Casino Royale (2006) memang menandai sebuah era baru dalam perjalanan franchise film James Bond yang kini telah berusia 50 tahun tersebut. Tidak hanya film tersebut telah memperkenalkan Daniel Craig sebagai sesosok James Bond dengan imej yang jauh lebih gelap dan serius, namun Casino Royale juga berhasil membuktikan bahwa sebuah seri James Bond mampu tampil dengan kualitas jalan cerita yang lebih dari sekedar film yang hanya mampu menawarkan deretan adegan aksi dan wanita cantik belaka – sebuah pernyataan yang kemudian membuat Quantum of Solace (2008) yang lebih berorientasi pada adegan aksi dinilai sebagai sebuah kemunduran bagi banyak kritikus film dunia. Tidak hanya membutuhkan sesosok aktor yang berkharisma tinggi dalam memerankan karakter agen rahasia ikonik tersebut, seri James Bond jelas juga membutuhkan kehadiran seorang sutradara yang benar-benar tahu mengenai berbagai seluk-beluk penceritaan seri tersebut yang sesungguhnya.
Posts Tagged ‘Ralph Fiennes’
Review: Wrath of the Titans (2012)
Posted: April 2, 2012 in Movies, ReviewTags: Édgar Ramírez, Bill Nighy, Danny Huston, Freddy Drabble, John Bell, Jonathan Liebesman, Kathryn Carpenter, Liam Neeson, Lily James, Martin Bayfield, Movies, Ralph Fiennes, Review, Rosamund Pike, Sam Worthington, Spencer Wilding, Toby Kebbell, Wrath of the Titans
Dengan pendapatan lebih dari US$400 juta yang diperoleh Clash of the Titans (2010) selama masa rilisnya di seluruh dunia, adalah sangat mudah untuk memahami keputusan para produser film tersebut yang kemudian ingin melanjutkan kesuksesan tersebut dengan memproduksi sebuah sekuel – walaupun dari sisi kritikal, Clash of the Titans dapat digolongkan sebagai sebuah kegagalan dan hampir dapat dengan mudah dilupakan banyak orang keberadaannya. Mengangkat mengenai mitos dewa-dewa Yunani yang sebenarnya sangat menarik, Louis Leterrier sayangnya gagal untuk memberikan sebuah sentuhan yang menarik dalam penceritaannya. Posisi Leterrier sendiri di sekuel Clash of the Titans, Wrath of the Titans, kini digantikan oleh Jonathan Liebesman (World Invasion: Battle Los Angeles, 2011). Sayangnya, Liebesman sendiri sepertinya juga tidak dapat melakukan banyak hal untuk dapat meningkatkan kualitas penceritaan franchise ini.
Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 (2010)
Posted: November 20, 2010 in Movies, ReviewTags: Alan Rickman, Bill Nighy, Bonnie Wright, Brendan Gleeson, Clémence Poésy, Daniel Radcliffe, David O’Hara, David Thewlis, David Yates, Emma Watson, Evanna Lynch, Fiona Shaw, Frances de la Tour, Harry Potter and the Deathly Hallows - Part 1, Hazel Douglas, Helen McCrory, Helena Bonham Carter, Imelda Staunton, James Phelps, Jamie Campbell Bower, Jason Isaacs, John Hurt, Julie Walters, Mark Williams, Matthew Lewis, Michael Gambon, Miranda Richardson, Movies, Natalia Tena, Oliver Phelps, Ralph Fiennes, Review, Rhys Ifans, Richard Griffiths, Robbie Coltrane, Rupert Grint, Simon McBurney, Timothy Spall, Toby Jones, Tom Felton, Warwick Davis
Sejujurnya, ide untuk membagi bagian akhir dari adaptasi dari kisah petualangan Harry Potter, Harry Potter and the Deathly Hallows, menjadi dua bagian adalah murni alasan komersial belaka daripada untuk menangkap seluruh esensi cerita dari novelnya. Hal ini, sayangnya, sangat terbukti dengan apa yang diberikan oleh sutradara David Yates lewat Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1. Filmnya sendiri berjalan cukup baik, namun dengan durasi sepanjang 146 menit, Yates terlalu banyak mengisi bagian pertama kisah ini dengan berbagai detil yang sebenarnya tidak diperlukan di dalam cerita, yang membuat …The Deathly Hallows – Part 1 terasa sebagai sebuah film dengan kisah yang sebenarnya singkat namun diulur sedemikian panjang untuk memenuhi kuota waktu penayangan.
Review: Nanny McPhee Returns (2010)
Posted: August 24, 2010 in Movies, ReviewTags: Asa Butterfield, Emma Thompson, Eros Vlahos, Ewan McGregor, Katy Brand, Lil Woods, Maggie Gyllenhaal, Maggie Smith, Movies, Nanny McPhee Returns, Oscar Steer, Ralph Fiennes, Review, Rhys Ifans, Rosie Taylor-Ritson, Sam Kelly, Sinead Matthews, Susanna White
Serahkan kepada Emma Thompson untuk menghasilkan sebuah naskah cerita film keluarga yang walaupun berisi hal-hal magis yang bagi beberapa orang tidak masuk akal, tetap dapat tampil menghibur, berisi banyak pesan moral dan jauh dari kesan dangkal seperti halnya banyak film-film keluarga yang dirilis akhir-akhir ini. Aktris pemenang dua Academy Awards ini memang harus diakui mampu memberikan sentuhan sendiri dalam setiap naskah cerita yang ia berikan, dan ini kembali dapat dibuktikan lewat Nanny McPhee Returns.
Review: Clash of the Titans (2010)
Posted: April 4, 2010 in Movies, ReviewTags: Alexa Davalos, Clash of the Titans, Danny Huston, Gemma Arterton, Liam Neeson, Louis Leterrier, Mads Mikkelson, Movies, Pete Postelthwaite, Ralph Fiennes, Review, Sam Worthington
Setelah merilis Percy Jackson and the Lightning Thief di awal tahun, Hollywood sepertinya masih belum selesai untuk kembali melakukan eksplorasi pada berbagai kisah mitologi Yunani. Kini, dibawah arahan sutradara Louis Leterrier, rumah produksi Warner Bros. melakukan remake terhadap film bertema mitologi Yunani yang sebelumnya sempat dirilis dan sukses pada tahun 1981, Clash of the Titans.


















