Apa yang muncul di benak Anda ketika mendengar istilah film yang berkisah mengenai kehidupan remaja? Sekelompok anak muda yang gemar berpesta? Usaha mereka untuk melepas keperawanan atau keperjakaan mereka? Keterlibatan mereka terhadap obat-obatan terlarang? Cinta pertama? Mencari jati diri yang sebenarnya? Benar. Dalam kehidupan nyata, masa remaja – sebuah masa transisi sebelum seorang manusia mencapai usia kedewasaannya – mungkin dilewati oleh banyak orang dengan melakukan hal-hal tersebut. Namun dalam gambaran sebuah film? Kapan terakhir kali Anda pernah merasa bahwa sebuah film yang berorientasi kehidupan remaja benar-benar mampu berkisah layaknya seorang remaja dalam menceritakan kehidupan kesehariannya? Tidak terasa terlalu kekanak-kanakan atau justru terlalu dewasa dan terdengar bijaksana? Well… The Perks of Being a Wallflower yang disutradarai oleh Stephen Chbosky akan menjadi satu contoh kuat dimana sebuah film remaja benar-benar dapat menjadi sebuah film remaja.
Posts Tagged ‘Melanie Lynskey’
Review: The Perks of Being a Wallflower (2012)
Posted: December 26, 2012 in Movies, ReviewTags: Adam Hagenbuch, Brian Balzerini, Dylan McDermott, Emma Watson, Erin Wilhelmi, Ezra Miller, Joan Cusack, Johnny Simmons, Kate Walsh, Logan Lerman, Mae Whitman, Melanie Lynskey, Movies, Nicholas Braun, Nina Dobrev, Paul Rudd, Reece Thompson, Review, Stephen Chbosky, The Perks of Being a Wallflower, Tom Savini, Zane Holtz
Review: Win Win (2011)
Posted: June 7, 2011 in Movies, ReviewTags: Alex Shaffer, Amy Ryan, Bobby Cannavale, Burt Young, Clare Foley, David W. Thompson, Jeffrey Tambor, Margo Martindale, Melanie Lynskey, Movies, Paul Giamatti, Review, Sharon Wilkins, Thomas McCarthy, Win Win
Belum familiar dengan nama sutradara Thomas McCarthy? Tidak perlu khawatir. Walau telah memulai karir di dunia hiburan sebagai seorang aktor semenjak tahun 1992, McCarthy sendiri baru memberanikan diri untuk menjadi seorang sutradara pada tahun 2003 lalu, dengan merilis film yang juga ia tulis, The Station Agent. Film tersebut kemudian berhasil memperoleh banyak pujian dari para kritikus fiulm dunia, khususnya dari kemampuan McCarthy dalam mengembangkan karakter dan jalan cerita yang ia bawakan. Kesuksesan The Station Agent kemudian disusul dengan The Visitor (2008) yang berhasil semakin memantapkan kredibilitas McCarthy sebagai seorang sutradara sekaligus menghantarkan aktor Richard Jenkins untuk meraih nominasi Best Actor in a Leading Role pertamanya pada ajang The 80th Annual Academy Awards.













