Posts Tagged ‘Nicole Kidman’

stoker-header

Menyutradarai film berbahasa Inggris jelas bukanlah sebuah hal yang mudah… khususnya ketika Anda merupakan seorang sutradara dari negara asing yang mencoba untuk menembus industri film dalam skala yang lebih besar seperti Hollywood. Lihat saja bagaimana sutradara pemenang Academy Awards asal Jerman, Florian Henckel von Donnersmarck (The Lives of Others, 2007), yang seketika menjadi bahan guyonan pemerhati film dunia ketika debut film berbahasa Inggris-nya, The Tourist (2010), mendapatkan kritikan tajam dari banyak kritikus film. Atau, contoh yang terbaru, ketika sutradara asal Korea Selatan, Kim Ji-woon (I Saw the Devil, 2010), harus menerima kenyataan bahwa film berbahasa Inggris pertama yang ia arahkan, The Last Stand (2013), gagal meraih kesuksesan baik secara kritikal maupun komersial ketika dirilis ke pasaran.

(more…)

golden-globesLincoln semakin memperkuat posisinya sebagai kontender kuat untuk merebut gelar film terbaik di sepanjang tahun 2012. Melalui pengumuman nominasi The 70th Annual Golden Globe Awards, film yang berkisah mengenai kehidupan presiden Amerika Serikat ke-16 itu berhasil memimpin raihan nominasi dengan memperoleh tujuh nominasi, termasuk nominasi untuk Best Motion Picture – Drama, Best Director untuk Steven Spielberg dan Best Actor – Drama untuk Daniel Day-Lewis. Berada di belakang Lincoln, adalah dua film terbaru arahan Ben Affleck dan Quentin Tarantino, Argo serta Django Unchained. Kedua film berhasil mendapatkan lima nominasi sekaligus menantang Lincoln dalam peraihan gelar Best Motion Picture – Drama serta Best Director.

(more…)

Nama Adam Sandler memang tidak dapat ditemukan dalam daftar jajaran penerima nominasi The 84th Annual Academy Awards. Namun, nama Sandler memenuhi daftar nominasi The 32nd Annual Razzie Awards – sebuah penghargaan yang berada di wilayah yang berseberangan dengan Academy Awards, untuk “menghargai” film-film berkualitas buruk yang dirilis dalam jangka waktu satu tahun terakhir. Dengan tiga film yang diproduksi oleh rumah produksi milik Sandler, Happy Madison Productions, semuanya mendapatkan kritikan tajam dari para kritikus film dunia, tidak mengherankan bila untuk tahun ini, Sandler berhasil memperoleh 11 nominasi Razzie Awards sekaligus! Sebuah catatan sejarah!

(more…)

Sebuah film yang dibintangi oleh Nicolas Cage dan Nicole Kidman serta diarahkan oleh Joel Schumacher. Percaya atau tidak, hal ini sepertinya memang akan terjadi di satu titik pada perjalanan karir ketiga nama tersebut. Sama-sama pernah memenangkan sebuah Academy Awards dan memiliki sebuah karir akting yang telah cukup teruji, Cage dan Kidman juga seringkali tidak mampu menolak tawaran untuk bermain dalam film-film yang diragukan kualitasnya. Hal tersebut berjalan linear dengan karir penyutradaraan yang dimiliki oleh Joel Schumacher. Walau bukanlah seorang sutradara spesialis film-film yang meraih penghargaan film, Schumacher pernah berada pada posisi sebagai seorang sutradara yang mampu menghasilkan film-film ringan, komersil namun berbobot. Hal tersebut, sayangnya, telah lama berlalu. Tiga film terakhir Schumacher, The Number 23 (2007), Blood Creek (2009) dan Twelve (2010), berakhir pahit dengan menjadi sasaran kritikan tajam para kritikus film sekaligus ditinggalkan para penontonnya.

(more…)

Di tahun 1899, Christian (Ewan McGregor) pindah ke daerah Montmare, Paris, guna mengejar mimpinya untuk menjadi seorang penulis. Secara tidak sengaja, ia kemudian terlibat dalam proses penulisan sebuah drama berjudul Spectacular Spectacular yang ditujukan untuk dijual dan ditampilkan di Moulin Rouge, sebuah klub malam paling eksklusif yang ada di kota Paris. Secara tidak sengaja pula, Christian berkenalan dengan Satine (Nicole Kidman), seorang courtesan dari Moulin Rouge yang paling populer karena kecantikannya. Sederhana, dua manusia ini kemudian jatuh cinta… namun kemudian harus menghadapi tantangan dari The Duke of Monroth (Richard Roxburgh) yang semenjak lama telah bernafsu untuk memiliki Satine.

(more…)

Setelah melalui film-film seperti I Now Pronounce You Chuck and Larry (2007), You Don’t Mess with the Zohan (2008) dan Growns Up (2010), penikmat film dunia sepertinya telah dapat mengetahui kualitas film seperti apa yang akan mereka dapatkan dari kerjasama antara Dennis Dugan dan Adam Sandler — kerjasama yang telah mereka jalin semenjak Happy Gilmore (1996). Sebuah komedi yang berisi deretan guyonan khas Sandler, yang kemudian diisi dengan deretan problema ringan mengenai kehidupan dan cinta dan diakhiri dengan melodrama yang dimaksudkan untuk menyentuh hati para penontonnya – walau lebih sering berakhir dengan kesan sebagai sebuah drama yang cheesy. Walau begitu, tetap saja, sulit untuk membenci seorang Adam Sandler. Dengan seluruh standar komedi yang ia hasilkan – standar yang semakin lama terlihat semakin melelahkan untuk diikuti – Sandler secara mengejutkan seringkali tetap mampu untuk mengajak penonton film-filmnya untuk bersantai, melupakan dunia nyata untuk sejenak dan bersenang-senang. Termasuk dalam film terbarunya, Just Go With It.

(more…)

Film arahan sutradara asal Inggris, Tom Hooper, The King’s Speech, memimpin daftar perolehan nominasi pada ajang penghargaan The 83rd Annual Academy Awards, dengan meraih 12 nominasi, termasuk nominasi Best Picture, Best Achievement in Directing untuk Hooper serta nominasi Best Actor in a Leading Role untuk aktor Colin Firth. Kesuksesan The King’s Speech tersebut diikuti oleh True Grit yang meraih 10 nominasi serta The Social Network dan Inception yang sama-sama meraih 8 nominasi. Keempat film tersebut akan bersaing untuk memenangkan kategori Best Picture bersama film Black Swan, The Fighter, The Kids Are All Right, 127 Hours, Toy Story 3 dan Winter’s Bone.

(more…)