Posts Tagged ‘Paz Vega’

Pompeii (FilmDistrict/Constantin Film Produktion/Don Carmody Productions/Impact Pictures, 2014)

Pompeii (FilmDistrict/Constantin Film Produktion/Don Carmody Productions/Impact Pictures, 2014)

Berbeda dengan James Cameron yang sepertinya akan selalu berhasil menarik pujian kritikus film dunia untuk setiap film yang ia arahkan, nama Paul W. S. Anderson lebih dikenal sebagai seorang sutradara yang selalu mengandalkan tampilan efek visual bombastis dalam setiap film-filmnya namun dengan bangunan naskah cerita yang begitu lemah. Well… mencoba mengikuti jejak Cameron melalui Titanic (1997), Anderson hadir dengan film terbarunya, Pompeii, yang turut menyajikan paduan drama romansa yang menghanyutkan dengan latar belakang tragedi berdasarkan sebuah kejadian nyata. Sejujurnya, dari kemampuannya bercerita, Anderson jelas berada jauh dibawah Cameron – dan Pompeii masih membuktikan hal tersebut. Meskipun begitu, Pompeii bukanlah sebuah karya yang benar-benar buruk. Terlepas dari jalan penceritaan yang standar dan jauh dari kesan emosional, Anderson mampu mengemas film ini dengan baik dan menjadikannya sebagai sebuah sajian yang cukup menghibur.

(more…)

Setelah kesuksesan Madagascar (2005) yang berhasil meraih pendapatan sebesar US$532 juta dari peredarannya di seluruh dunia dan diikuti dengan Madagascar: Escape 2 Africa (2008) yang bahkan berhasil mengungguli pendapatan film pertamanya dengan raihan pendapatan sebesar US$603 juta, tidak mengherankan jika kemudian DreamWorks Animation melanjutkan kisah petualangan kuartet binatang asal Central Park Zoo, New York, Amerika Serikat tersebut dengan Madagascar 3: Europe’s Most Wanted – serta sebuah opsi untuk pembuatan seri keempat jika bagian ketiga franchise film ini berhasil menemukan kesuksesan yang sama. Franchise Madagascar sendiri semenjak awal memang sepertinya tidak pernah berniat untuk menjadi lebih dari sekedar sebuah hiburan bagi para penontonnya. Formula hiburan itulah yang kembali digunakan dalam Madagascar 3: Europe’s Most Wanted… yang membuat seri ketiga ini begitu terasa menjemukan terlepas dari penampilan visualnya yang mengalami peningkatan kualitas yang cukup berarti.

(more…)