Posts Tagged ‘Lucas Till’

stoker-header

Menyutradarai film berbahasa Inggris jelas bukanlah sebuah hal yang mudah… khususnya ketika Anda merupakan seorang sutradara dari negara asing yang mencoba untuk menembus industri film dalam skala yang lebih besar seperti Hollywood. Lihat saja bagaimana sutradara pemenang Academy Awards asal Jerman, Florian Henckel von Donnersmarck (The Lives of Others, 2007), yang seketika menjadi bahan guyonan pemerhati film dunia ketika debut film berbahasa Inggris-nya, The Tourist (2010), mendapatkan kritikan tajam dari banyak kritikus film. Atau, contoh yang terbaru, ketika sutradara asal Korea Selatan, Kim Ji-woon (I Saw the Devil, 2010), harus menerima kenyataan bahwa film berbahasa Inggris pertama yang ia arahkan, The Last Stand (2013), gagal meraih kesuksesan baik secara kritikal maupun komersial ketika dirilis ke pasaran.

(more…)

Setelah seri ketiga dari franchise X-Men, X-Men: The Last Stand (2006), yang diarahkan oleh Brett Ratner mendapatkan banyak kritikan tajam dari para kritikus film dunia – hal yang kemudian dialami juga oleh spin-off prekuel dari franchise tersebut, X-Men Origins: Wolverine (2009) arahan Gavin Hood – Marvel Studios dan 20th Century Fox sebagai pihak produser kemudian memutuskan untuk memberikan sebuah prekuel penuh bagi franchise X-Men yang kini telah berusia sebelas tahun itu. Dalam X-Men: First Class, penonton dibawa jauh kembali menuju masa – masa ketika Professor X masih belum mengalami kebotakan dan lebih dikenal dengan nama Dr Charles Xavier, Magneto – juga masih lebih dikenal dengan nama Erik Lensherr – belum menemukan dan menggunakan topi baja anehnya serta keduanya masih menjalami masa-masa indah persahabatan mereka.

(more…)

Tahun lalu, Sony Pictures sempat merasa terancam ketika Greg dan Colin Strause – yang bersama dikenal dengan Brothers Strause — merilis Skyline (2010), sebuah film yang menceritakan mengenai penyerangan makhluk asing dari luar angkasa ke wilayah Los Angeles, Amerika Serikat. Sony Pictures merasa bahwa Brothers Strause, melalui rumah produksi mereka, Hydraulx Entertainment, yang dipekerjakan Sony Pictures untuk mengerjakan special effect dari film mereka, World Invasion: Battle Los Angeles, telah mencuri sebagian ide dari film tersebut untuk kemudian digunakan pada Skyline. Sony Pictures sendiri sempat mengajukan tuntutan hukum kepada Brothers Strause, walaupun kemudian menariknya kembali. Keputusan yang mungkin diambil setelah Sony Pictures menyadari bahwa film yang mereka hasilkan ternyata tidak begitu berbeda kualitasnya dengan Skyline.

(more…)