Di tahun 1899, Christian (Ewan McGregor) pindah ke daerah Montmare, Paris, guna mengejar mimpinya untuk menjadi seorang penulis. Secara tidak sengaja, ia kemudian terlibat dalam proses penulisan sebuah drama berjudul Spectacular Spectacular yang ditujukan untuk dijual dan ditampilkan di Moulin Rouge, sebuah klub malam paling eksklusif yang ada di kota Paris. Secara tidak sengaja pula, Christian berkenalan dengan Satine (Nicole Kidman), seorang courtesan dari Moulin Rouge yang paling populer karena kecantikannya. Sederhana, dua manusia ini kemudian jatuh cinta… namun kemudian harus menghadapi tantangan dari The Duke of Monroth (Richard Roxburgh) yang semenjak lama telah bernafsu untuk memiliki Satine.
Posts Tagged ‘Richard Roxburgh’
Because It’s Good for Your Mind!: How Moulin Rouge! Stays on Top After a Decade Later
Posted: June 5, 2011 in Features, MoviesTags: Baz Luhrmann, Caroline O'Connor, David Wenham, Ewan McGregor, Features, Garry McDonald, Jacek Koman, Jim Broadbent, John Leguizamo, Keith Robinson, Kiruna Stamell, Kylie Minogue, Moulin Rouge!, Movies, Natalie Mendoza, Nicole Kidman, Richard Roxburgh
Review: Sanctum (2011)
Posted: May 9, 2011 in Movies, ReviewTags: Alice Parkinson, Alister Grierson, Allison Cratchley, Andrew Hansen, Christopher Baker, Cramer Cain, Daniel Wyllie, Ioan Gruffudd, John Garvin, Movies, Nicole Downs, Review, Rhys Wakefield, Richard Roxburgh, Sanctum
Seperti yang dibuktikan Titanic (1997) dan Avatar (2009), tampilan audio visual yang begitu memukau memegang peranan yang sangat penting dalam setiap film yang melibatkan nama James Cameron. Begitu vital, tampilan audio visual yang seringkali menawarkan terobosan baru dalam dunia perfilman tersebut menjadi faktor yang tidak dapat disangkal menjadi titik penting penghasil aliran emosi di dalam jalan cerita film itu sendiri. Di lain pihak, film-film yang ditangani Cameron seringkali memiliki kelemahan dalam segi penceritaan. Yang paling sering dikritisi, tentu saja, adalah kekurangmampuan Cameron untuk melakukan supervisi pada deretan dialog para karakter yang ada di dalam jalan cerita filmnya. Sanctum, yang walaupun hanya melibatkan Cameron sebagai seorang produser eksekutif, juga memiliki keterikatan ciri khas kualitas yang sama dengan film-film yang menjadi karya Cameron sebelumnya.













