Posts Tagged ‘Marcus Lyle Brown’

Bullet To The Head

Seperti halnya Arnold Schwarzenegger dalam The Last Stand, Bruce Willis dalam A Good Day to Die Hard serta Jason Statham dalam Parker, Bullet to the Head kembali menempatkan Sylvester Stallone sebagai seorang bintang utama dalam sebuah film yang berasal dari genre yang telah begitu membuat namanya menjadi begitu melegenda. Stallone sendiri jelas memiliki jangkauan akting yang paling baik diantara rekan-rekannya di franchise The Expendables tersebut. Kualitas itulah yang kemudian mampu membuat karakter yang ia perankan tidak terlihat begitu dipaksakan kehadiran dan ketangguhannya di dalam jalan cerita Bullet to the Head. Ditambah dengan kualitas pengarahan Walter Hill (48 Hrs., 1982) yang masih cukup handal, Bullet to the Head mampu tampil menjadi sebuah film aksi ringan yang menghibur meskipun dengan berbagai kelemahan di sudut penceritannya.

(more…)

Naskah cerita Texas Killing Fields yang ditulis oleh Don Ferrarone berdasarkan kisah nyata mengenai misteri pembunuhan sejumlah gadis yang terjadi di Texas, Amerika Serikat pada tahun 1984 awalnya akan diproduksi menjadi sebuah film layar lebar oleh sutradara Inggris pemenang Academy Awards, Danny Boyle.  Namun, dalam perjalanannya, Boyle menilai naskah cerita yang ditulis oleh Ferrarone tersebut terlalu kelam untuk dapat difilmkan. Hasilnya, Boyle lalu meninggalkan proyek pembuatan film tersebut untuk kemudian digantikan oleh puteri sutradara kenamaan Michael Mann, Ami Canaan Maan. Lalu bagaimana Texas Killing Fields di tangan seorang yang belum pernah duduk di kursi penyutradaraan sebelumnya?

(more…)

Disutradarai oleh Peter Berg, yang terakhir kali mengarahkan Will Smith dan Charlize Theron dalam Hancock (2008), diproduseri oleh Brian Goldner dan Bennett Schneir yang juga memproduseri franchise Transformers (2007 – 2011) dan dibintangi oleh Taylor Kitsch yang baru saja membintangi John Carter (2012) dengan jalan cerita yang terinspirasi dari sebuah video game yang populer, Battleship sepertinya memiliki seluruh elemen yang tepat untuk menjadi sebuah film science fiction aksi yang dapat menyenangkan para penontonnya. Sayangnya, hal tersebut tidak terjadi pada film ini. Dihantui oleh penulisan naskah dan dialog yang minimalis serta tampilan visual yang tidak mampu menghadirkan sesuatu yang baru, Battleship cenderung tampil membosankan di sepanjang 131 menit durasi film ini berjalan.

(more…)

Selama beberapa tahun terakhir, Nicolas Cage, yang merupakan seorang pemenang Academy Awards, sepertinya selalu menyatakan persetujuannya terhadap setiap tawaran peran yang datang kepadanya. Pun begitu, Seeking Justice, yang kali ini menempatkan Cage untuk bermain bersama Guy Pearce dan January Jones, sebenarnya bukanlah sebuah film yang dapat dipandang sebelah mata. Benar, premis balas dendam dan pembuktian akan sebuah kebenaran yang dibawakan kisah film ini merupakan sebuah premis yang sepertinya telah digunakan ribuan kali oleh banyak film Hollywood. Namun dibawah arahan Roger Donaldson, seorang sutradara yang telah memiliki rentangan karir sepanjang lebih dari 30 tahun dan menghasilkan film-film semacam Cocktail (1988), Species (1995), Dante’s Peak (1997) dan The Bank Job (2008), premis familiar tersebut masih mampu dikelola dengan baik menjadi sebuah action thriller yang masih cukup layak untuk dinikmati.

(more…)