans (2012)
Posted: April 2, 2012 in Movies, ReviewTags: Édgar Ramírez, Bill Nighy, Danny Huston, Freddy Drabble, John Bell, Jonathan Liebesman, Kathryn Carpenter, Liam Neeson, Lily James, Martin Bayfield, Movies, Ralph Fiennes, Review, Rosamund Pike, Sam Worthington, Spencer Wilding, Toby Kebbell, Wrath of the Titans
Review: Prince of Persia: The Sands of Time (2010)
Posted: May 27, 2010 in Movies, ReviewTags: Alfred Molina, Ben Kingsley, Gemma Arterton, Jake Gyllenhaal, Mike Newell, Movies, Prince of Persia: The Sands of Time, Review, Richard Coyle, Ronald Pickup, Toby Kebbell
Ketika Walt Disney Pictures pertama kali mengumumkan rencananya bekerjasama dengan Jerry Bruckheimer untuk mengubah salah satu theme park di Disneyland menjadi sebuah film, tentu tidak akan ada yang menyangka bahwa Pirates of the Caribbean akan menjadi sebuah film yang selain menyenangkan untuk dilihat, juga memberikan keuntungan luar biasa bagi rumah produksi tersebut. Sekarang, Disney dan Bruckheimer kembali bekerjasama untuk memberikan sebuah petualangan baru bagi para penontonnya. Kali ini, bukan untuk menggubah sebuah theme park, melainkan sebuah permainan video game populer, Prince of Persia.














