Posts Tagged ‘Orlando Bloom’

The-Hobbit-The-Desolation-of-Smaug-header

So… where are we? Right! Dalam The Hobbit: The Desolation of Smaug, Bilbo Baggins (Martin Freeman) dan Gandalf (Ian McKellen) bersama dengan sekelompok kurcaci yang dipimpin oleh Thorin Oakenshield (Richard Armitage) melanjutkan perjalanan mereka menuju Lonely Mountain dengan memilih sebuah jalan pintas yakni melalui kawasan hutan Mirkwood. Tepat sebelum mereka memasuki kawasan hutan tersebut, Gandalf menemukan pesan rahasia yang terdapat pada sebuah reruntuhan bangunan tua. Penemuan tersebut membuat Gandalf memilih untuk meninggalkan Bilbo dan kawanannya tanpa memberitahukan alasan kepergiannya. Meskipun begitu, sebelum kepergiannya, Gandalf berpesan pada kelompok tersebut agar tetap mengikuti jalur jalanan yang telah tersedia di kawasan hutan Mirkwood dan menunggu kedatangan dirinya sebelum memasuki Lonely Mountain.

(more…)

Dengan karir penyutradaraan yang telah membentang semenjak tahun 1994, Paul W. S. Anderson harus diakui bukanlah seorang sutradara yang begitu ahli dalam menangani kehadiran plot cerita dalam setiap filmnya. Bukan berarti film-film yang disutradarai oleh sutradara asal Inggris ini umumnya berkualitas buruk, namun konsistensi plot cerita mungkin adalah hal terakhir yang paling diperhatikan Anderson selama proses pembuatan filmnya. Karenanya, tidak mengherankan jika kemudian banyak pihak yang merasa sedikit heran dengan pilihan Anderson untuk mengadaptasi salah satu karya literatur paling populer di dunia, The Three Musketeers (1844) karya Alexandre Dumas, sebagai bahan dasar dari naskah cerita film yang ia arahkan.

(more…)

Dean O’Dwyer atau yang lebih dikenal sebagai Delicious D (Christopher Thornton) telah merasakan depresi di sepanjang hidupnya karena kelumpuhan yang ia alami. Berbagai cara untuk menyembuhkan kelumpuhan tersebut telah ia coba, termasuk dengan mendatangi pertemuan keagamaan yang dihadiri para faith healer yang mengaku dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit – walaupun ia sama sekali tidak percaya dengan keberadaan Tuhan maupun adanya keajaiban yang dapat saja terjadi dalam hidup. Namun, tak satupun cara pengobatan yang ia tempuh mampu mengeluarkannya dari kursi roda di mana ia hidup di kesehariannya.

(more…)

Dari produser film Paris, Je T’aime, New York,  I Love You adalah sebuah film yang mengumpulkan 11 film pendek karya 10 sutradara film dunia, dimana masing-masing segmen film berdurasi sepanjang 10 menit. Berbeda dengan Paris, Je T’aime, dimana setiap cerita tidak memiliki hubungan antar satu dengan yang lainnya, di film ini beberapa karakter di satu cerita terhubung dengan karakter yang berada di cerita lainnya.

(more…)