Walau ketika mendengar judul Les Misérables Anda kemungkinan besar akan langsung dapat membayangkan puluhan film adaptasi novel legendaris berjudul sama karya Victor Hugo yang telah dirilis sebelumnya – termasuk Les Misérables arahan Richard Boleslawski yang dirilis pada tahun 1935 dan berhasil mendapatkan nominasi di kategori Best Picture pada ajang Academy Awards, namun Les Misérables arahan Tom Hooper (The King’s Speech, 2010) adalah film layar lebar pertama yang merupakan adaptasi dari drama panggung musikal karya Alain Boublil dan Claude-Michel Schönberg yang telah begitu popular semenjak dipentaskan pada tahun 1985. Berbeda dengan film musikal kebanyakan, Hooper memperlakukan Les Misérables layaknya sebuah pertunjukan drama panggung: setiap dialog dan interaksi antar karakter disajikan dalam bentuk nyanyian serta setiap pemeran diharuskan untuk menyanyikan langsung dialog tersebut selama proses produksi Les Misérables berlangsung. Sebuah tantangan yang jelas memiliki resiko tinggi. Namun apakah Hooper mampu menghantarkan drama panggungnya sendiri dengan baik?
Posts Tagged ‘Sacha Baron Cohen’
Review: Les Misérables (2012)
Posted: January 18, 2013 in Movies, ReviewTags: Aaron Tveit, Alistair Brammer, Amanda Seyfried, Anne Hathaway, Colm Wilkinson, Daniel Huttlestone, Eddie Redmayne, Fra Fee, Frances Ruffelle, Gabriel Vick, George Blagden, Helena Bonham Carter, Hugh Jackman, Hugh Skinner, Isabelle Allen, Iwan Lewis, Killian Donnelly, Les Misérables, Michael Jibson, Movies, Natalya Angel Wallace, Review, Russell Crowe, Sacha Baron Cohen, Samantha Barks, Stuart Neal, Tom Hooper
Review: Madagascar 3: Europe’s Most Wanted (2012)
Posted: June 10, 2012 in Movies, ReviewTags: Andy Richter, Asucena Jimenez, Ben Stiller, Bryan Cranston, Cedric the Entertainer, Chris Miller, Chris Rock, Christopher Knights, Conrad Vernon, Daniel O'Connor, Danny Jacobs, David Schwimmer, Emily Nordwind, Eric Darnell, Frances McDormand, Frank Welker, Jada Pinkett Smith, Jessica Chastain, John DiMaggio, Madagascar 3: Europe's Most Wanted, Martin Short, Movies, Nick Fletcher, Paz Vega, Review, Sacha Baron Cohen, Stephen Kearin, Steve Jones, Tom McGrath, Vinnie Jones
Setelah kesuksesan Madagascar (2005) yang berhasil meraih pendapatan sebesar US$532 juta dari peredarannya di seluruh dunia dan diikuti dengan Madagascar: Escape 2 Africa (2008) yang bahkan berhasil mengungguli pendapatan film pertamanya dengan raihan pendapatan sebesar US$603 juta, tidak mengherankan jika kemudian DreamWorks Animation melanjutkan kisah petualangan kuartet binatang asal Central Park Zoo, New York, Amerika Serikat tersebut dengan Madagascar 3: Europe’s Most Wanted – serta sebuah opsi untuk pembuatan seri keempat jika bagian ketiga franchise film ini berhasil menemukan kesuksesan yang sama. Franchise Madagascar sendiri semenjak awal memang sepertinya tidak pernah berniat untuk menjadi lebih dari sekedar sebuah hiburan bagi para penontonnya. Formula hiburan itulah yang kembali digunakan dalam Madagascar 3: Europe’s Most Wanted… yang membuat seri ketiga ini begitu terasa menjemukan terlepas dari penampilan visualnya yang mengalami peningkatan kualitas yang cukup berarti.
Review: Hugo (2011)
Posted: March 14, 2012 in Movies, ReviewTags: Asa Butterfield, Ben Addis, Ben Kingsley, Chloë Grace Moretz, Christopher Lee, Emil Lager, Emily Mortimer, Frances de la Tour, Helen McCrory, Hugo, Jude Law, Kevin Eldon, Marco Aponte, Martin Scorsese, Michael Stuhlbarg, Movies, Ray Winstone, Review, Richard Griffiths, Robert Gill, Sacha Baron Cohen
Berbeda dengan Raging Bull (1980), Goodfellas (1990) atau The Departed (2006) yang berhasil menghantarkannya untuk memenangkan Academy Awards, Hugo sama sekali tidak menghadirkan tema kejahatan dan kekerasan yang biasa dihadirkan Martin Scorsese dalam film-film yang berhasil membawa namanya ke jajaran sutradara legendaris dan paling dihormati di dunia. Diangkat dari novel The Invention of Hugo Cabret karya Brian Selznick, Hugo merupakan sebuah bentuk dedikasi Scorsese pada dunia film yang ia geluti dan begitu ia cintai selama ini. Dengan penggarapan cerita yang begitu hangat dan dirangkum dengan tampilan visual berteknologi 3D yang mempesona, penonton juga akan dapat dengan mudah merasakan bagaimana kecintaan dan hasrat Scorsese yang besar kepada dunia perfilman.














