Jika Anda sampai detik ini masih mempertanyakan film Indonesia apa yang dapat dianggap sebagai film terbaik di sepanjang tahun 2011 lalu, kemungkinan besar itu terjadi karena Anda sama sekali tidak memperhatikan penuh dengan rilisan-rilisan film Indonesia di sepanjang tahun 2011. Untuk pertama kalinya, dalam waktu yang sekian lama, semua orang sepertinya menempatkan pilihan film Indonesia terbaik mereka pada sebuah film, Sang Penari. Wajar memang, Sang Penari tidak hanya pantas untuk digelari sebagai film terbaik yang dirilis di sepanjang tahun 2011 namun juga film Indonesia terbaik yang dirilis di Indonesia selama dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir. Mari berharap Sang Penari akan mampu berbicara lebih banyak ketika film itu nantinya akan dibawa ke berbagai festival film tingkat internasional. Kalaupun tidak, Sang Penari jelas telah ditakdirkan untuk menjadi sebuah film klasik di catatan sejarah panjang perfilman Indonesia.
Posts Tagged ‘Tanda Tanya’
A Year in Review: Best Indonesian Movies of 2011
Posted: January 8, 2012 in Movies, Personal, Review, Top 10Tags: Asian Cinema, Batas, Catatan Harian Si Boy, Garuda Di Dadaku 2, Indonesian Cinema, Kentut, Khalifah, Laut Bercermin, Movies, Personal, Review, Rindu Purnama, Sang Penari, Tanda Tanya, Tendangan Dari Langit, The Mirror Never Lies, Top 10
Awards Watch: And Indonesia’s Academy Awards Submission is…
Posted: September 26, 2011 in Academy Awards, Awards, Features, MoviesTags: Academy Awards, Awards, Awards Watch, Di Bawah Lindungan Ka'bah, Features, Indonesian Cinema, Kentut, Movies, Personal, Tanda Tanya, Tendangan Dari Langit, The Mirror Never Lies
Merupakan sebuah penghargaan yang diadakan (umumnya) untuk film-film yang diproduksi oleh Hollywood, semenjak tahun 1947, Academy Awards telah membuka diri mereka kepada film-film yang berasal dari negara lainnya dengan mengadakan sebuah kompetisi film asing terbaik dalam kategori Best Foreign Language Film. Dan semenjak saat itu, 62 penghargaan telah dimenangkan oleh film-film asing dengan 51 penghargaan diantaranya dimenangkan oleh negara-negara yang berasal dari benua Eropa. Kategori Best Foreign Languange Film sendiri merupakan kategori dimana Academy of Motion Picture Arts and Sciences memberikan sebuah penghargaan bagi film karya produksi negara-negara di luar Amerika Serikat yang jalan ceritanya lebih dominan menggunakan bahasa di luar dari Bahasa Inggris.
Review: ? (Tanda Tanya) (2011)
Posted: April 7, 2011 in Movies, ReviewTags: ?, Agus Kuncoro, Asian Cinema, Baim, David Chalik, Dedi Soetomo, Edmay, Endhita, Glenn Fredly, Hanung Bramantyo, Hengky Solaiman, Indonesian Cinema, Movies, Revalina S Temat, Review, Reza Rahadian, Rio Dewanto, Tanda Tanya
Kemampuan Hanung Bramantyo untuk menyelami masalah spiritual (jika tidak mau disebut agama) dalam setiap filmnya harus diakui telah menempatkan sutradara pemenang Festival Film Indonesia untuk Sutradara Terbaik itu berada di kelasnya sendiri diantara sutradara-sutradara lainnya di kancah perfilman Indonesia. Tidak seperti beberapa sutradara lainnya yang telah mencoba mengolah tema yang sama, dan kebanyakan berakhir dengan sebuah sajian yang begitu terkesan preachy, film-film Hanung menawarkan kedalaman tersendiri mengenai permasalahan spiritual tersebut namun tetap disajikan sebagai sebuah film kontemporer yang ringan dan dramatis yang secara perlahan akan meninggalkan kesan tersendiri mengenai makna spiritualisme kepada para penontonnya tanpa mereka menyadari bahwa mereka telah mendapatkan sebuah cara pandang baru mengenai topik tersebut.













