Jadi… darimana kita akan mulai membicarakan mengenai New Year’s Eve? Garry Marshall sebenarnya pernah dikenal sebagai seorang sutradara yang selalu berhasil menghantarkan film-film hiburan yang cukup memorable. Film-filmnya memang tidak pernah dilabeli sebagai sebuah karya yang mampu bersaing di ajang penghargaan film dunia, namun siapapun tentu tidak akan dapat menyangkal kualitas hiburan yang dapat dihantarkan film-film semacam Beaches (1988), Pretty Woman (1990) atau The Princess Diaries (2001). Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kreativitas Marshall sepertinya gagal untuk turut berkembang. Akhirnya, seperti imej yang ia peroleh sekarang, Marshall lebih sering menghadirkan film-film drama romansa dengan deretan bintang besar Hollywood namun dengan kualitas penceritaan yang cenderung mengecewakan.
Posts Tagged ‘Seth Meyers’
Review: New Year’s Eve (2011)
Posted: April 22, 2012 in Movies, ReviewTags: Abigail Breslin, Alyssa Milano, Ashton Kutcher, Carla Gugino, Cary Elwes, Chris "Ludacris" Bridges, Garry Marshall, Halle Berry, Hector Elizondo, Hilary Swank, Jake T. Austin, James Belushi, Jessica Biel, Jon Bon Jovi, Josh Duhamel, Katherine Heigl, Lea Michele, Michelle Pfeiffer, Movies, Nat Wolff, New Year’s Eve, Review, Robert De Niro, Russell Peters, Ryan Seacrest, Sarah Jessica Parker, Seth Meyers, Sofía Vergara, Til Schweiger, Yeardley Smith, Zac Efron
Review: I Don’t Know How She Does It (2011)
Posted: January 22, 2012 in Movies, ReviewTags: Busy Phillips, Christina Hendricks, Douglas McGrath, Greg Kinnear, I Don't Know How She Does It, Jane Curtin, Jessica Szohr, Julius Goldberg, Kelsey Grammer, Movies, Olivia Munn, Pierce Brosnan, Review, Sarah Jessica Parker, Sarah Shahi, Seth Meyers, Theodore Goldberg
Jika ada hal yang ingin ditunjukkan oleh naskah cerita I Don’t Know How She Does It yang diadaptasi oleh penulis naskah Aline Brosh McKenna (The Devil Wears Prada, 2006) dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Allison Pearson, maka I Don’t Know How She Does It adalah sebuah cerita yang ingin menunjukkan bagaimana para wanita karir yang memiliki keluarga lengkap mampu menyeimbangkan kehidupan mereka antara tuntutan keluarga yang selalu mengharapkan kehadiran mereka dan karir yang seringkali mengharapkan mereka bersikap layaknya para pria – sebuah hal yang ironis mengingat film ini diarahkan oleh seorang pria, Douglas McGrath (Emma, 1996). Bukan hal yang buruk. Namun McKenna dan McGrath seperti kebingungan untuk menghadirkan nada yang tepat untuk film ini, tidak pernah menyajikan drama, romansa, kisah keluarga dan komedi dalam tarikan nafas yang tepat dan membuat I Don’t Know How She Does It menjadi terkesan datar dan gagal menjangkau sisi emosional setiap penontonnya.













