Posts Tagged ‘Oliver Platt’

chinese-zodiac-header

Chinese Zodiac, yang menjadi film ke-101 yang dibintangi oleh Jackie Chan, dibuka dengan narasi yang menuturkan tentang negara China yang diinvasi oleh pasukan Inggris pada tahun 1860. Tidak hanya menjajah wilayah dan rakyat negara tersebut, para pasukan Inggris juga mencuri banyak benda-benda bersejarah untuk dibawa pulang kembali ke negara mereka, termasuk 12 potongan patung kepala binatang yang mewakili 12 figur astrologi China. Ratusan tahun berlalu, benda-benda bersejarah yang awalnya dikira telah musnah tersebut secara perlahan mulai muncul di berbagai rumah pelelangan dunia dengan harga yang setinggi langit akibat diburu oleh banyak kolektor dan pemburu barang-barang antik dari berbagai penjuru dunia.

(more…)

Setelah seri ketiga dari franchise X-Men, X-Men: The Last Stand (2006), yang diarahkan oleh Brett Ratner mendapatkan banyak kritikan tajam dari para kritikus film dunia – hal yang kemudian dialami juga oleh spin-off prekuel dari franchise tersebut, X-Men Origins: Wolverine (2009) arahan Gavin Hood – Marvel Studios dan 20th Century Fox sebagai pihak produser kemudian memutuskan untuk memberikan sebuah prekuel penuh bagi franchise X-Men yang kini telah berusia sebelas tahun itu. Dalam X-Men: First Class, penonton dibawa jauh kembali menuju masa – masa ketika Professor X masih belum mengalami kebotakan dan lebih dikenal dengan nama Dr Charles Xavier, Magneto – juga masih lebih dikenal dengan nama Erik Lensherr – belum menemukan dan menggunakan topi baja anehnya serta keduanya masih menjalami masa-masa indah persahabatan mereka.

(more…)

Komedi romantis. Sebuah genre yang sama halnya seperti horor, terlalu sering mendapat eksplorasi dari para pembuat film yang sebenarnya tidak mampu melakukannya dan berakhir sebagai sebuah genre yang seringkali melahirkan film-film berkualitas kacangan… kalau tidak mau dikatakan buruk. Hollywood sendiri lebih sering merilis film komedi romantis yang diperuntukkan untuk kalangan muda. Adalah sangat langka untuk melihat sebuah film komedi romantis dengan naskah cerita bernada dewasa yang mampu menghibur sekaligus menghanyutkan setiap penontonnya akhir-akhir ini.

(more…)

Kembali bekerjasama dengan aktris Catherine Keener, Please Give menjadi film keempat yang disutradarai oleh Nicole Holofcener yang telah memiliki karir sebagai seorang sutradara selama 14 tahun. Selain kembali menampilkan Keener, Please Give sepertinya juga masih memberikan penontonnya berbagai kisah mengenai kaum perempuan – sebuah tema yang memang selalu menjadi pokok pembahasan Holofcener di setiap film yang ia hasilkan.

(more…)