Disutradarai oleh Kirk DeMicco (Space Chimps, 2008) dan Chris Sanders (How to Train Your Dragon, 2010) dengan naskah cerita yang juga mereka tulis sendiri, The Croods akan membawa para penontonnya ke masa prasejarah dan berpetualang bersama keluarga Croods yang berisi sang ayah, Grug (Nicolas Cage), sang ibu, Ugga (Catherine Keener), puteri tertua mereka, Eep (Emma Stone), putera mereka, Thunk (Clark Duke), bayi perempuan, Sandy (Rhandy Thom), serta sang nenek, Gran (Cloris Leachman). Dikisahkan, keluarga Croods adalah salah satu dari sedikit keluarga di masa tersebut yang mampu bertahan terhadap kondisi lingkungan yang terus-menerus berevolusi. Kesuksesan itu sendiri dapat terwujud karena aturan keras Grug yang ia terapkan pada setiap anggota keluarganya: harus selalu memiliki rasa takut, jangan pernah keluar dari gua tampat mereka hidup khususnya di malam hari serta jangan pernah memiliki rasa ingin tahu terhadap hal-hal baru yang mereka temui.
Posts Tagged ‘Nicolas Cage’
Review: The Croods (2013)
Posted: March 21, 2013 in Movies, ReviewTags: Catherine Keener, Chris Sanders, Clark Duke, Cloris Leachman, Emma Stone, Kirk DeMicco, Movies, Nicolas Cage, Randy Thom, Review, Ryan Reynolds, The Croods
Review: Stolen (2012)
Posted: December 7, 2012 in Movies, ReviewTags: Danny Huston, Edrick Browne, Garrett Hines, Josh Lucas, M. C. Gainey, Malin Åkerman, Mark Valley, Movies, Nicolas Cage, Review, Sami Gayle, Simon West, Stolen, Tanc Sade
Stolen, film terbaru arahan Simon West (The Expendables 2, 2012) yang kembali mempertemukannya dengan Nicolas Cage setelah sebelumnya bekerjasama lewat Con Air (1997), memiliki plot kisah yang mungkin sangat familiar bagi Anda: seorang pria yang selama ini memiliki masalah dalam menjalin komunikasi dengan puterinya harus berjuang melawan waktu untuk menyelamatkan anaknya tersebut yang diculik dan berada dibawah ancaman untuk dibunuh. Perbedaannya, Stolen berlatar belakang lokasi di New Orleans, Amerika Serikat dan tidak di Eropa. Stolen dibintangi oleh Nicolas Cage — walaupun pada awalnya peran ini ditawarkan pada Clive Owen dan Jason Statham — dan bukan Liam Neeson. Dan, sayangnya, Stolen tidak memiliki nada penceritaan aksi menarik yang membuat film ini seringkali berjalan datar pada kebanyakan bagian ceritanya.
The 32nd Annual Razzie Awards Nominations List
Posted: February 26, 2012 in Awards, Movies, News, Razzie AwardsTags: Abduction, Adam Sandler, Al Pacino, Arthur, Awards, Big Mommas: Like Father Like Son, Bill Condon, Brandon T. Jackson, Brooklyn Decker, Bucky Larson: Born to Be a Star, David Spade, Dennis Dugan, Drive Angry, Garry Marshall, I Don't Know How She Does It, Jack and Jill, James Franco, Just Go With It, Katie Holmes, Ken Jeong, Kristen Stewart, Martin Lawrence, Michael Bay, Movies, New Year’s Eve, News, Nick Swardson, Nicolas Cage, Nicole Kidman, Patrick Dempsey, Razzie Awards, Robert Pattinson, Rosie Huntington-Whiteley, Russell Brand, Sarah Jessica Parker, Sarah Palin, Sarah Palin: The Undefeated, Season of the Witch, Shia LaBeouf, Taylor Lautner, The Hangover Part II, The Twilight Saga: Breaking Dawn - Part 1, Tom Brady, Transformers: Dark of the Moon, Trespass, Your Highness, Zookeeper
Nama Adam Sandler memang tidak dapat ditemukan dalam daftar jajaran penerima nominasi The 84th Annual Academy Awards. Namun, nama Sandler memenuhi daftar nominasi The 32nd Annual Razzie Awards – sebuah penghargaan yang berada di wilayah yang berseberangan dengan Academy Awards, untuk “menghargai” film-film berkualitas buruk yang dirilis dalam jangka waktu satu tahun terakhir. Dengan tiga film yang diproduksi oleh rumah produksi milik Sandler, Happy Madison Productions, semuanya mendapatkan kritikan tajam dari para kritikus film dunia, tidak mengherankan bila untuk tahun ini, Sandler berhasil memperoleh 11 nominasi Razzie Awards sekaligus! Sebuah catatan sejarah!
Review: Ghost Rider: Spirit of Vengeance (2012)
Posted: February 18, 2012 in Movies, ReviewTags: Brian Taylor, Christopher Lambert, Ciarán Hinds, Fergus Riordan, Ghost Rider: Spirit of Vengeance, Idris Elba, Johnny Whitworth, Mark Neveldine, Movies, Nicolas Cage, Review, Violante Placido
Sekilas info: Nicolas Cage akan bergabung bersama Steve Carell, Jack Black, Catherine Keener dan Elizabeth Banks dalam film terbaru arahan sutradara sekaligus penulis naskah Charlie Kaufman, Frank or Francis, yang direncanakan akan rilis pada tahun 2013 mendatang. Jelas sebuah film dengan prospek yang sangat menjanjikan mengingat Kaufman dikenal dengan naskah-naskah filmnya seperti Being John Malkovich (1999) dan Adaptation (2002) yang meraih nominasi Academy Awards di kategori Best Original Screenplay serta Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004) yang akhirnya memenangkan Kaufman sebuah Academy Awards. Sementara menunggu perilisan Frank or Francis, Anda dapat menyaksikan penampilan Cage dalam film Ghost Rider: Spirit of Vengeance – yang mudah-mudahan akan menjadi memori terakhir Anda mengenai betapa akrabnya Cage dengan film-film berkualitas medioker.
