Posts Tagged ‘Poppy Sovia’

slank-gak-ada-matinya-header

Jika Generasi Biru (2009) yang disutradarai oleh Garin Nugroho, John De Rantau dan Dosy Omar adalah sebuah film musikal eksperimental yang dibuat untuk memperingati 25 tahun perjalanan karir bermusik Slank, maka Slank Nggak Ada Matinya mungkin akan lebih tepat dilihat sebagai retrospektif terhadap 30 tahun keberadaan Slank di industri musik Indonesia dengan jalan penceritaan yang lebih berfokus pada setiap pribadi yang mengisi kelompok musik tersebut. Berbeda dengan Generasi Biru dimana masing-masing personel Slank turut berlaku sebagai pemeran utama dalam film tersebut, Slank Nggak Ada Matinya menempatkan Adipati Dolken, Ricky Harun, Aaron Shahab, Ajun Perwira dan Deva Mahendra yang masing-masing berperan sebagai para personel Slank. Lalu, apakah kelima aktor muda Indonesia tersebut mampu memerankan serta menghidupkan karakter para personel Slank yang semenjak lama dikenal sebagai sosok yang cukup eksentrik tersebut?

(more…)

isyarat-header

Isyarat adalah sebuah film omnibus yang terdiri atas empat film pendek yang sama-sama mencoba berkisah mengenai kekuatan istimewa yang dimiliki oleh empat karakter utamanya. Disutradarai oleh Asmirandah, Monty Tiwa, Reza Rahadian dan Adhyatmika serta didukung dengan nama-nama seperti Ifa Isfansyah sebagai produser serta Garin Nugroho yang bertindak sebagai produser eksekutif, Isyarat jelas hadir begitu menjanjikan untuk tampil lebih baik dari kebanyakan film omnibus yang dirilis oleh industri film Indonesia. Sayangnya… Isyarat justru tampil begitu mengecewakan. Naskah cerita yang ditulis oleh Jujur Prananto dan Titien Wattimena benar-benar terlalu dangkal untuk dapat tampil menarik. Lebih buruk lagi, setiap film tampil dengan eksekusi cerita yang begitu lemah sehingga hampir terlihat tidak begitu layak untuk dirilis sebagai sebuah film layar lebar.

(more…)

ffi2013Setelah Fiksi yang berhasil memenangkan beberapa kategori utama, termasuk Film Bioskop Terbaik dan Sutradara Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2008, tahun ini panitia penyelenggara Festival Film Indonesia kembali menunjukkan rasa cinta mereka terhadap genre horor dengan memberikan 13 nominasi kepada film Belenggu arahan Upi. 13 dari 15 kategori yang tersedia dalam Festival Film Indonesia 2013! That’s huge! Belenggu berhasil mendapatkan nominasi di beberapa kategori utama seperti Naskah Asli Terbaik dan Sutradara Terbaik untuk Upi, Pemeran Utama Pria Terbaik untuk Abimana, Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk dua pemerannya, Imelda Therinne dan Laudya Cinthya Bella, serta Film Terbaik dimana Belenggu akan bersaing dengan 5 cm, Habibie & Ainun, Laura & Marsha dan Sang Kiai.

(more…)

merry-go-round-header

Meskipun menggunakan nama salah satu wahana permainan popular sebagai judul filmnya, namun sama sekali tidak ada hal yang menyenangkan dari jalan cerita film yang diarahkan oleh Nanang Istiabudi (Bidadari Jakarta, 2010) ini. Sebagaimana Detik Terakhir (2005) yang juga pernah diarahkan oleh Nanang, Merry Go Round: Berputar Atau Keluar mencoba untuk mengeksplorasi kisah hidup mereka yang menjadi korban dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Bedanya, jika Detik Terakhir – dan kebanyakan film Indonesia bertema sama lainnya, lebih banyak menghabiskan durasi penceritaannya untuk menuturkan bagaimana pengaruh buruk NAPZA pada kehidupan sang pengguna, maka Merry Go Round: Berputar Atau Keluar mencoba untuk memaparkan mengenai bagaimana pengguna NAPZA juga secara perlahan mulai mempengaruhi kehidupan orang-orang yang berada di dekatnya dan bahkan turut menjebak mereka untuk turut larut dalam lingkaran penderitaan yang ia alami.

(more…)

sule-detektif-tokek-header

Meskipun Anda bukanlah penggemar tayangan serial komedi televisi Opera Van Java yang masih tayang dan sukses hingga saat ini atau bahkan bukanlah penggemar dirinya sekalipun, rasanya akan sulit untuk menyangkal bahwa Sule adalah seorang komedian yang memiliki daya tarik dan kemampuan komikal yang sangat kuat. Lewat daya tarik itulah komedian bernama asli Entis Sutisna tersebut mampu membuat menit-menit presentasi film Arwah Kuntilanak Duyung (2011) dan Sule, Ay Need You (2012) yang memiliki naskah penceritaan yang lemah menjadi… well… sedikit terasa kurang menyiksa ketika disaksikan. Sayangnya, Sule justru kemudian terjebak dengan naskah-naskah cerita yang sepertinya murni hanya mengandalkan kemampuan komikalnya tanpa pernah berusaha meningkatkan sisi penceritaan lainnya. Sule Detektif Tokek adalah contoh terbaru bagi kekurangan Sule tersebut.

(more…)

Diangkat dari novel berjudul sama karya Ninit Yunita yang pertama kali dirilis pada tahun 2005, Test Pack: You Are My Baby berkisah mengenai pasangan menikah, Rachmat (Reza Rahadian) dan Tata (Acha Septriasa), yang sedang berupaya untuk melengkapi susunan keluarga mereka dengan memperoleh seorang anak. Sebenarnya, kehadiran seorang anak dalam pernikahan Rachmat dan Tata bukanlah sebuah hal yang dirasa penting. Namun, setelah usia pernikahan yang telah mencapai tujuh tahun, Tata akhirnya merasa bahwa kehadiran seorang anak adalah sebuah hal yang wajib. Akibatnya, kini keseharian hidup pasangan itu dihiasi dengan berbagai eksperimen yang dinilai dapat membantu mereka untuk mendapatkan seorang penerus garis keturunan. Sayangnya… usaha tersebut sepertinya tidak kunjung berhasil.

(more…)

Seperti yang dilakukan oleh beberapa praktisi film Indonesia pada FISFiC Vol. 1 yang dirilis pada akhir tahun lalu, produser Chand Parwez Servia bersama dengan sutradara Upi Avianto juga mengumpulkan beberapa talenta muda untuk mengarahkan film-film pendek bertemakan horor dan thriller untuk kemudian ditampilkan dalam satu presentasi. Walau sama sekali belum pernah mengarahkan film layar lebar, nama-nama sutradara yang karyanya turut disertakan dalam Hi5teria sendiri bukanlah nama-nama yang baru pertama kali berkenalan dengan industri film. Tercatat, Adriyanto Dewo, Chairun Nisa, Billy Christian, Nicho Yudifar dan Harvan Agustriansyah lebih dahulu dikenal sebagai penghasil film pendek dengan beberapa diantaranya bahkan mampu membawa karya mereka melangkah lebih jauh di tingkat persaingan dunia.

(more…)