Di antara ratusan judul yang dirilis di layar bioskop setiap tahunnya, tentu saja tidak secara keseluruhan yang mampu memenuhi harapan kualitas setiap penontonnya. Beberapa kali, penonton akan dihadapkan pada situasi ketika mereka mengharapkan sesuatu yang lebih dari sebuah film yang akan mereka tonton, namun kemudian harus menghadapi kenyataan bahwa film tersebut ternyata… sangat buruk setelah ditonton – yang membuat beberapa di antara beberapa penonton berharap bahwa mereka dapat mengulang kembali waktu dan berharap mereka tidak melakukan kesalahan yang sama.
Posts Tagged ‘Melodi’
A Year in Review: Worst Movies of 2010
Posted: December 31, 2010 in Movies, Personal, Review, Top 10Tags: Cop Out, D'Love, Extraordinary Measures, Furry Vengeance, Gulliver's Travel, Istri Bo'ongan, Kabayan Jadi Milyuner, Laskar Pemimpi, Lihat Boleh Pegang Jangan, Melodi, Movies, Obama Anak Menteng, Pengantin Topeng, Possession, Ratu Kostmopolitan, Red CobeX, Review, The Bounty Hunter, The Experiment, Top 10, Valentine's Day, Vampires Suck, When In Rome
Summer Movie Scorecard 2010
Posted: August 29, 2010 in Movies, Personal, Review, Top 10Tags: Despicable Me, Inception, Iron Man 2, Istri Bo'ongan, Knight and Day, Melodi, Minggu Pagi di Victoria Park, Movies, Obama Anak Menteng, Prince of Persia: The Sands of Time, Ratu Kostmopolitan, Red CobeX, Review, Salt, Sex and the City 2, Shrek: The Final Chapter, The A-Team, The Karate Kid, The Twilight Saga: Eclipse, Toy Story 3
Sinema Indonesia dipenuhi banyak film-film tak bermutu. Angelina Jolie kehilangan identitas dirinya. Tom Cruise kehilangan kemampuan untuk menarik hati para penggemarnya. Christopher Nolan menghipnotis para penontonnya. Pixar menemukan Finding Nemo-nya yang baru. Mike Newell menghasilkan sebuah film adaptasi game yang sama sekali tidak mengecewakan. At The Movies merangkum beberapa hal yang terjadi selama empat bulan terakhir di dunia sinema.
Review: Melodi (2010)
Posted: June 14, 2010 in Movies, ReviewTags: Andre Hehanusa, Asian Cinema, Daus Separo, Djenar Maesa Ayu, Emir Mahira, Fetty Vera, Harry Dagoe Suharyadi, Indonesian Cinema, Mario Maulana, Melodi, Movies, Nadia Vella, Nadya Amanda, Review, Teuku Rifnu Wikana, TJ, Yasamin Jasem
Film musikal mungkin adalah salah satu genre yang paling menantang untuk dipasarkan di pasar perfilman Indonesia. Bukan hanya karena penontonnya yang segmented, dari sisi proses produksi, proses pembuatan film ber-genre ini memang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi daripada film-film biasa. Tidak hanya harus memperhatikan sisi dramatisasi, sang pembuat film juga diharuskan menyusun banyak komposisi lagu yang sesuai dengan jalan cerita untuk ditampilkan di sepanjang film. Mungkin karena itu pula genre musikal di Indonesia lebih difokuskan pada pangsa film anak-anak, seperti yang dilakukan Petualangan Sherina dan Joshua Oh Joshua, yang akan lebih mudah menerima cerita yang disertai dengan iringan lagu-lagu berirama ceria.