Review: Seeking Justice (2011)
Posted: November 2, 2011 in Movies, ReviewTags: Cullen Moss, Guy Pearce, Harold Perrineau, IronE Singleton, January Jones, Jason Davis, Jennifer Carpenter, Joe Chrest, Marcus Lyle Brown, Movies, Nicolas Cage, Review, Roger Donaldson, Seeking Justice, Xander Berkeley
Selama beberapa tahun terakhir, Nicolas Cage, yang merupakan seorang pemenang Academy Awards, sepertinya selalu menyatakan persetujuannya terhadap setiap tawaran peran yang datang kepadanya. Pun begitu, Seeking Justice, yang kali ini menempatkan Cage untuk bermain bersama Guy Pearce dan January Jones, sebenarnya bukanlah sebuah film yang dapat dipandang sebelah mata. Benar, premis balas dendam dan pembuktian akan sebuah kebenaran yang dibawakan kisah film ini merupakan sebuah premis yang sepertinya telah digunakan ribuan kali oleh banyak film Hollywood. Namun dibawah arahan Roger Donaldson, seorang sutradara yang telah memiliki rentangan karir sepanjang lebih dari 30 tahun dan menghasilkan film-film semacam Cocktail (1988), Species (1995), Dante’s Peak (1997) dan The Bank Job (2008), premis familiar tersebut masih mampu dikelola dengan baik menjadi sebuah action thriller yang masih cukup layak untuk dinikmati.
Review: Trespass (2011)
Posted: October 18, 2011 in Movies, ReviewTags: Ben Mendelsohn, Cam Gigandet, Dash Mihok, Emily Meade, Joel Schumacher, Jordana Spiro, Liana Liberato, Movies, Nico Tortorella, Nicolas Cage, Nicole Kidman, Review, Trespass
Sebuah film yang dibintangi oleh Nicolas Cage dan Nicole Kidman serta diarahkan oleh Joel Schumacher. Percaya atau tidak, hal ini sepertinya memang akan terjadi di satu titik pada perjalanan karir ketiga nama tersebut. Sama-sama pernah memenangkan sebuah Academy Awards dan memiliki sebuah karir akting yang telah cukup teruji, Cage dan Kidman juga seringkali tidak mampu menolak tawaran untuk bermain dalam film-film yang diragukan kualitasnya. Hal tersebut berjalan linear dengan karir penyutradaraan yang dimiliki oleh Joel Schumacher. Walau bukanlah seorang sutradara spesialis film-film yang meraih penghargaan film, Schumacher pernah berada pada posisi sebagai seorang sutradara yang mampu menghasilkan film-film ringan, komersil namun berbobot. Hal tersebut, sayangnya, telah lama berlalu. Tiga film terakhir Schumacher, The Number 23 (2007), Blood Creek (2009) dan Twelve (2010), berakhir pahit dengan menjadi sasaran kritikan tajam para kritikus film sekaligus ditinggalkan para penontonnya.
Review: Drive Angry (2011)
Posted: March 10, 2011 in Movies, ReviewTags: Amber Heard, Billy Burke, David Morse, Drive Angry, Movies, Nicolas Cage, Patrick Lussier, Review, William Fichtner
Oh, Nicolas Cage! Salah satu aktor termuda yang pernah menjadi pemenang Academy Awards — dan dahulu sering dipandang sebagai salah satu aktor paling berbakat di generasinya — sepertinya terus berusaha untuk merendahkan talenta akting yang ia miliki dengan membintangi film-film dengan kualitas yang… well… tidak sebanding dengan bakat yang ia miliki. Setelah Season of the Witch di awal tahun – yang kembali mencetak catatan buruk baru dalam filmografi Cage, aktor berusia 47 tahun itu kini membintangi Drive Angry. Nicolas Cage dan sebuah film dalam format 3D memang terdengar sebagai sebuah cara yang buruk dalam menghabiskan uang Anda, namun Drive Angry merupakan sebuah film action yang cukup menyenangkan untuk disaksikan. Plus, dengan teknologi 3D yang cukup memuaskan. Shocking!
Review: Season of the Witch (2011)
Posted: January 19, 2011 in Movies, ReviewTags: Christopher Lee, Claire Foy, Dominic Sena, Movie, Movies, Nicolas Cage, Roberth Sheehan, Ron Perlman, Season of the Witch, Stephen Campbell Moore, Stephen Graham, Ulrich Thomsen
Terlepas dari apa yang ditunjukkan oleh kualitas film yang ia perankan akhir-akhir ini, tidak ada yang dapat menyangkal bahwa Nicolas Cage adalah salah satu aktor paling berbakat yang pernah dimiliki Hollywood. Kesalahan besar yang sering dilakukan Cage adalah seringnya ia memilih naskah yang salah (atau memang hanya alasan ekonomi akibat tuntutan pihak pajak Amerika Serikat kepada dirinya) untuk ia perankan. Ketika diberi karakter peran yang tepat dan menantang, Cage selalu mampu untuk menampilkan sisi terbaik dari kemampuan aktingnya. Suatu hal yang mungkin terakhir kali para penikmat film lihat lewat perannya sebagai seorang polisi koruptor di Bad Lieutenant: Port of Call New Orleans (2009).




















