Posts Tagged ‘Rose Byrne’

indisious-chapter-2-header

Dengan keberhasilan luar biasa yang didapatkan oleh Insidious (2011), baik secara kritikal maupun komersial – dimana film horor tersebut berhasil meraih pendapatan lebih dari US$97 juta dari biaya produksi yang hanya berjumlah US$1.5 juta, jelas tidak mengherankan untuk melihat Jason Blum, Oren Peli, James Wan dan Leigh Whannell kembali bekerjasama dan berusaha mengulang kembali kesuksesan tersebut. Hey! It’s Hollywood! Seperti yang dapat ditangkap dari judul film ini, Insidious: Chapter 2 adalah lanjutan langsung dari Insidious yang mencoba untuk lebih mendalami berbagai misteri yang terjadi pada karakter-karakter utamanya. Namun, sayangnya, daripada memberikan presentasi yang lebih kuat dari jalan cerita yang telah terbangun apik di seri awalnya, Wan dan Whannell justru terperangkap dengan formula penceritaan yang kembali berulang dan membuat Insidious: Chapter 2 kehilangan seluruh kejutan serta kesegaran daya tarik ceritanya.

(more…)

The-Internship-header

They’re back! Setelah sebelumnya sukses berperan dalam Wedding Crashers (2005) – yang berhasil meraih banyak pujian dari para kritikus film dunia sekaligus meraup keuntungan komersial sebesar lebih dari US$285 juta dari masa rilisnya di seluruh dunia, duo Vince Vaughn dan Owen Wilson kini kembali hadir dalam sebuah film komedi arahan Shawn Levy (Real Steel, 2011) yang berjudul The Internship. Vaughn sendiri kali ini tidak hanya berperan sebagai seorang aktor. Selain bertindak sebagai produser bersama Levy, Vaughn juga menuliskan naskah cerita film ini bersama dengan Jared Stern (Mr. Popper’s Penguins, 2011) berdasarkan ide cerita yang dikembangkan sendiri oleh Vaughn. Kualitas naskah cerita The Internship sebenarnya jauh dari kesan istimewa. Namun, pengarahan serta penampilan jajaran pengisi departemen akting yang kuat mampu membuat The Internship tampil hangat dalam bercerita dan begitu menghibur di sepanjang 119 menit durasi penceritaannya.

(more…)

Walau sebelumnya pernah mengarahkan Unaccompanied Minors (2006), nama Paul Feig bagi para penggemar komedi di seluruh dunia mungkin lebih popular atas kemampuan penyutradaraannya untuk berbagai serial televisi komedi seperti Arrested Development, The Office maupun 30 Rock. Kini, bekerjasama dengan Judd Apatow, Feig diberi kepercayaan untuk mengarahkan Bridesmaids, film yang jika ingin dinilai secara sempit berdasarkan strategi pemasaran yang dimunculkan lewat deretan trailer-nya, akan dinilai sebagai sebuah versi wanita dari komedi sukses The Hangover (2009). Untungnya, Bridesmaids bukanlah sebuah versi kopian murah dari The Hangover. Tentu, film ini berkisah mengenai perjalanan sekelompok pendamping perempuan seorang pengantin menjelang hari pernikahannya. Namun Bridesmaids mampu tampil lebih unggul dalam menggali setiap elemen emosional yang terkandung dalam sisi drama maupun komedinya.

(more…)

Setelah seri ketiga dari franchise X-Men, X-Men: The Last Stand (2006), yang diarahkan oleh Brett Ratner mendapatkan banyak kritikan tajam dari para kritikus film dunia – hal yang kemudian dialami juga oleh spin-off prekuel dari franchise tersebut, X-Men Origins: Wolverine (2009) arahan Gavin Hood – Marvel Studios dan 20th Century Fox sebagai pihak produser kemudian memutuskan untuk memberikan sebuah prekuel penuh bagi franchise X-Men yang kini telah berusia sebelas tahun itu. Dalam X-Men: First Class, penonton dibawa jauh kembali menuju masa – masa ketika Professor X masih belum mengalami kebotakan dan lebih dikenal dengan nama Dr Charles Xavier, Magneto – juga masih lebih dikenal dengan nama Erik Lensherr – belum menemukan dan menggunakan topi baja anehnya serta keduanya masih menjalami masa-masa indah persahabatan mereka.

(more…)

Setelah apa yang ia lakukan terhadap Nona Natalie Portman dalam Black Swan (2010), semua orang seharusnya tahu bahwa adalah suatu hal yang sangat berbahaya untuk memiliki hubungan darah dengan seorang Barbara Hershey. Dalam Insidious, aktris senior yang masih terlihat cantik (dan juga misterius serta sedikit menakutkan) di usianya yang telah menginjak 63 tahun tersebut berperan sebagai Lorraine Lambert, ibu dari Josh Lambert, seorang karakter yang diperankan oleh aktor Patrick Wilson. Josh, beserta istri, Renai (Rose Byrne), dan ketiga anaknya, baru saja pindah ke sebuah rumah yang walau sederhana, namun sangat nyaman untuk ditempati. Sampai akhirnya serangkaian teror mulai menghantui keluarga tersebut.

(more…)