Semenjak pertama kali melakukan debut penyutradaraan lewat film Ca Bau Kan (2002), perlahan namun pasti nama Nia Dinata menjadi sebuah jaminan tersendiri bahwa sebuah film memiliki kualitas yang berada di atas rata-rata kualitas film Indonesia lainnya jika melibatkan namanya sebagai sutradara film tersebut. Ini dibuktikan dengan kesuksesan dua film Nia lainnya, Arisan! (2003) dan Berbagi Suami (2006) yang mengikuti jejak kesuksesan Ca Bau Kan dalam meraih banyak pujian kritikus film Indonesia serta mencatatkan Nia sebagai satu-satunya sutradara film Indonesia yang filmnya selalu terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk bersaing di ajang Academy Awards untuk kategori Best Foreign Languange Film.
Posts Tagged ‘Robby Tumewu’
Review: Madame X (2010)
Posted: October 9, 2010 in Movies, ReviewTags: Amink, Asian Cinema, Fitri Tropica, Ikhsan Himawan, Indonesian Cinema, Joko Anwar, Lucky Kuswandi, Madame X, Marcell Siahaan, Movies, Review, Ria Irawan, Robby Tumewu, Saira Jihan, Sarah Sechan, Shanty, Titi DJ, Vincent Rompies
Review: 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta (2010)
Posted: July 2, 2010 in Movies, ReviewTags: 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta, Arumi Bachsin, Asian Cinema, Benni Setiawan, Gesi Silvia, Haddad Alwi, Henidar Amroe, Indonesian Cinema, Ira Wibowo, Jay Wijayanto, Laura Basuki, M Assegaf, Movies, Rasyid Karim, Review, Reza Rahadian, Robby Tumewu, Zainal Abidin Domba
Setelah Cin(T)a yang dirilis secara terbatas pada tahun lalu, tema pluralisme dan hubungan percintaan antara dua insan yang memiliki latar belakang kepercayaan agama yang berbeda kini kembali diangkat ke layar lebar. Berbeda dengan Cin(T)a, yang membawakan jalan ceritanya dengan banyak dialog filosofis penuh makna, 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta mencoba menjajal tema yang ingin diceritakan dengan jalan penyampaian yang lebih ringan.
Review: Tanah Air Beta (2010)
Posted: June 19, 2010 in Movies, ReviewTags: Alexandra Gottardo, Ari Sihasale, Asian Cinema, Asrul Dahlan, Griffit Patricia, Indonesian Cinema, Lukman Sardi, Marcel Raymond, Movies, Review, Robby Tumewu, Tanah Air Beta, Tessa Kaunang, Yahuda Rumbindi
Sukses dengan dua film terdahulunya, Alenia Pictures, yang digawangi oleh Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, kini merilis Tanah Air Beta. Sama halnya seperti King (2009), Ari Sihasale kini kembali duduk di bangku sutradara. Dari naskah cerita yang ditulis oleh Armantono (Jagad X Code (2009), Opera Jawa (2007)), Tanah Air Beta mencoba menggali sisi drama dari perpisahan provinsi Timor Timur dari Republik Indonesia yang terjadi pada lebih dari satu dekade lalu.
Review: Alangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010)
Posted: April 16, 2010 in Movies, ReviewTags: Alangkah Lucunya (Negeri Ini), Angga, Asian Cinema, Asrul Dahlan, Boy, Deddy Mizwar, Indonesian Cinema, Jaja Mihardja, Movies, Review, Reza Rahadian, Rina Hasyim, Robby Tumewu, Sakurta Ginting, Slamet Rahardjo, Sonia, Teuku Edwin, Tika Bravani, Tio Pakusadewo
Alangkah Lucunya (Negeri Ini) adalah sebuah film komedi satir yang disutradarai oleh Deddy Mizwar. Film ini sendiri merupakan film pertama Deddy setelah sukses mengarahkan sekuel Naga Bonar, Naga Bonar (Jadi) 2, pada tahun 2007 lalu. Dengan naskah yang ditulis oleh Musfar Yasin (Ketika, Kiamat Sudah Dekat), film ini menampilkan permainan akting dari beberapa pemenang Piala Citra seperti Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Tio Pakusadewo dan Reza Rahadian.















