Posts Tagged ‘Rendy Ahmad’

Laskar-Pelangi-Sekuel-2-Edensor-header

Melanjutkan perjalanan cerita Laskar Pelangi (2008) dan Sang Pemimpi (2009), Laskar Pelangi Sekuel 2: Edensor – yang dimaksudkan sebagai sekuel kedua dari seri film Laskar Pelangi, in case you’re wondering – berkisah mengenai Ikal (Lukman Sardi) dan sepupunya, Arai (Abimana Aryasatya – yang menggantikan pemeran Arai di seri sebelumnya, Nazril Irham), yang kini berada di Perancis karena berhasil mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di Universitas Sorbonne, Paris. Ketibaan mereka di kota tersebut sendiri dimulai dengan cukup buruk: akibat terlambat mengkonfirmasi kedatangan mereka, Ikal dan Arai tidak diterima kehadirannya di asrama dan harus menghabiskan malam mereka kedinginan di jalanan kota Paris. Walaupun begitu, Ikal dan Arai telah memutuskan bahwa mereka tidak akan menyerah dalam mengejar mimpi mereka meskipun banyak halangan yang akan datang merintangi.

(more…)

Seperti halnya Jakarta Maghrib (2010) – film yang menjadi debut penyutradaraan bagi Salman Aristo, Jakarta Hati juga merupakan sebuah film yang terdiri dari beberapa potong kisah dengan menjadikan Jakarta sebagai latar belakang lokasi ceritanya. Terdiri dari enam kisah yang tidak saling berkaitan satu sama lain, Jakarta Hati dibuka dengan kisah berjudul Orang Lain yang menceritakan mengenai kisah pertemuan seorang lelaki yang berusia di pertengahan 30-an (Surya Saputra) dengan seorang gadis muda (Asmirandah) di sebuah pub malam. Keduanya telah menjadi korban pengkhianatan cinta dari pasangannya masing-masing. Bersama, keduanya kemudian menyusuri kelamnya malam di kota Jakarta sambil berusaha menjawab pertanyaan mengapa mereka bisa menjadi korban atas rasa cinta mereka terhadap pasangan masing-masing.

(more…)

Semesta Mendukung akan memperkenalkan penontonnya pada Arief (Sayev Muhammad Billah), seorang anak cerdas dan berbakat asal Sumenep, Madura yang datang dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Walau memiliki kecerdasan yang berada di atas standar teman-teman sekelasnya, kehidupan Arief jauh dari kesan yang bahagia. Ayahnya, Muslat (Lukman Sardi), bekerja serabutan setelah ladang garam yang ia miliki tidak lagi mampu menghidupi keluarganya. Sementara itu, ibunya, Salmah (Helmalia Putri), telah menghabiskan masa tujuh tahun terakhir bekerja di Singapura. Arief sangat merindukan ibunya… dan ia akan melakukan apa saja untuk dapat mendengar kabar dari sang ibu yang semenjak lama telah tidak pernah lagi mengirimkan kabar kepada dirinya dan sang ayah.

(more…)