Posts Tagged ‘Maria Bello’

prisoners-header

Sukses dengan Incendies (2010), yang berhasil meraih nominasi Best Foreign Language Film di ajang The 83rd Annual Academy Awards, sutradara asal Kanada, Denis Villeneuve, kembali hadir dengan film terbarunya, Prisoners, yang sekaligus menandai debut penyutradaraannya dalam sebuah film berbahasa Inggris. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Aaron Guzikowski (Contraband, 2012) dan dieksekusi Villeneuve menjadi sebuah presentasi cerita sepanjang 153 menit, pada kebanyakan bagiannya, Prisoners seringkali terasa sebagai tiga film yang dipadukan menjadi satu: kisah misteri mengenai hilangnya dua anak perempuan, usaha pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus tersebut serta drama humanis mengenai sisi moral manusia. Kompleks, namun layaknya Incendies, Villeneuve mampu secara cerdas menggarapnya menjadi satu kesatuan kisah yang akan menghantui pemikiran penontonnya jauh setelah mereka selesai menyaksikan film ini.

(more…)

Taylor Lautner telah memulai karirnya sebagai aktor ketika ia masih berusia 10 tahun dengan mendapatkan sebuah peran kecil di film Shadow Fury (2001). Debut aktingnya tersebut kemudian diikuti dengan peran sebagai salah satu dari tokoh utama dalam film arahan Robert Rodriguez, The Adventures of Sharkboy and Lavagirl in 3-D (2005), dan membintangi film komedi sukses, Cheaper by the Dozen 2 (2005), bersama Steve Martin dan Hilary Duff. Tiga tahun berselang, kesempatan emas untuk mendapatkan kepopuleran luas diperoleh Lautner setelah ia terpilih untuk memerankan sosok werewolf bernama Jacob Black yang terlibat cinta segitiga dengan seorang gadis remaja penyendiri bernama Bella Swan dan seorang vampire bernama Edward Cullen dalam Twilight (2008). Film tersebut menjadi awal dari sebuah franchise yang kemudian memperoleh kesuksesan luar biasa, menghasilkan pendapatan hampir sebesar US$2 milyar hingga saat ini, dengan jutaan penggemar fanatik di seluruh belahan dunia dan – tentu saja – melemparkan nama Taylor Lautner ke deretan aktor papan atas Hollywood.

(more…)

Bayangkan jika orang yang paling Anda sayangi menjadi korban dalam sebuah tragedi berdarah. Bayangkan jika setelah mengetahui bahwa orang yang Anda sayangi menjadi korban dalam sebuah tragedi berdarah, pihak kepolisian datang ke rumah Anda dan menyatakan bahwa orang yang paling Anda sayangi tersebut diduga kuat menjadi dalang terjadinya tragedi berdarah tersebut. Setelah Bowling for Columbine (2002) dan Elephant (2003) serta We Need to Talk About Kevin yang akan dirilis akhir tahun ini, sutradara Shawn Ku mencoba untuk membahas mengenai tragedi penembakan yang terjadi di sekolah dalam karya fiktif yang naskah ceritanya ia tulis bersama Michael Armbruster, Beautiful Boy.

(more…)

Setelah berkarir di dunia televisi sebagai seorang produser mulai dari tahun 1987 dan menghasilkan serial-serial berkelas seperti The West Wing (1999-2006) dan ER (1994-2009), tahun 2010 menjadi tahun yang cukup bersejarah bagi John Wells ketika ia akhirnya memutuskan untuk melakukan debut penyutradaraannya lewat The Company Men. Seperti Up in the Air (2009) yang membahas mengenai efek krisis ekonomi Amerika Serikat terhadap para pekerja di negara tersebut, The Company Men juga melakukan observasi yang sama terhadap tema tersebut. Namun, The Company Men melakukan observasi tersebut secara lebih mendalam dan menarik kisahnya langsung dari sisi para pekerja yang mengalami pemecatan tersebut.

(more…)

Sama halnya seperti Jim Carrey, Adam Sandler mungkin adalah salah satu dari sekian banyak aktor komedi yang terus berusaha untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas penampilan drama di dalam mereka. Memang tidak sepenuhnya selalu berhasil, namun ketika mereka mampu melakukannya, Hollywood sepertinya tidak begitu menunjukkan ketertarikannya. Lihat saja bagaimana penampilan Sandler di Punch-Drunk Love (2002), Reign Over Me (2007) atau Funny People (2009) yang memang mendapatkan pujian dari para kritikus film dunia, namun gagal dalam mendapatkan perhatian penonton.

(more…)

Mereka yang masih menganggap Kristen Stewart hanyalah sebatas apa yang ia perlihatkan untuk karakter Bella Swan di franchise The Twilight Saga seharusnya dapat mengevaluasi pendapat mereka di tahun ini. Sebenarnya, Stewart sendiri telah menunjukkan bahwa ia memiliki bakat yang cukup mumpuni untuk meraih gelar aktris terbaik di masa yang akan datang dalam film-filmnya sebelum seri tersebut dirilis (Panic Room, The Cake Eaters, Into the Wild). Namun di tahun ini, ia semakin mempertegas eksistensi bakat aktingnya: setelah tampil liar di The Runaways, kini ia tampil menghanyutkan dengan penampilannya di film indie, The Yellow Handkerchief.

(more…)

Ada banyak kejutan yang ditawarkan film The Private Lives of Pippa Lee. Selain deretan nama-nama besar jajaran aktris dan aktor pendukungnya, film ini ternyata memiliki naskah cerita yang cukup kuat sebagai sebuah film drama yang dibalut dengan sedikit dark comedy.

(more…)