Posts Tagged ‘Peter Stormare’

the-last-stand-header

Hal yang paling menarik dalam The Last Stand sendiri bukanlah untuk melihat bagaimana seorang Arnold Schwarzenegger yang telah berusia 65 tahun harus beraksi melawan siapapun yang harus dilawannya dalam jalan cerita film ini. Film ini lebih layak disaksikan untuk melihat bagaimana sutradara asal Korea Selatan, Kim Ji-woon (I Saw the Devil, 2010), menangani film Hollywood perdananya. Sejujurnya, atmosfer penyutradaraan Kim masih dapat dirasakan di banyak adegan di film ini. Namun sayangnya, tidak seperti kebanyakan film yang ia arahkan terdahulu, kali ini Kim tidak mendapatkan dukungan sebuah naskah cerita yang kuat. Hasilnya, kekuatan pengarahan cerita Kim jelas terasa seperti terjebak di tengah-tengah deretan adegan dan karakter klise yang terbiasa hadir dalam sebuah film aksi. Welcome to Hollywood, Kim!

(more…)

hansel-gretel-witch-hunters-header

Seperti halnya Mirror Mirror dan Snow White and the Huntsman yang dirilis pada tahun lalu, Hansel & Gretel: Witch Hunters juga adalah merupakan sebuah interpretasi ulang dari kisah klasik karya The Brothers Grimm dengan pemberian sentuhan modernisasi di beberapa bagian ceritanya – Hansel & Gretel: Witch Hunters bahkan seharusnya telah dirilis pada Maret 2012 yang lalu sebelum akhirnya Paramount menjadwal ulang tanggal perilisannya menjadi bulan Januari 2013 tanpa adanya alasan yang jelas. Dan harus diakui… adalah sangat jelas untuk melihat mengapa Paramount tidak begitu percaya diri dalam merilis film ini.  Walau masih mampu tampil spektakuler dalam menyajikan tampilan visualnya, Hansel & Gretel: Witch Hunters terasa begitu kosong dan gagal untuk menawarkan sesuatu yang menarik kepada para penontonnya.

(more…)

Setelah The Beaver (2011) yang cerdas namun sayangnya tersingkirkan oleh permasalahan personal Mel Gibson yang lebih banyak menghiasi media massa, Gibson kembali lagi membintangi sebuah film yang… kemungkinan besar telah banyak diharapkan akan datang dari seseorang yang kini lebih terkenal dengan imej buruk dan permasalahannya daripada sebagai salah seorang aktor dengan talenta akting terbaik yang pernah dimiliki oleh Hollywood. Get the Gringo adalah sebuah karya penyutradaraan perdana dari Adrian Grunberg dengan naskah cerita yang juga ia tulis bersama dengan Gibson dan Stacy Perskie. Walau atmosfer yang dibawakan Get the Gringo akan mengingatkan Anda pada film-film aksi bernuansa komedi yang banyak dibintangi Gibson sebelumnya, namun tetap saja, jalan cerita dan penggarapan yang lemah akan membuat Get the Gringo sama sekali tidak mampu memberikan kesan yang kuat bagi penontonnya.

(more…)

Dengan berbagai penghargaan dan nominasi yang ia raih dari banyak penghargaan film kelas internasional, Guy Pearce tidak dapat disangkal adalah salah satu ekspor akting terbaik dari Australia. Namun, pemilihan Pearce untuk lebih banyak berakting dalam film-film aksi kelas dua cenderung membuat kemampuan akting Pearce dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Padahal, tak peduli bagaimana kualitas cerita film yang ia bintangi, Pearce sepertinya selalu mampu menemukan cara untuk dapat membuat karakter yang ia perankan menjadi cukup berkesan – seperti yang ia lakukan pada peran-perannya di film Don’t Be Afraid of the Dark (2011) dan Seeking Justice (2011). Peforma akting yang sama juga akan ditunjukkan Pearce dalam Lockout, sebuah film aksi arahan James Mather dan Stephen St. Leger yang akan mampu memberikan hiburan yang cukup mumpuni bagi para penggemar film-film aksi terlepas dari kedangkalan jalan ceritanya.

(more…)

Hollywood sepertinya memanfaatkan tahun ini untuk merilis begitu banyak film yang diadaptasi dari kisah komik populer: Thor, X-Men: First Class, Priest, Captain America: The First Avenger serta Green Lantern. Walau kurang begitu populer bagi masyarakat Amerika Serikat, Hollywood ternyata juga tidak melewatkan kesempatan untuk mengadaptasi seri komik karya penulis asal Italia, Tiziano Sclavi, yang berjudul Dylan Dog (1986) yang ternyata cukup populer di banyak belahan negara lain. Bahkan, ini bukan kali pertama sesuatu yang berhubungan dengan komik Dylan Dog diadaptasi Hollywood ke layar lebar. Pada tahun 1994, sutradara Italia, Michele Soavi, mengarahkan aktor Rupert Everett dalam film Cemetary Man yang naskahnya juga diadaptasi dari seri komik Dylan Dog walaupun sama sekali tidak menampilkan karakter Dylan Dog di dalam jalan ceritanya.

(more…)