Posts Tagged ‘Mary Elizabeth Winstead’

a-good-day-to-die-hard-header

Enam tahun setelah seri terakhir dalam franchise Die Hard, Live Free or Die Hard (2007) yang disutradarai oleh Len Wiseman, John McClane kembali lagi untuk mencari lebih banyak permasalahan lewat A Good Day to Die Hard – seri kelima dalam franchise Die Hard yang kali ini disutradarai oleh John Moore (Max Payne, 2008) dengan naskah cerita yang ditulis oleh Skip Woods (The A Team, 2010). Well… mereka yang mengikuti atau bahkan menggemari deretan petualangan John McClane jelas telah mengetahui dengan pasti mengenai apa yang akan mereka dapatkan dari seri ini. Pun begitu, rasanya tidak akan ada yang dapat menyangkal bahwa dengan penulisan jalan cerita dan karakter yang begitu dangkal pada seri kali ini, A Good Day to Die Hard terasa begitu melelahkan untuk disaksikan bahkan ketika Moore berusaha keras untuk menghadirkan deretan adegan aksi yang spektakuler untuk menutupi kelemahan tersebut.

(more…)

Sebuah pelajaran Sejarah Dunia singkat: Abraham Lincoln adalah salah seorang Presiden Amerika Serikat yang paling dihormati di negara tersebut. Merupakan presiden keenambelas yang menduduki posisi tersebut pada tahun 1861 hingga 1865, Lincoln mampu membawa negaranya bangkit dari penderitaan panjang yang disebabkan oleh krisis konstitusional negara, militer hingga ekonomi. Lincoln juga merupakan seorang pemimpin Amerika Serikat yang dikenal begitu tangguh dalam memperjuangkan hak-hak persamaan antara warga kulit hitam dan kulit putih, menghapus sistem perbudakan sekaligus memulai gerakan modernisasi ekonomi dan keuangan negara tersebut. Begitu berkharismanya kepemimpinan Lincoln, ia seringkali ditempatkan sebagai presiden paling berpengaruh diantara seluruh Presiden Amerika Serikat yang pernah menjabat hingga saat ini.

(more…)

Secara sekilas, The Thing dapat dilihat sebagai sebuah prekuel sekaligus remake dari film arahan John Carpenter berjudul sama – yang sendirinya juga merupakan sebuah remake dari film horor berjudul The Thing from Another World (1951) – dan sempat menuai cukup banyak pujian dari para kritikus film dunia ketika dirilis pada tahun 1982. Versi terbaru dari The Thing memang memberikan sebuah garisan cerita tambahan bagi kisah The Thing arahan Carpenter ketika di saat yang sama juga tetap menggunakan formula cerita yang dulu telah diterapkan Carpenter dalam filmnya. Bukan berarti rilisan teranyar dari The Thing adalah sebuah film yang jauh dari kesan inovatif. The Thing memang tetap setia dengan formula lamanya. Namun, di bawah arahan sutradara Matthijs van Heijningen Jr., The Thing masih dapat tampil dengan beberapa kejutan yang masih cukup mampu untuk menyenangkan para penggila film-film sejenis.

(more…)

Scott Pilgrim vs. the World memang tidak menawarkan sesuatu yang baru di dalam jalan ceritanya: seorang pria jatuh cinta dengan seorang wanita, sang wanita menolak karena memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan, dan sang pria kemudian berjuang dan melakukan apa saja untuk dapat memenangkan hati sang wanita. Tentu saja, sutradara asal Inggris, Edgar Wright, yang sebelumnya sukses dengan Shaun of the Dead (2004) dan Hot Fuzz (2007), tidak akan menceritakan film ini dengan cara yang biasa dan membosankan.  Lewat pilihan grafis yang berwarna dan sangat memukau, Wright menjadikan Scott Pilgrim vs. the World menjadi sebuah tontonan yang cukup dapat dinikmati.

(more…)