Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Armantono (Soegija, 2012) dan berlatar belakang lokasi cerita di Batam, True Heart berkisah mengenai Ferry (Agung Saga) yang kini sedang terjerumus ke dalam lembah hitam penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Ferry sebenarnya memiliki hidup yang mungkin didambakan banyak orang. Ia dan adiknya, Vina (Tri Novia Vantinasari), berasal dari latar belakang keluarga yang berkecukupan. Sayangnya, kesibukan kedua orangtua mereka (Ray Sahetapy dan Keke Soeryo Renaldi) membuat Ferry dan Vina tidak mendapatkan kasih sayang yang cukup. Keterlibatan Ferry dalam penggunaan narkoba bahkan akhirnya juga turut menjebak Vina sekaligus merenggut nyawa gadis tersebut.
Posts Tagged ‘Masayu Clara’
Review: True Heart (2013)
Posted: February 13, 2013 in Movies, ReviewTags: Abidin, Agung Saga, Asian Cinema, Edward, Gusti Randa, Indonesian Cinema, Ismail Sofyan Sani, Keke Soeryo Renaldi, Masayu Clara, Movies, Nia Paramitha, Pierre Gruno, Rasheed Ali, Ray Sahetapy, Review, Ruli Fitrian Alia, Sunadi, Tiara RM, Tri Novia Vantinasari, True Heart, Vira Jiansa Abidin, Yahya L Zaeni
Review: Anakluh (2011)
Posted: January 15, 2011 in Movies, ReviewTags: Anakluh, Asian Cinema, Eduart Pesta Sirait, Indonesian Cinema, Masayu Clara, Movies, Review, Rizky Hanggono, Shara Aryo, Suci Winata
Para generasi baru penikmat film mungkin sangatlah jarang untuk mendengar nama besar seorang Eduart Pesta Sirait. Padahal, pria kelahiran Tapanuli yang telah berusia 68 tahun ini memiliki catatan perjalanan yang cukup panjang dalam dunia pefilman Indonesia. Memulai karirnya sebagai seorang sutradara di tahun 1976, Eduart kemudian berhasil mencatatkan kesuksesan, baik secara kritikal maupun komersial, lewat film-filmnya. Lihat saja bagaimana film-film semacam Chicha (1976), Gadis Penakluk (1980), Sang Guru (1981) atau Blok M (1990) mampu bertahan melewati ujian waktu dan tetap tidak terasa membosankan ketika dinikmati saat ini.













