Semenjak keberhasilan mereka untuk memikat hati banyak kritikus film dunia sekaligus mengundang banyak penonton untuk jatuh hati terhadap film komedi, Dumb and Dumber (1994), Bobby dan Peter Farrelly, yang secara bersama dikenal sebagai The Farrelly Brothers, kemudian melanjutkan sukses mereka dengan serangkaian film-film komedi yang cenderung memiliki banyak adegan-adegan “dewasa,” seperti There’s Something About Mary (1998), Me, Myself and Irene (2000) serta Shallow Hal (2001). Nama The Farrelly Brothers kemudian menjadi jaminan kualitas tersendiri bagi film-film komedi dewasa yang dirilis oleh Hollywood… hingga akhirnya Hollywood dibanjiri dan jatuh cinta dengan film-film komedi karya Kevin Smith, Adam McKay dan Judd Apatow, yang sama-sama memberikan tema dan konten cerita dewasa namun memiliki cara penceritaan yang lebih segar.
Posts Tagged ‘Stephen Merchant’
Review: Hall Pass (2011)
Posted: May 15, 2011 in Movies, ReviewTags: Alexandra Daddario, Alyssa Milano, Bobby Farrelly, Christina Applegate, Derek Waters, Hall Pass, J. B. Smoove, Jason Sudeikis, Jenna Fischer, Joy Behar, Movies, Nicky Whelan, Owen Wilson, Peter Farrelly, Review, Richard Jenkins, Stephen Merchant, The Farrelly Brothers, Tyler Hoechlin
Review: Gnomeo & Juliet (2011)
Posted: March 16, 2011 in Movies, ReviewTags: Ashley Jensen, Emily Blunt, Gnomeo & Juliet, Hulk Hogan, James Daniel Wilson, James McAvoy, Jason Statham, Jim Cummings, Julie Walters, Kelly Asbury, Maggie Smith, Matt Lucas, Michael Caine, Movies, Ozzy Osbourne, Patrick Stewart, Review, Richard Wilson, Stephen Merchant
Tentu, dengan mendasarkan kisahnya pada salah satu naskah drama paling populer di atas muka Bumi yang ditulis oleh William Shakespeare, semua orang tahu cerita apa yang akan mereka dapatkan dalam Gnomeo & Juliet: sebuah kisah cinta terlarang antara dua anak manusia yang keluarganya semenjak lama berseteru satu sama lain. Errr… ganti kata manusia dengan patung kurcaci maka Anda akan mendapatkan premis dasar dari film animasi pertama karya rumah produksi Sir Elton John ini. Walau begitu, premis tersebut hanyalah satu-satunya yang dapat menghubungkan film ini dengan karya Shakespeare tersebut. Sembilan orang penulis naskah telah mengubah total kisah tragedi tersebut menjadi sebuah komedi sekaligus menjadikan kisah film animasi ini menjadi lebih mudah untuk dilupakan begitu saja.













