Semodern apapun perkembangan peradaban manusia, sepertinya akan selalu ada tempat untuk kisah-kisah dongeng klasik untuk kembali dinikmati. Tahun ini, kisah Snow White – atau yang bagi masyarakat Indonesia populer dengan sebutan Puteri Salju – menjadi favorit Hollywood untuk diceritakan kembali. Setelah Mirror Mirror karya Tarsem Singh yang tayang terlebih dahulu beberapa bulan lalu – yang ternyata lebih ditujukan pada pangsa penggemar film-film berorientasi komedi keluarga, kini giliran Rupert Sanders yang menghadirkan versi Snow White-nya lewat Snow White and the Huntsman. Dibintangi oleh Kristen Stewart, Chris Hemsworth dan Charlize Theron, Sanders jelas memilih untuk menjauhi pakem keluarga yang diterapkan Mirror Mirror pada Snow White and the Huntsman. Lewat naskah yang ditulis Evan Daugherty, John Lee Hancock dan Hossein Amini, kisah Snow White yang popular tersebut diubah menjadi sebuah kisah percintaan yang epik, kelam sekaligus mencekam.
Posts Tagged ‘Ray Winstone’
Review: Snow White and the Huntsman (2012)
Posted: June 7, 2012 in Movies, ReviewTags: Bob Hoskins, Brian Gleeson, Charlize Theron, Chris Hemsworth, Christopher Obi Ogugua, Eddie Marsan, Ian McShane, Johnny Harris, Kristen Stewart, Liberty Ross, Lily Cole, Movies, Nick Frost, Noah Huntley, Ray Winstone, Review, Rupert Sanders, Sam Claflin, Sam Spruell, Snow White and the Huntsman, Toby Jones, Vincent Regan
Review: 13 (2010)
Posted: April 15, 2011 in Movies, ReviewTags: 13, 50 Cent, Alexander Skarsgård, Ben Gazzara, Curtis Jackson, David Zayas, Emmanuelle Chriqui, Gaby Hoffmann, Géla Babluani, Jason Statham, Michael Shannon, Mickey Rourke, Movies, Ray Winstone, Review, Sam Riley
Wajar rasanya jika melihat nama-nama besar seperti Jason Statham, Mickey Rourke, Ray Winstone dan Michael Shannon bersedia untuk membintangi 13 — sebuah remake dari film thriller sukses berjudul 13 Tzameti (2006). Ketika dirilis beberapa tahun lalu, 13 Tzameti mendapatkan banyak pujian dari kritikus film dunia ketika naskah yang ditulis oleh sutradara film tersebut, Géla Babluani, dinilai sukses dalam memberikan teror psikologis sekaligus sentuhan drama moralitas yang kuat bagi para penontonnya. Untuk versi Hollywood ini sendiri, Babluani memberikan beberapa perubahan di berbagai bagian naskah ceritanya… yang sayangnya justru membuat 13 kehilangan gregetnya dan menjadikan film ini terkesan terlalu datar untuk dapat dinikmati.
Review: London Boulevard (2010)
Posted: March 5, 2011 in Movies, ReviewTags: Anna Friel, Ben Chaplin, Colin Farrell, David Thewlis, Eddie Marsan, Gerald Home, Keira Knightley, London Boulevard, Matt King, Movies, Ophelia Lovibond, Ray Winstone, Review, Sankeev Bhaskar, Stephen Graham, William Monahan
William Monahan dikenal di industri film Hollywood sebagai salah satu penulis naskah dengan reputasi yang cukup meyakinkan. Naskah-naskah cerita yang ia kerjakan telah menarik perhatian begitu banyak sutradara besar seperti Ridley Scott (Kingdom of Heaven (2005) dan Body of Lies (2008)), Martin Scorsese (The Departed, 2006 – yang memberikannya sebuah Academy Awards untuk Best Adapted Screenplay), serta Martin Campbell (Edge of Darkness, 2010). Kesuksesannya sebagai seorang penulis naskah mungkin membuat Monahan merasa sedikit tertantang untuk mengarahkan sebuah film. Namun, seperti yang dibuktikan oleh London Boulevard dan sebagian film debut penyutradaraan para penulis naskah lainnya, beberapa penulis naskah seharusnya lebih memilih untuk menyerahkan hasil karya mereka untuk diterjemahkan secara audio visual oleh seorang sutradara profesional.
Review: Percy Jackson and the Lightning Thief (2010)
Posted: February 13, 2010 in Movies, ReviewTags: Alexandra Daddario, Brandon T. Jackson, Catherine Keener, Chris Colombus, Jake Abel, Logan Lerman, Movies, Percy Jackson and the Lightning Thief, Pierce Brosnan, Ray Winstone, Review, Rosario Dawson, Sean Bean, Uma Thurman
Percy Jackson and the Lightning Thief adalah sebuah film fantasi petualangan yang diadaptasi dari seri pertama dari novel Percy Jackson and the Olympians yang berjudul The Lightning Thief karya novelis Rick Riordan. Seri Percy Jackson and the Olympians sendiri merupakan sebuah adaptasi bebas dari kisah-kisah mitologi Yunani, yang menceritakan mengenai petualangan Percy Jackson, yang menemukan dirinya adalah seorang demigod (manusia setengah dewa), hasil hubungan dewa lautan dan gempa Bumi, Poseidon, dengan Sally Jackson, seorang wanita Bumi.
Review: Edge of Darkness (2010)
Posted: February 1, 2010 in Movies, ReviewTags: Bojana Novakovic, Danny Huston, Edge of Darkness, Martin Campbell, Mel Gibson, Movies, Ray Winstone, Review, Shawn Roberts
Sebagai seorang aktor, nama Mel Gibson tentu saja telah banyak dikenal oleh seluruh pecinta film di seluruh dunia. Walaupun aktingnya belum pernah mendapat pengakuan dari Academy Awards, bahkan ia belum pernah dinominasikan, Gibson dikenal sebagai aktor dengan penampilan yang sangat meyakinkan, khususnya ketika ia membintangi film-film bertema keras dan penuh adegan aksi.

















