Posts Tagged ‘Sarah Jessica Parker’

Jadi… darimana kita akan mulai membicarakan mengenai New Year’s Eve? Garry Marshall sebenarnya pernah dikenal sebagai seorang sutradara yang selalu berhasil menghantarkan film-film hiburan yang cukup memorable. Film-filmnya memang tidak pernah dilabeli sebagai sebuah karya yang mampu bersaing di ajang penghargaan film dunia, namun siapapun tentu tidak akan dapat menyangkal kualitas hiburan yang dapat dihantarkan film-film semacam Beaches (1988), Pretty Woman (1990) atau The Princess Diaries (2001). Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kreativitas Marshall sepertinya gagal untuk turut berkembang. Akhirnya, seperti imej yang ia peroleh sekarang, Marshall lebih sering menghadirkan film-film drama romansa dengan deretan bintang besar Hollywood namun dengan kualitas penceritaan yang cenderung mengecewakan.

(more…)

Nama Adam Sandler memang tidak dapat ditemukan dalam daftar jajaran penerima nominasi The 84th Annual Academy Awards. Namun, nama Sandler memenuhi daftar nominasi The 32nd Annual Razzie Awards – sebuah penghargaan yang berada di wilayah yang berseberangan dengan Academy Awards, untuk “menghargai” film-film berkualitas buruk yang dirilis dalam jangka waktu satu tahun terakhir. Dengan tiga film yang diproduksi oleh rumah produksi milik Sandler, Happy Madison Productions, semuanya mendapatkan kritikan tajam dari para kritikus film dunia, tidak mengherankan bila untuk tahun ini, Sandler berhasil memperoleh 11 nominasi Razzie Awards sekaligus! Sebuah catatan sejarah!

(more…)

Jika ada hal yang ingin ditunjukkan oleh naskah cerita I Don’t Know How She Does It yang diadaptasi oleh penulis naskah Aline Brosh McKenna (The Devil Wears Prada, 2006) dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Allison Pearson, maka I Don’t Know How She Does It adalah sebuah cerita yang ingin menunjukkan bagaimana para wanita karir yang memiliki keluarga lengkap mampu menyeimbangkan kehidupan mereka antara tuntutan keluarga yang selalu mengharapkan kehadiran mereka dan karir yang seringkali mengharapkan mereka bersikap layaknya para pria – sebuah hal yang ironis mengingat film ini diarahkan oleh seorang pria, Douglas McGrath (Emma, 1996). Bukan hal yang buruk. Namun McKenna dan McGrath seperti kebingungan untuk menghadirkan nada yang tepat untuk film ini, tidak pernah menyajikan drama, romansa, kisah keluarga dan komedi dalam tarikan nafas yang tepat dan membuat I Don’t Know How She Does It menjadi terkesan datar dan gagal menjangkau sisi emosional setiap penontonnya.

(more…)

…dan dalam berita lainnya, ketika The King’s Speech dan The Social Network masih menunggu penentuan siapa yang akan dinobatkan sebagai Best Picture di ajang The 83rd Annual Academy Awards, film karya sutradara, M Night Shyamalan, The Last Airbender melakukan sapu bersih di setiap kategori dimana film tersebut dinominasikan pada ajang The 31st Annual Razzie, sebuah penghargaan untuk film-film terburuk. Oh, dan The Last Airbender tidak sendirian. Sex and the City 2 juga ‘memenangkan’ cukup banyak nominasi yang mereka dapatkan.

(more…)

Tidak mengejutkan, film karya sutradara M Night Shyamalan yang paling banyak menjadi bulan-bulanan Hollywood sepanjang tahun lalu, The Last Airbender, berhasil memimpin perolehan nominasi Razzie Awards dengan perolehan sebanyak 9 nominasi. Yang cukup mengejutkan, setelah melalui dua film yang juga sama mengesalkannya, Razzie akhirnya berani untuk memberikan perhatian yang lebih pada franchise Twilight. Seri terakhir franchise tersebut, The Twilight Saga: Eclipse juga memperoleh perolehan nominasi yang sama dengan The Last Airbender, 9 nominasi.

(more…)

Enam tahun seusai masa penayangannya di televisi berakhir dan dua tahun seusai film pertama dari serial tersebut dirilis, dan meraih kesuksesan komersial luar biasa, empat wanita stylish asal New York kembali hadir mengunjungi para penggemarnya. Dan bukan main-main, Sex and City 2 dibuat dengan biaya produksi sebesar US$95 juta, yang berarti US$30 juta lebih besar dari film pertamanya, untuk membuat sebuah sekuel yang lebih besar, lebih mewah dan… lebih panjang durasi penayangannya.

(more…)

Did You Hear About the Morgans? adalah sebuah film drama komedi yang dibintangi oleh Hugh Grant dan Sarah Jessica Parker. Film ini disutradarai, dan ditulis naskah ceritanya, oleh Marc Lawrence, yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Grant dalam dua film sebelumnya, Two Weeks Notice (2002) dan Music and Lyrics (2007).

(more…)

Well… satu hari sebelum Academy Awards mengumumkan jajaran film dan tokoh yang memperoleh nominasi untuk karya terbaik mereka, para anggota The Golden Raspberry Award Foundation juga tak ketinggalan ingin memberikan sebuah “kenang-kenangan” bagi mereka, film dan tokoh, yang telah memberikan “kontribusi” dalam menghasilkan kenangan buruk bagi penonton dalam masa satu tahun terakhir.

(more…)