Masih ingat dengan Nothing but the Truth (2008)? Film thriller politik arahan sutradara Rod Lurie yang terinspirasi dari kisah nyata mengenai seorang jurnalis The New York Post, Judith Miller, yang terpaksa harus mendekam di penjara setelah ia menolak permintaan pemerintahan Amerika Serikat untuk membuka rahasia siapa narasumber yang ia gunakan dalam sebuah berita yang ia tulis? Fair Game adalah film yang masih berputar di pembahasan masalah yang sama, namun kali ini menggunakan sudut pandang yang berbeda. Jika Nothing but the Truth mengupas masalah tersebut – dengan jalan cerita fiktif — dari sudut pandang sang jurnalis, maka Fair Game mengambil ceritanya dari sudut pandang Valerie Plame, seorang agen Central Intelligence Agency yang ditulis beritanya oleh Judith Miller dan menyebabkan Miller dijebloskan ke penjara.
Posts Tagged ‘Satya Bhabha’
Review: Fair Game (2010)
Posted: February 27, 2011 in Movies, ReviewTags: Adam LeFevre, Broke Smith, Bruce McGill, David Andrews, David Denman, Doug Liman, Fair Game, Geoffrey Cantor, Khaled El Nabawy, Michael Kelly, Movies, Naomi Watts, Nassar, Noah Emmerich, Review, Sam Shepard, Satya Bhabha, Sean Penn, Ty Burrell
Review: Scott Pilgrim vs. the World (2010)
Posted: December 1, 2010 in Movies, ReviewTags: Alison Pill, Anna Kendrick, Aubrey Plaza, Bill Hader, Brandon Routh, Brie Larson, Chris Evans, Edgar Wright, Ellen Wong, Erik Knudsen, Jason Schwartzman, Johnny Simmons, Keita Saito, Kieran Culkin, Mae Whitman, Mark Webber, Mary Elizabeth Winstead, Michael Cera, Movies, Review, Satya Bhabha, Scott Pilgrim vs. the World, Shota Saito, Tennessee Thomas
Scott Pilgrim vs. the World memang tidak menawarkan sesuatu yang baru di dalam jalan ceritanya: seorang pria jatuh cinta dengan seorang wanita, sang wanita menolak karena memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan, dan sang pria kemudian berjuang dan melakukan apa saja untuk dapat memenangkan hati sang wanita. Tentu saja, sutradara asal Inggris, Edgar Wright, yang sebelumnya sukses dengan Shaun of the Dead (2004) dan Hot Fuzz (2007), tidak akan menceritakan film ini dengan cara yang biasa dan membosankan. Lewat pilihan grafis yang berwarna dan sangat memukau, Wright menjadikan Scott Pilgrim vs. the World menjadi sebuah tontonan yang cukup dapat dinikmati.













