Posts Tagged ‘Terrence Howard’

prisoners-header

Sukses dengan Incendies (2010), yang berhasil meraih nominasi Best Foreign Language Film di ajang The 83rd Annual Academy Awards, sutradara asal Kanada, Denis Villeneuve, kembali hadir dengan film terbarunya, Prisoners, yang sekaligus menandai debut penyutradaraannya dalam sebuah film berbahasa Inggris. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Aaron Guzikowski (Contraband, 2012) dan dieksekusi Villeneuve menjadi sebuah presentasi cerita sepanjang 153 menit, pada kebanyakan bagiannya, Prisoners seringkali terasa sebagai tiga film yang dipadukan menjadi satu: kisah misteri mengenai hilangnya dua anak perempuan, usaha pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus tersebut serta drama humanis mengenai sisi moral manusia. Kompleks, namun layaknya Incendies, Villeneuve mampu secara cerdas menggarapnya menjadi satu kesatuan kisah yang akan menghantui pemikiran penontonnya jauh setelah mereka selesai menyaksikan film ini.

(more…)

??????????

Dwight D. Eisenhower. John F. Kennedy. Lyndon B. Johnson. Richard Nixon. Gerald Ford. Jimmy Carter. Ronald Reagan. Tujuh nama presiden Amerika Serikat yang jelas telah dikenal luas oleh masyarakat dunia. Namun, apakah Anda pernah mengenal nama Cecil Gaines? Film terbaru arahan sutradara Lee Daniels (Precious: Based on the Novel “Push” by Sapphire, 2009) justru sama sekali tidak membahas salah satu ataupun keseluruhan tujuh nama presiden Amerika Serikat tersebut. Lewat Lee Daniels’ The Butler, Daniels mengajak penontonnya untuk mengenal sosok Cecil Gaines, seorang kepala pelayan White House berkulit hitam yang melayani ketujuh nama presiden Amerika Serikat tersebut sekaligus hubungannya dengan setiap presiden, berbagai intrik dalam kehidupan pribadinya sekaligus masa pergerakan sipil warga Afrika-Amerika yang terjadi di tahun-tahun tersebut.

(more…)

the-company-you-keep-header

Perbincangan mengenai dunia politik sepertinya tidak akan dapat dijauhkan dari setiap film yang diarahkan oleh Robert Redford. Setelah sebelumnya merilis Lion for Lambs (2007) dan The Conspirator (2010), kini Redford menghadirkan The Company You Keep, sebuah thriller politik dengan naskah cerita yang diadaptasi oleh Lem Dobbs (Haywire, 2011) dari novel berjudul sama karya Neil Gordon. Menyinggung masalah politik, terorisme hingga perkembangan dunia jurnalisme modern, The Company You Keep jelas memiliki momen-momen dimana film ini mampu tampil sangat meyakinkan dalam ceritanya, khususnya berkat dukungan jajaran pengisi departemen akting yang mampu menghidupkan setiap karakter dengan baik. Namun sayangnya, seperti yang juga dapat dirasakan pada dua film Redford sebelumnya, The Company You Keep secara perlahan kehilangan intensitas penceritaannya justru di saat-saat film ini membutuhkan kapasitas penceritaan yang lebih kuat – hal yang membuat The Company You Keep kemudian berakhir dengan datar dan terkesan begitu… pointless.

(more…)

dead-man-down-header

Sutradara The Girl with the Dragon Tattoo (2009) asal Denmark, Niels Arden Oplev, mencoba peruntungannya di Hollywood dengan merilis Dead Man Down – yang sekaligus menjadi film pertamanya pasca sukses mengarahkan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Stieg Larsson tersebut. Dead Man Down sendiri tidak menawarkan sebuah formula penceritaan crime-thriller yang baru bagi penontonnya – bahkan cenderung terasa klise pada beberapa bagiannya. Pun begitu, Oplev mampu mengeksekusi naskah arahan J. H. Wyman (The Mexican, 2001) dengan baik, menghadirkannya dengan ritme penceritaan yang sederhana namun efektif serta berhasil mendapatkan kualitas penampilan solid dari para jajaran pengisi departemen aktingnya yang membuat Dead Man Down menjadi sebuah presentasi yang cukup menyenangkan untuk dinikmati.

(more…)

On the Road adalah sebuah film drama yang diadaptasi dari novel legendaris berjudul sama karya Jack Kerouac. Dirilis pertama kali pada tahun 1957, novel On the Road yang kemudian meraih kesuksesan kritikal dan komersial, telah mengalami beberapa kali percobaan untuk diadaptasi ke layar lebar yang kebanyakan berakhir dengan kegagalan akibat berlikunya jalan cerita novel tersebut. Sutradara Francis Ford Coppola kemudian membeli hak adaptasi On the Road pada tahun 1979 dan sekali lagi berusaha untuk mewujudkan proses adaptasi kisah novel tersebut ke layar lebar. Setelah melalui perjalanan panjang, pada tahun 2008, Coppola kemudian memilih sutradara asal Brazil, Walter Selles (The Motorcycle Diaries, 2004), untuk menyutradarai versi film dari On the Road. Akhirnya, setelah memperoleh dana produksi yang memadai, proses produksi On the Road sendiri baru dimulai pada tahun 2010.

(more…)

Adalah sangat mudah untuk mengetahui mengapa naskah cerita The Ledge yang ditulis oleh Matthew Chapman (Runaway Jury, 2003) mampu menarik nama-nama seperti Patrick Wilson, Liv Tyler, Charlie Hunnam dan Terrence Howard untuk membintangi film ini. Di atas kertas, The Ledge terdengar sebagai sebuah film yang cerdas, yang (sekali lagi) mempertentangkan dua pemikiran antara kaum relijius dan kaum atheis sekaligus tetap mempertahankan sisi drama romansa kisahnya melalui jalinan hubungan yang terjadi antara setiap karakter di film ini. Sayangnya, ketika jalan cerita tersebut diwujudkan dalam bentuk cerita audio visual sepanjang 100 menit, The Ledge terlihat begitu terbata-bata dalam penceritaannya, dengan deretan karakter yang terkesan begitu stereotype serta alur cerita yang menghabiskan cukup banyak waktu untuk akhirnya dapat tampil relevan bagi para penontonnya.

(more…)

Well kiddos… Jauh sebelum Finding Nemo merebut gelar sebagai film animasi terlaris sepanjang masa (gelar yang tak bertahan lama karena Shrek 2 meraih posisi tersebut beberapa saat kemudian), atau sebelum dunia animasi kalian dipenuhi oleh tokoh-tokoh animasi CGI, ayah, ibu, dan saudara-saudara kalian yang berumur jauh lebih tua terlebih dahulu mengenal berbagai tokoh animasi yang diproduksi dengan cara yang lebih tradisional.

(more…)