Sebagai seorang sutradara, nama Muhammad Yusuf mungkin masih belum familiar bagi banyak penonton film Indonesia. Muhammad Yusuf sendiri, yang juga pernah menjadi seorang aktor di tahun 1980an, memulai debut penyutradaraannya dengan kurang mengesankan. Film Jinx yang ia arahkan dan dirilis pada tahun 2010, gagal untuk mendapatkan perhatian publik, baik dari sisi kualitas maupun komersial. Kegagalan tersebut sepertinya menjadi pemicu bagi Muhammad Yusuf untuk menghasilkan Tebus (2011), yang walaupun masih hadir dengan beberapa kelemahan, namun mampu menunjukkan sebuah peningkatan kualitas yang berarti. Tebus sendiri kemudian berhasil memberikan sebuah nominasi Penulis Cerita Asli Terbaik bagi Muhammad Yusuf dan Sarjono Sutrisno serta nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik bagi Tio Pakusadewo di ajang Festival Film Indonesia tahun lalu.
Posts Tagged ‘Marcelino Lefrandt’
Review: The Witness (2012)
Posted: April 27, 2012 in Movies, ReviewTags: Agung Saga, Asian Cinema, Febby Febiola, Gwen Zamora, Indonesian Cinema, Kimberly Ryder, Marcelino Lefrandt, Movies, Muhammad Yusuf, Pierre Gruno, Review, The Witness
Review: Jamila dan Sang Presiden (2009)
Posted: March 4, 2010 in Movies, ReviewTags: Ade Irawan, Adjie Pangestu, Aida Nurmala, Asian Cinema, Atiqah Hasiholan, Christine Hakim, Dwi Sasono, Eva Celia Latjuba, Fauzi Baadilla, Indonesian Cinema, Jamila dan Sang Presiden, Marcelino Lefrandt, Movies, Ratna Sarumpaet, Review, Ria Irawan, Surya Saputra
Jamila dan Sang Presiden adalah sebuah film layar perdana karya sutradara Ratna Sarumpaet, yang mungkin lebih dikenal sebagai seorang sutradara teater serta aktivis perempuan. Naskah cerita film ini sendiri diadaptasi Ratna dari karya teaternya yang berjudul Pelacur dan Sang Presiden, yang sempat meraih banyak pujian sekaligus kritikan dari beberapa pihak di Indonesia selama masa pementasannya.













